Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Shin Tae-yong dan Tradisi Moralitas dalam Budaya Korea Selatan

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
14 Oktober 2022
A A
shin tae-yong mojok.co

Ilustrasi logo PSSI. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pernyataan Shin Tae-yong soal dirinya akan mundur sebagai pelatih Timnas jika Ketum PSSI mengundurkan diri imbas Tragedi Kanjuruhan memantik kontroversi. Hashtag #STYOUT pun menggema di twitter tak lama setelah pernyataan ini muncul.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong membuat publik Indonesia heboh karena pernyataannya soal Ketua Umum PSSI pada Rabu (12/10/2022). Ia menulis di Instagram pribadinya bahwa dirinya akan mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia jika Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mundur dari jabatannya sebagai ketua PSSI.

Shin Tae-Yong merasa punya tanggung jawab yang sama dengan Ketua PSSI. Jika Ketua PSSI tersebut melakukan kesalahan ia juga punya kewajiban untuk menanggung kesalahan tersebut.

“Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama. Kita adalah 1 tim,” tulis Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong yang merupakan pria berkebangsaan Korea Selatan, membuat beberapa netizen menganggap jika sikap Shin Tae-yong ini mencerminkan tradisi orang Korea yang identik dengan pengunduran diri dari jabatan jika ia melakukan suatu kesalahan.

Kritikus budaya pop asal Korea Selatan, Kim Hern-sik dalam Korean Times menyatakan bahwa orang Korea Selatan punya tradisi yang kuat mengenai moralitas. “Orang Korea Selatan menghargai norma dan etika sosial di atas privasi, kami cenderung memprioritaskan dampak sosial dari tindakan seseorang,” ungkap Kim.

Orang Korea Selatan sangat mementingkan pandangan sosial terhadap mereka, maka dari itu jika mereka melakukan kesalahan atau merasa bersalah, mundur dari jabatan kerap kali adalah keputusan yang mereka ambil.

Bahkan keputusan mundur ini sering kali datang bukan dari suatu tuntutan, tetapi atas dasar kesadaran diri mereka sendiri. Ini mengacu pada tradisi konfusianisme Korea tentang budaya malu. Perasaan malu yang timbul akibat berbuat kesalahan merupakan pondasi dari moralitas, dan bentuk penghukuman dengan mengundurkan diri adalah sebagai bentuk integritas orang Korea membayar kesalahannya.

Maka dari itu banyak kasus orang-orang Korea yang mengundurkan diri dari jabatannya baik dari politisi sampai public figur karena perasaan malu. Seperti Kim Jin-Kook yang menjabat sebagai seketariat presiden.

Kim Jin-Kook memilih mundur dari posisinya pada Desember 2021 lalu karena malu anaknya memakai privillage-nya ketika melamar pekerjaan. Anaknya mengatakan jika ia adalah anak dari seketariat presiden pada curriculum vitae (CV) untuk memudahkannya diterima kerja. Lalu ada Seungri eks BIG BANG yang mengundurkan dari akibat skandal burning sun.

Dalam kasus Shin Tae-yong, ia merasa punya tanggung jawab moral sebagai rekan kerja dengan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. Sehingga jika Mochamad Iriawan mundur maka ia juga punya tanggung jawab juga untuk ikut mundur.

Penulis: Pasthiko Pramudito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Siap Mundur, Unggahan Pelatih Timnas Shin Tae-yong Viral

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2022 oleh

Tags: PSSIShin Tae-yongtimnas indonesia
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bahas soal Liga 3 dan Liga 4 di Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Liga 3 dan 4 bakal Bergulir di Jawa Tengah, Bina Bakat-bakat Muda dari Desa…

8 Agustus 2025
Kalau gue jadi Patrick Kluivert, gue nggak mau menjadi pelatih Timnas Indonesia gantikan Shin Tae Yong karena Ketum PSSI Erick Thohir problematik MOJOK.CO
Ragam

Kalau Jadi Patrick Kluivert Gue Nggak Mau Kerja sama Erick Thohir yang Interview Kerja di Hari Raya, Tak Punya Value dan Tak Tahu Batas

9 Januari 2025
Timnas Indonesia Gagal Lagi di AFF, Siapa yang Pantas Disalahkan?
Video

Timnas Indonesia Gagal Lagi di AFF, Siapa yang Pantas Disalahkan?

28 Desember 2024
Shin Tae Yong tanpa pemain naturalisasi di Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2024 kayak pelatih amatir MOJOK.CO
Aktual

Shin Tae Yong Tanpa Pemain Naturalisasi Jadi Pelatih Biasa Aja yang Tak Kelihatan Hebatnya

10 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM bidang fitoterapi, Nanang Fakhrudin sebut usaha madu sangat potensial. Tapi ada masalah utama yang rugikan pelaku usaha madu sendiri MOJOK.CO

Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri

12 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.