Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Satu dari Tiga Polisi Terduga Pelaku Kasus Penembakan Laskar FPI Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

Redaksi oleh Redaksi
26 Maret 2021
A A
penembakan laskar fpi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perkembangan kasus penembakan laskar FPI yang semakin pelik dan rumit. 

Kasus penembakan enam anggota laskar FPI di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek Km. 50 yang terjadi beberapa waktu yang lalu diperkirakan akan mencapai titik yang semakin pelik.

Iklan

Dalam kasus dugaan pembunuhan di luar hukum (unlawful killing) tersebut, setidaknya ada tiga anggota dari Polda Metro Jaya yang diduga menjadi pelaku dan saat ini berstatus sebagai terlapor.

“Proses masih penyidikan, sedang berjalan, apabila ada perkembangan dari proses penyidikan ini tentunya akan disampaikan ke publik, sampai saat ini tiga yang bersangkutan masih sebagai pihak terlapor,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada para wartawan di Mabes polri pada Rabu 24 Maret 2021 lalu.

Kini, perkembangan kasus tersebut menjadi semakin kusut, sebab satu dari tiga anggota polisi terduga pelaku penembakan diketahui meninggal dunia karena kecelakaan.

Meninggalnya salah satu terduga pelaku penembakan terhadap anggota laskar FPI tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono dan Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto pada Kamis, 25 Maret 2021 lalu.

“Informasi yang saya terima saat gelar perkara, salah satu terduga pelaku meninggal dunia karena kecelakaan,” terang Agus seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan detail terkait personel polisi terduga pelaku penembakan yang meninggal dunia karena kecelakaan itu. Dan lagi, sampai sekarang, pihak kepolisian juga memang masih merahasiakan identitas tiga terduga pelaku yang saat ini statusnya masih terlapor tersebut.

Meninggalnya salah satu terduga pelaku ini tentu bakal semakin memperburuk citra kepolisian dalam perkembangan kasus ini.

Seperti diketahui, simpati publik kepada pihak kepolisian memang menurun drastis dalam kasus penembakan ini. Sentimen buruk masyarakat terhadap polisi bahkan semakin menjadi-jadi saat enam anggota laskar yang sudah tewas karena insiden baku tembak akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas dugaan kasus kekerasan terhadap personel polisi pada awal Maret lalu.

Penetapan tersangka tersebut tentu saja menimbulkan reaksi yang keras dari berbagai pihak. Maklum saja, menetapkan seseorang yang sudah meninggal dunia menjadi tersangka memang hal yang sangat aneh. Para pakar hukum pun tak habis pikir dengan penetapan tersangka tersebut.

Di media sosial, netizen saat itu terus menyalahkan keputusan pihak kepolisian yang menjadikan enam anggota laskar FPI yang sudah meninggal dunia sebagai tersangka.

Meninggalnya polisi terduga pelaku penembakan ini pun diperkirakan juga akan melahirkan gelombang asumsi-asumsi liar di media sosial.

Well, semoga kasus ini bisa cepat terselesaikan dengan akhir keputusan hukum yang seadil-adilnya.

Iklan

BACA JUGA Saran untuk HMI Agar Punya Skill Baku Pukul Lebih Estetis dan Bernilai Tinggi dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2021 oleh

Tags: laskar fpipenembakan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

briptu mk jadi tersangka mojok.co
Hukum

Buntut Tewasnya Warga Akibat Letusan Senpi, Polda DIY Tetapkan Briptu MK jadi Tersangka

16 Mei 2023
bharada e mojok.co
Hukum

Babak Baru Kasus Penembakan Brigadir J Setelah Bharada E Jadi Tersangka

4 Agustus 2022
penembakan brigadir j mojok.co
Hukum

Fakta Baru Kasus Penembakan Brigadir J, Autopsi Ulang hingga Penemuan CCTV

21 Juli 2022
Kapolri Jend. Listyo Sigit menonaaktifkan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo mojok.co
Hukum

Penonaktifan Ferdy Sambo dan Pertaruhan Kredibilitas Polri

19 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.