Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sandiaga Uno Menjadi Salah Satu Pejabat Pelapor Gratifikasi Terbanyak

Redaksi oleh Redaksi
24 Maret 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warga Jakarta pendukung dan pemilih pasangan Anies dan Sandiaga agaknya pantas untuk berbangga hati atas pemimpinnya itu. Beberapa waktu yang lalu, KPK merilis daftar nama sosok atau pejabat pelapor gratifikasi, dan ternyata, Sandiaga Uno masuk dalam salah satu daftar pejabat yang paling sering lapor.

Dalam daftar yang dirilis KPK tersebut, terungkap bahwa selama  periode 2015 hingga 2018 (per maret), Sandiaga tercatat sebagai sosok nomor lima paling banyak melaporkan gratifikasi. Total Sandiaga sudah melaporkan gratifikasi yang ia dapat sebanyak 23 kali. Dari 23 laporannya tersebut, 12 di antaranya diputuskan sebagai milik negara.

Iklan

Sandiaga memang selama ini dikenal sangat rajin melaporkan barang-barang pemberian yang ia dapat selama menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Bulan Februari lalu, misalnya, Sandiaga melaporkan fasilitas perjalanan berupa akomodasi, tiket, fasilitas telekomunikasi, asuransi dan jamuan makan selama menjalani kunjugan kerja ke Jepang. Total gratifikasi yang dilaporkan kala itu nilainya mencapai Rp 61 juta, 180 ribu yen, dan USD 32.

Tak hanya gratifikasi dalam bentuk fasilitas, Sandiaga juga aktif melaporkan gratifikasi dalam bentuk hadiah. Sejauh ini, Sandiaga Uno setidaknya sudah melaporkan sebanyak 12 hadiah yang ia dapat selama menjabat sebagai wakil gubernur, termasuk hadiah berupa jaket R80 pemberian dari Presiden RI ke-3, BJ Habibie.

Sandiaga menyebut bahwa pelaporannya ke KPK adalah untuk memberi contoh pemerintahan yang transparan dan bersih.

“Harus seperti itu, kita harus memberikan contoh kepada semua bahwa kita tata kelola yang baik, transparansi, dan pengungkapan yang secara full,” kata Sandiaga.

Seperti diketahui, dalam daftar pejabat paling sering melaporkan gratifikasi yang dirilis oleh KPK beberapa waktu yang lalu, peringkat nomor satu ditempati oleh Abdurrahman Muhammad Bakrie, seorang penghulu di Kabupaten Klaten yang melaporkan gratifikasi sebanyak 59 kali. Di peringkat kedua ada Nila Djuwita Farid Afansa Moeloek, Menteri Kesehatan yang melapor sebanyak 47 kali. Lalu di peringkat tiga ada Hari Kriswanto, Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Perhubungan dengan 46 laporan. Pada peringkat empat ada Samanto, penghulu di Kabupaten Bantul dengan 38 kali laporan. Dan pada peringkat lima, ada Sandiaga Uno dengan 23 kali laporan.

Hormat kami untuk Pak sandiaga dan pejabat pelapor gratifikasi lainnya. Kami yakin, selama masih banyak pejabat-pejabat yang jujur dan berintegrasi, maka Indonesia masih akan terus bertahan setelah tahun 2030, bahkan kalau perlu, sampai kiamat.

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2018 oleh

Tags: gratifikasiKPKSandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO
Kabar

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Mengapa Kasus Korupsi Kepala Daerah Terus Berulang?

29 Juli 2026
Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Caffino Srikandi Merdeka Cup: turnamen sepak bola putri internasional di Kudus, momentum bakat muda Indonesia unjuk kualitas MOJOK.CO

Srikandi Merdeka Cup: Turnamen Sepak Bola Putri U-16 Level Internasional di Kudus, Momentum Unjuk Kualitas untuk Tembus Timnas

3 Agustus 2026
Lolos SBM Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jual Tiramisu. MOJOK.CO

Seporsi Kemenangan usai Ayah Tiada: Jualan Tiramisu di Saparua sejak Remaja agar Bisa Sekolah hingga Tembus SBM ITB

3 Agustus 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Fenomena “Crush Recession”: Saat Jatuh Cinta Terasa Jauh Lebih Melelahkan bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.