Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pendaki yang Hilang di Bukit Popalia Kendari Ditemukan di Jurang

Korban selamat.

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
26 September 2022
A A
pendaki hilang di bukit popalia mojok.co

Personel kepolisian bersama warga mengevakuasi mahasiswa hilang di Bukit Popalia, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, yang ditemukan selamat di jurang kedalaman 85 meter, Senin (26/9/2022) (ANTARA/HO)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pendaki yang hilang di Bukit Popalia ditemukan selamat. Korban terperosok ke jurang sedalam 85 meter. Ia telah berhasil dievakuasi.

Mahasiswa asal Kota Kendari bernama Yusril (24) dilaporkan hilang di hutan Bukit Popalia, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Ia ditemukan selamat di jurang dengan kedalaman 85 meter.

Pelaksana Harian Kapolsek Wolasi Ipda Aldiansyah Asad melalui telepon dari Kendari, Senin (26/9/2022) mengatakan, mahasiswa asal Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari itu, ditemukan dalam keadaan selamat di jurang dengan kedalaman 85 meter.

“Korban ditemukan pada pukul 02.50 Wita dengan kedalaman 85 meter,” katanya.

Saat ditemukan, kondisi korban mulai melemah dan di sekujur punggungnya terdapat luka akibat benturan saat terjatuh di jurang tersebut. Korban saat ini telah dievakuasi di RS Bahteramas Kendari untuk mendapatkan perawatan. Sementara, tim yang tergabung dalam proses pencarian telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, korban mendaki Bukit Popalia pada Sabtu (24/9/2022), sekitar pukul 19.30 WITA. Korban menitipkan sepeda motornya di rumah warga. Selanjutnya, korban mendaki seorang diri. Bukit Popalia sendiri merupakan spot favorit bagi para pendaki di Kendari. Memiliki ketinggian 350 mdpl, bukit ini didominasi oleh tumbuhan cemara.

Pada Minggu (25/9/2022) pagi, korban diketahui masih berkomunikasi dan melakukan panggilan video dengan kekasihnya yang bernama Antika (24). Namun, komunikasi keduanya hilang dan korban tidak ada kabar.

Polsek Wolasi lantas menerima laporan hilangnya korban secara misterius di puncak Bukit Popalia, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, dari rekan korban bernama Lukman Prasetyo.

Anggota Polsek Wolasi langsung mengecek kebenaran informasi tersebut dengan mencari kendaraan roda dua milik korban yang dititipkan di wilayah Wolasi sebelum mendaki. Usai dilakukan pengecekan, personel Polsek Wolasi menemukan bahwa motor korban dititipkan kepada warga sekitar bernama Sariwen (65) di Desa Ranowila I, Kecamatan Wolasi.

Personel Polsek Wolasi kemudian bersama warga menuju Bukit Popalia. Setelah menempuh waktu sekitar sejam lebih dari kaki gunung, mereka menemukan sisa-sisa pembakaran, terlihat sendok, nasi terbungkus dan botol mineral dan tempat tidur gantung yang masih tergantung di batang pohon diduga milik korban.

“Tempat tidurnya masih ada tergantung, sama sisa-sisa pembakaran saja, orangnya tidak ada,” katanya.

Anggota Polsek Walolasi kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap Yusril di Gunung Popalia Wolasi. Akhirnya setelah pencarian dilakukan, korban ditemukan selamat di jurang dengan kedalaman 85 meter.

Sumber: Antara
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Barang yang Wajib Kamu Bawa Saat Naik Gunung di Musih Hujan

Terakhir diperbarui pada 26 September 2022 oleh

Tags: bukit popaliagunungkendariPendaki
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Gunung Gajah Telomoyo Semarang Siap Jadi Primadona Baru Bagi Pendaki Pemula.MOJOK.CO
Ragam

Gunung Gajah Telomoyo Semarang Siap Jadi Primadona Baru Bagi Pendaki Pemula

18 Desember 2024
Gunung Rinjani Lombok Menuju Menjadi Gunung Sampah MOJOK.CO
Aktual

Gunung Marapi hingga Merapi, Pendaki Nekat di Gunung Berstatus Waspada hingga Siaga Masih Terus Terjadi

7 Desember 2023
Pesona Rinjani, Gunung Terindah di Indonesia yang Ternodai (Ega Fansuri/Mojok.co)
Liputan

Di Balik Pesona Rinjani, Gunung Terindah di Indonesia yang Ternodai

6 Agustus 2023
Antara Hidup dan Mati di Bibir Jurang: Seri ke Gunung Salak yang Mistis . MOJOK.CO
Malam Jumat

Antara Hidup dan Mati di Bibir Jurang: Seri ke Gunung Salak yang Mistis (Bagian 2)

6 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.