Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Olah Raga

EIGER TAC Pertama di Indonesia Buka di Bandung, Khusus Produk untuk Aktivitas Ekstrem

Redaksi oleh Redaksi
12 Februari 2025
A A
EIGER TAC buka di Jalan Sumatera Bandung MOJOK.CO

EIGER TAC buka di Jalan Sumatera Bandung. (Dok. EIGER TAC)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Akhir pekan awal Februari 2025, tampak keramaian yang tak biasa di Jalan Sumatera, Kota Bandung. Sejumlah kendaraan tempur andalan PINDAD terparkir di depan halaman toko EIGER TAC.

Mobil-mobil 4×4 yang jadi legenda di Perang Dunia II seperti Jeep Willys pun ikut berjejer rapi terparkir di tepian jalan. Suasana bak persiapan “perang” tersaji di sana.

Keramaian jadi makin riuh dengan barisan rapat ratusan orang asal berbagai komunitas military enthusiast yang menggunakan tampilan layaknya pasukan bersenjata. Ada yang bergaya seperti pasukan elite Amerika Serikat, pasukan tentara Rusia, hingga impresi layaknya pasukan siap tempur di Perang Dunia I atau II.

Menyambut EIGER TAC pertama di Bandung

Keramaian akhir pekan pada Sabtu (8/2/2025) di Jalan Sumatera Kota Bandung rupanya bermuara pada event grand launching toko pertama EIGER TAC. Berbagai komunitas, mulai dari airsoft gun, komunitas Jeep Willys, komunitas motor besar, juga para jurnalis ikut menyambut pembukaan toko pertama brand tersebut, sebuah lini kategori koleksi EIGER yang dirancang khusus untuk menuntaskan berbagai misi di kehidupan sehari-hari.

Sejumlah pejabat penting dalam jajaran TNI-Polri ikut hadir dalam gelaran ini.

Launching tersebut turut mengundang Ronny Lukito selaku Founder EIGER Adventure, Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Perwakilan Kodam III/Siliwangi, Perwakilan Kodiklatad, juga sejumlah Senior Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri dan Federasi Panjat Tebing Indonesia.

Toko pertama EIGER TAC dibuka di Jalan Sumatera No. 21, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Toko ini menjadi komitmen EIGER untuk terus menghadirkan inovasi dan koleksi terbaik yang didesain khusus untuk menjalani misi sehari-hari, setiap operasi, dan petualangan.

EIGER TAC di Bandung untuk hadapi aktivitas luar ruang ekstrem

Riadi Suwarno selaku Head of Global Business Division PT Eigerindo MPI sekaligus distributor tunggal untuk brand EIGER TAC mengatakan, EIGER TAC dilahirkan di laboratorium pengembangan EIGER untuk menghadapi aktivitas luar ruang yang ekstrem seperti aktivitas militer, maupun petualangan sehari-hari.

“Tujuan utama dari EIGER TAC adalah tactical, exclusive dan mission-ready. Menghadirkan semangat petualangan dan eksplorasi untuk mencapai standar kualitas produk yang lebih tinggi. Bukan hanya aman dan nyaman untuk berkegiatan luar ruang, namun juga tangguh dan andal,” ungkap Riadi.

Menerjemahkan standar kualitas agar semakin tangguh dan andal, Riadi mengenalkan tagline EIGER TAC yakni#KNOWNOBOUNDS atau tak mengenal batasan untuk menghadapi tiap misi dan petualangan sehari-hari.

Seluruh proses pengembangan produk EIGER TAC, kata Riadi, melibatkan berbagai elemen yang sehari-hari berdekatan dengan misi, seperti para atlet menembak, penegak hukum, juga masyarakat umum, dan komunitas.

Manusia bisa melampaui batasan

Sementara Sarah Ayu Tamaela selaku EIGER TAC Product Manager menjelaskan, EIGER TAC percaya bahwa manusia bisa melampaui batasan-batasan konvensional, berusaha menggali potensi mereka sepenuhnya dengan tekad dan ketekunan, sehingga segala sesuatu mungkin terjadi.

“Keyakinan itu yang melahirkan EIGER TAC. Dibuat dengan presisi dan detail. Menggunakan bahan berkualitas tinggi seperti Cordura yang tahan dalam kondisi terberat,” jelas Sarah.

“EIGER TAC didesain untuk kebutuhan sehari-hari, juga untuk mereka yang butuh pakaian tangguh dan fungsional sesuai dengan misinya masing-masing,” tambahnya perempuan yang juga menjadi atlet tembak dan pernah meraih medali juara dunia pada World Shoot 2022 mewakili Indonesia di Thailand itu.

Iklan

Kini toko pertama EIGER TAC diresmikan di Indonesia. Tepatnya di Bandung. Dari seluruh koleksi yang dikenalkan, terdapat tiga kategori utama sesuai dengan fungsinya masing-masing, yakni daily mission, combat mission, dan range mission. 

“EIGER TAC memiliki latar belakang konsumen yang menarik. Selain untuk para penegak hukum, atlet menembak dan pegiat komunitas menembak, juga sangat bisa digunakan untuk masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Seluruh koleksinya juga juga bisa ditemui di Eiger Flagship Store di berbagai kota lain di Indonesia,” pungkas Sarah.***(Adv)

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2025 oleh

Tags: Bandungeigereiger tacjalan sumatera bandung
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Orang Medan naik angkot di Bandung. MOJOK.CO
Ragam

Orang Medan Pertama Kali Naik Angkot di Bandung, Punya Cara Tersendiri Meminta Sopir Berhenti Sampai Bikin Penumpang Syok

5 Januari 2026
Alumnus ITB resign kerja di Jakarta dan buka usaha sendiri di Bandung. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan

12 Desember 2025
S3 di Bandung, Istri PNS Makassar- Derita Jungkir Balik Rumah Tangga MOJOK.CO
Esai

Jungkir Balik Kehidupan: Bapak S3 di Bandung, Istri PNS di Makassar, Sambil Merawat Bayi 18 Bulan Memaksa Kami Hidup dalam Mode Bertahan, Bukan Berkembang

1 Desember 2025
Indomaret Pasteur, Saksi Penderitaan Orang Kecil di Bandung MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Penderitaan dan Perjuangan Orang Kecil di Bandung dari Bawah Neon Putih-Biru-Merah Indomaret Pasteur

31 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM.MOJOK.CO

Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM

3 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Makan bersama sia-sia: niat kumpul keluarga, tapi bikin ortu kesepian karena anak-anak sibuk main hp sampai tak nyahut saat diajak bicara MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara

25 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.