Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nasihat Puan Maharani Sang Menteri ‘Senior’ untuk Para Menteri Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
24 Oktober 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Puan Maharani memberi nasihat atau pesan ke para menteri Jokowi. “Juga harus turun ke lapangan,” katanya.

Baru Rabu (23/10) kemarin para menteri Presiden Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju diperkenalkan ke publik, Ketua DPR RI Puan Maharani sudah memberi wejangan singkat yang sangat luar biasa bagi para “junior”-nya itu.

“Tantangan ke depan makin kompleks. Para menteri harus bekerja sama dan bersinergi serta menghiangkan sifat ego sektoral,” kata Puan.

“Jadi para menteri juga harus turun ke lapangan, untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran,” tambahnya.

Sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019, Puan Maharani memang layak memberi nasihat ke menteri-menteri era sekarang.

Maklum, sepanjang periode pertama Presiden Jokowi, Puan Maharani merupakan menteri dengan banyak gebrakan, tapi selalu minim teguran. Artinya, kinerja Puan sangat memuaskan bagi Presiden Jokowi pada periode pertama.

Seperti ketika Puan meminta rakyat kismin tanah air belajar diet di tengah harga bahan pokok yang sedang naik cukup tinggi pada tahun 2016.

“Jangan banyak-banyak makan lah, diet sedikit tidak apa-apa,” kata Puan kala itu.

Meski banyak pihak yang menyayangkan pernyataan ini, pada kenyataannya manuver-menuver Puan tak pernah ditegur. Bahkan selain tak pernah ditegur Presiden, nama Puan juga tak pernah masuk dalam calon menteri yang bakal kena reshuffle.

Hal ini membuktikan betapa kinerja Puan sebagai menteri sangat luar biasa baik, meski rakyat nggak tahu juga kerjaan Menteri PMK selama ini udah ngapain aja.

Selain itu, selama periode ke belakang, Puan juga membuktikan bahwa hubungan blio dengan Kementerian begitu luar biasa erat. Seperti ketika pernah mewacanakan akan meng-“impor” guru dari luar negeri.

“Kami ajak guru dari luar negeri untuk mengajari ilmu-ilmu yang dibutuhkan di Indonesia,” kata Puan pada Mei 2019 silam.

Wacana ini tentu langsung jadi kontroversi. Namun, tak seperti menteri-menteri yang lain, pembelaan justru muncul dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.

“Salah satu pertimbangan Menko PMK Puan Maharani dengan mendatangkan intrukstur atau guru dari luar negeri untuk meningkatkan kemahiran instruktur atau guru Indonesia,” kata Muhadjir Effendy.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam bekerja, Puan punya relasi kuat dengan menteri-menteri lain, sehingga apa yang blio pikirkan pun bisa dengan mudah dipahami oleh menteri lain. Kalau ada yang gagal paham, ya itu salah rakyatnya sih.

Prestasi ini semakin jelas ketika Puan Maharani mengaku tak pernah kena omelan dari Presiden selama bekerja.

“Kalau dibilang ini pasti karena anaknya Bu Mega, terus enak-enakan aja, nggak mungkin Pak Jokowi marah. Ya nggaklah, nggak mungkin, masih harus kerja,” kata Puan.

Ketika disinggung apakah dirinya pernah kena omelan dari Presiden Jokowi, Puan menjawab, “Nggak pernah.”

Iklan

BACA JUGA Menghitung Kekayaan Puan Maharani atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2019 oleh

Tags: menteri JokowiPuan Maharani
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

demokrat pdip mojok.co

Setelah Pertemuan Puan-AHY, Mungkinkah Demokrat Koalisi dengan PDIP?

19 Juni 2023
demokrat pdip mojok.co

Pertemuan AHY-Puan, Panas-Dingin Demokrat PDIP, dan Nasib Pencapresan Anies

13 Juni 2023
Menteri Jokowi Ramai-ramai Maju Caleg, Ada Tersangka Korupsi. MOJOK.CO

Menteri Jokowi Ramai-ramai Maju Caleg, Ada Tersangka Korupsi Menkominfo Johnny G. Plate

22 Mei 2023
Ilustrasi Megawati Sukarnoputri (Ilustrasi Mojok.co)

PDIP Mau Gabung Koalisi Besar Asal Dapat Jatah Capres, Wajar?  

7 April 2023
RUU PPRT jadi inisiatif DPR

Sah Jadi Inisiatif DPR, RUU PPRT Harusnya Kelar Sebelum Lebaran, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

22 Maret 2023
jawaban puan atas macetnya ruu pprt

Puan Maharani Angkat Suara Setelah Dicari-Cari Massa

9 Maret 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Fenomena sarjana jadi pengangguran karena ijazah kuliah memang bulan modal ekonomi dan persoalan ketimpangan kapital MOJOK.CO

Bedah Penyebab Sarjana Pengangguran: Ijazah Kuliah Tak Bisa Jadi Modal Ekonomi, Dapat Kerja Ditentukan Privilege Keluarga

15 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.