Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pembatalan Larangan Sepeda Motor di Jakarta Bukti Ampuh Doa Nadiem Makarim

Redaksi oleh Redaksi
11 Januari 2018
A A
sepeda motor
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Minggu ini agaknya menjadi minggu yang menyenangkan bagi para pengendara sepeda motor di Jakarta. Baru-baru ini, Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas yang melarang kendaraan roda dua untuk melintas di jalan MH Thamrin hingga jalan Medan Merdeka Barat setiap pukul 06.00-23.00 WIB resmi dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Dengan dibatalkannya Pergub Nomor 195 Tahun 2014 oleh MA, maka sepeda motor kembali diizinkan untuk melintas di Jl Sudirman dan Jl MH Thamrin.

Iklan

Tentu banyak pihak yang berbahagia dengan pembatalan ini, dari mulai para karyawan kantor di bilangan Sudirman dan Thamrin yang sering mengandalkan layanan pesan antar, sampai manusia-manusia “kismin” yang punya banyak urusan di Sudirman dan Thamrin tapi belum kesampaian buat beli mobil.

Nah, dari sekian banyak pihak yang bahagia dengan pembatalan Pergub Nomor 195 Tahun 2014, pihak yang bisa disebut sebagai yang paling bahagia boleh jadi adalah Nadiem Makarim, pendiri sekaligus CEO Go-Jek.

Maklum saja, sebagai CEO Go-Jek, pembatalan Pergub 195 tentu menjadi kabar yang baik untuk bisnis Go-Jek.

“Saya baru saja dengar. Saya sih lebih bahagia buat driver kami,” ujar Nadiem, “Kalau memang terjadi (benar-benar dicabut), saya bahagia untuk para driver kami karena mereka sangat kesulitan. Jadi, saya sangat happy untuk para driver yang bisa melayani customer di situ,” imbuhnya.

Nadiem Makarim sendiri memang menjadi salah satu orang yang getol mendorong pencabutan aturan larangan sepeda motor ini. Ia bahkan sampai berkomunikasi intens dengan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno.

“Pak Wagub ada ide revisi larangan sepeda motor masuk Thamrin?” tanya Nadiem kepada Sandiaga dalam salah satu kesempatan yang kemudian dijawab “Saya sama Pak Anies lagi mencoba,” oleh Sandiaga.

Dan entah kenapa, tak berselang lama, Mahkamah Agung tahu-tahu sudah menurunkan keputusan bahwa Pergub itu harus direvisi segera dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didenda Rp 1 juta, padahal menurut Sandiaga, pihaknya bahkan belum bergerak.

“Ini, jangan-jangan doanya Nadiem sampai timbul fatwa daripada MA,” kata Sandiaga.

Sungguh tak ada yang menyangka jika doa seorang Nadiem Makarim ternyata bisa semakbul itu. Yah, semoga setelah ini, Nadiem berkenan untuk berdoa agar Banjir bisa berkurang drastis, rumah DP 0 persen bisa terwujud, dan program OK OCE berubah menjadi program pemberian modal, bukan pemberian pinjaman.

Ya kali saja doa yang ini lagi-lagi makbul. Ye kan? Ye kan?

Nadiem, doamu soal Pergub, Sandiaga, eh Numero Unooooo.

sandiaga nadiem makarim

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2018 oleh

Tags: gojekNadiem Makarimsandiagasepeda motor
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja MOJOK.CO
Kilas

Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi dan Latih 500 Mitra Driver Lewat Program Sadar Wisata Bersama Pemkot Jogja

24 Juni 2026
gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan.MOJOK.CO
Urban

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026
Dari Jogja ke Solo naik KRL pakai layanan Gotransit dari Gojek yang terintegrasi dengan GoCar. MOJOK.CO
Liputan

Sulitnya Tugas Seorang Influencer di Jogja Jika Harus “Ngonten” ke Solo, Terselamatkan karena Layanan Ojol

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Crush Recession: Jatuh Cinta Terasa Melelahkan, bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.