Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sanitasi Layak Tentukan Kualitas Hidup Warga, Catatan dari Kawasan Padat Penduduk Semarang Utara

Redaksi oleh Redaksi
7 Oktober 2025
A A
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara MOJOK.CO

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara. (Pemkot Semarang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sanitasi menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Namun, tidak sedikit orang yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Hal itu mendorong anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama memiliki aspirasi untuk menggalakkan program Sanitasi Masyarakat (Sanimas). Salah satunya di Semarang Utara.

Pasalnya, bagi Herviano, Sanimas menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman masyarakat. Khususnya di kawasan padat penduduk.

Sanitasi baik untuk kualitas hidup masyarakat Semarang 

Pada Selasa (7/10/2025), Herviano meninjau program Sanitasi Masyarakat (Sanimas) di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara. Ia didampingi oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng serta sejumlah pejabat dan mitra kerja Komisi V DPR RI. Antara lain, DPRD Kota Semarang, Camat Semarang Utara, Lurah Purwosari, serta perwakilan dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, Balai Jalan Nasional, PPK Sanimas Jawa Tengah, BMKG Tanjung Emas, dan KSOP Tanjung Emas.

“Atas nama warga Kota Semarang, saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Vino (panggilan akrab Herviano) yang telah menyalurkan aspirasinya bagi masyarakat. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar warga,” ujar Agustina merespons program Sanimas di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara MOJOK.CO
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara. (Pemkot Semarang)

“Sebab, sanitasi yang baik berpengaruh besar terhadap kesehatan, termasuk dalam menekan angka stunting,” sambungnya.

Ia menambahkan, tugas pemerintah kota selanjutnya adalah memastikan fasilitas tersebut terawat dengan baik. Dengan begitu, masyarakat bisa terus menikmati manfaatnya.

Momentum tumbuhkan budaya hidup bersih di Semarang Utara

Lebih lanjut, Agustina menilai program ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya hidup bersih di masyarakat. Karena lingkungan yang sehat, kata Agustina, dimulai dari rumah yang bersih.

Sepengakuan Agustina, Semarang Utara memang menjadi salah satu fokus pemerintah kota. Pasalnya, di sana masih terdapat sejumlah titik rawan sanitasi dan stunting. Oleh karena itu, ia turut mengajak jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Perkim, dan DLH untuk meninjau langsung potensi perbaikan lingkungan di wilayah tersebut.

“Kami tidak hanya melihat program Sanimas ini sebagai pembangunan fisik, tapi juga bagian dari gerakan sosial membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi. Karena kebersihan adalah fondasi kesehatan,” tekannya.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara MOJOK.CO
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano Widyatama meninjau bantuan sanitasi layak di Semarang Utara. (Pemkot Semarang)

Sanitasi layak untuk kawasan padat penduduk

Sementara itu, Herviano menyebut bahwa program Sanimas menjadi bagian dari komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang sanitasi.

“Kota Semarang mendapat puluhan titik bantuan, menyesuaikan kebutuhan pemerintah kota. Ke depan kami akan terus bersinergi agar program ini bisa diperluas dan memberi manfaat lebih banyak,” ungkapnya.

Kelurahan Purwosari sendiri menerima bantuan 31 titik sanitasi.

Melalui program Sanimas yang terus dikembangkan bersama pemerintah pusat, Pemkot Semarang berharap seluruh warga di kawasan padat penduduk dapat menikmati akses sanitasi yang layak, lingkungan yang bersih, dan kualitas hidup yang semakin baik.***(Adv)

BACA JUGA: Menyambut Kawasan Heritage Semarang Lama, Sajikan Wisata yang Saling Terhubung Antar-Destinasi bikin Wisatawan Betah Berlama-lama atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2025 oleh

Tags: kawasan padat penduduk semarangsanitasisanitasi layakSemarangSemarang Utara
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO
Catatan

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
Jembatan Persen di Gunungpati, Semarang, dari kayu menjadi baja dan bercor beton MOJOK.CO
Kilas

Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”

24 Januari 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO
Kilas

Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang

24 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.