Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri Hadir di Jogja Membawa “Kecuali”

Redaksi oleh Redaksi
7 Oktober 2025
A A
Presiden Penyair, Sutardji Calzoum Bachri Hadir di Jogja Membawa "Kecuali" MOJOK.Co

Presiden Penyair, Sutardji Calzoum Bachri Hadir di Jogja Membawa "Kecuali"

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, dijadwalkan hadir dalam acara bedah buku bertajuk “Bincang Sastra: Bedah Buku dan Baca Puisi Kecuali” di Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Rabu (8/10/2025). Kehadiran Sutardji di panggung sastra Yogyakarta menjadi peristiwa langka yang telah lama ditunggu para penyair dan pecinta sastra. 

Panitia menyebut, ini adalah pertama kalinya sang penyair legendaris bersedia hadir dalam acara yang sepenuhnya membicarakan karya dan kiprahnya.

“Bagi kami, menghadirkan Sutardji di Jogja adalah sejarah. Menurut budayawan HM. Nasruddin Anshoriy (Gus Nas), pernah ada janji dari Emha Ainun Nadjib yang akan mentraktir para penyair jika ada yang berhasil mengundang Sutardji ke Jogja, dan baru kali ini beliau ke Jogja,” ujar Titis Anggalih, panitia acara.

Selain menjadi pembicara utama, Sutardji yang punya julukan Presiden Penyair Indonesia ini juga akan membacakan puisi secara langsung di hadapan publik. Acara ini juga menjadi kesempatan istimewa bagi para pecinta sastra untuk memiliki buku terbaru Sutardji berjudul “Kecuali”. Buku ini hanya dicetak 100 eksemplar, tidak beredar di toko buku, dan hanya dijual khusus di acara tersebut. Lebih spesial lagi, setiap pembelian buku akan mendapatkan tanda tangan asli dari Sutardji.

“Buku Kecuali sudah hampir habis. Kini hanya tersisa 9 eksemplar terakhir. Membelinya bukan hanya berarti mendapatkan buku langka, tapi juga free tiket masuk ke acara, kesempatan menyaksikan langsung pembawaan puisi oleh Sutardji, serta berjumpa dengan sejumlah tamu kehormatan yang hadir, termasuk para menteri dan tokoh budaya,” tambah Titis.

Meski akan dihadiri tokoh-tokoh penting, panitia memastikan acara tetap dikemas hangat dan sederhana dalam semangat kebersamaan khas komunitas sastra Yogyakarta.

“Kesempatan untuk bertemu langsung dengan Sutardji, mendengarkan pembacaan puisinya, serta membawa pulang bukunya yang langka dengan tanda tangan asli, adalah pengalaman sekali seumur hidup. Kami mengundang masyarakat, khususnya pecinta sastra di Yogyakarta, untuk tidak melewatkan momen ini,” tutup Titis dalam rilisnya kepada Mojok.co. (*)

BACA JUGA Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025: Menyerap Etosa Budaya Gunungkidul dalam Adoh Ratu Cedhak Watu

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2025 oleh

Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh Petani adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani MOJOK.CO
Esai

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani

2 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)
Pojokan

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO
Kuliner

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
Honda Scoopy Jual Tampang Bikin Malu, Mending Supra X 125
Pojokan

Honda Scoopy yang Cuma Jual Tampang Seharusnya Malu kepada Supra X 125 yang Tampangnya Biasa Saja, tapi Mesinnya Luar Biasa

28 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh Petani adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani MOJOK.CO

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani

2 Maret 2026
Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Lagu religi "Tuhan Itu Ada" jadi ajang promosi Klaten lewat musik MOJOK.CO

Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.