Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Setelah Bubarkan 18 Lembaga Negara, Jokowi Masih Ingin Bubarkan Lembaga-Lembaga Lainnya

Redaksi oleh Redaksi
30 Juli 2020
A A
jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jokowi ternyata belum puas membubarkan 18 lembaga negara, ia masih ingin membuarkan lembaga-lembaga negara lainnya yang dianggap tidak efisien. 

Urusan bubar-bubarin lembaga, Pemerintahan Jokowi tampaknya memang agak susah untuk dipuaskan. Baru beberapa hari yang lalu, Jokowi membubarkan 18 lembaga negara yang dianggap tidak perform dan tidak efisien, eh, sekarang sudah muncul lagi wacana pembubaran lembaga negara jilid 2.

Iklan

Seperti diketahui, Jokowi memang sudah lama merencanakan akan membubarkan banyak lembaga yang menurutnya membebani pembiayaan negara.

“Semakin ramping organisasi ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Anggaran, biaya. Kalo pun bisa kembalikan ke menteri kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pake badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi. Saya ingin kapal itu sesimpel mungkin sehingga bergeraknya menjadi cepat. Organisasi ke depan kira-kira seperti itu,” begitu kata Jokowi saat mengungkan rencana pembubaran lembaga tersebut di hadapan awak media pada hari Senin, 13 Juli 2020.

Rencana pembubaran sejumlah lembaga tersebut akhirnya benar-benar terealisasi pada Senin 20 Juli 2020, melalui payung hukum Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Dalam PP tersebut, disebutkan ada 18 lembaga negara yang dibubarkan, beberapa di antaranya adalah Tim Transparansi Industri Ekstraktif, Komite Nasional Persiapan Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN, juga Komite Kebijakan Sektor Keuangan.

Pasca pembubaran 18 lembaga negara tersebut, Jokowi rupanya masih ingin bersih-bersih lagi.

Dalam webinar nasional “Urgensi Pembubaran 18 Lembaga Negara” yang digelar Departemen Administrasi Publik FISIP UNDIP bekerja sama dengan Keluarga Alumni Magister Administrasi Publik UNDIP pada Selasa, 28 Juli 2020 lalu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo  menyebut bahwa jajarannya saat ini sedang mendata dan menginventarisir lembaga-lembaga mana saja yang kemungkinan masih bisa dibubarkan.

“Sekarang Kementerian PAN & RB dan Sekretariat Negara sedang mempersiapkan, menginventarisir beberapa lembaga yang dibentuk melalui UU maupun non UU yang berpotensi untuk kita hapuskan,” terang Tjahjo.

Tjahyo menyatakan bahwa lembaga yang kemungkinan masuk dalam agenda bersih-bersih jilid kedua ini adalah lembaga yang secara fungsi tumpang tindih dengan lembaga lainnya.

“Saya ambil contoh, jembatan penyeberangan antara Surabaya-Madura. Itu Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, Pemkab Sumenep ikut terlibat dalam sebuah jembatan itu. Ditambah lagi Badan Pengelola Jembatan Suramadu. Belum lagi Kementerian PUPR,” terang Tjahjo, “Ini bentuk yang ingin kita efektifkan, efisienkan, pendekatan utama bukan aspek anggaran tapi membangun birokrasi yang tepat untuk ambil keputusan.”

Ah, tampaknya Jokowi benar-benar sedang menerapkan apa yang oleh Marie Kondo disebut sebagai konsep konmari, alias bersih-bersih barang yang memang benar-benar dianggap tidak diperlukan lagi.

Kalau sudah begini, DPR layak waspada ini.

jokowi

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2020 oleh

Tags: jokowilembaganegara
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO
Esai

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO
Esai

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terima penghargaan karena pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif di Jateng MOJOK.CO

Pengakuan “Tokoh Penggerak” di Balik Ribuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Jateng yang Tumbuh Pesat

12 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Kirab pusaka malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya upaya menjaga warisan budaya-tradisi turun-temurun. Tapi juga jadi penggerak ekonomi daerah MOJOK.CO

Nilai Lain Kirab Malam 1 Suro di Surakarta: Jadi Daya Tarik Lintas Zaman, Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah Jateng

17 Juni 2026
Persiapan Resign di Usia 30 Supaya Tidak Menderita dan Gila MOJOK.CO

Kebodohan atau Keberanian: Inilah yang Saya Siapkan ketika Memutuskan Resign Menjelang Usia 30 dan Hidup Sebagai WNI Kelas Menengah Supaya Tidak Berakhir Menderita dan Gila

18 Juni 2026
Percepatan sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah (Jateng): kesadaran pentingnya tanah dengan sertifikat MOJOK.CO

Kesadaran Sertifikasi Tanah Wakaf Warga Jateng Tertinggi Nasional, Karena Sertifikat Tempat Ibadah Penting agar Tak Jadi Masalah

16 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.