Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ma’ruf Amin Maafkan Pelaku Pengedit Video Dirinya Berkostum Sinterklas

Redaksi oleh Redaksi
30 Desember 2018
A A
ma'ruf amin
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjelang perayaan malam natal beberapa hari yang lalu, ((( netizen ))) dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menggambarkan sosok Ma’ruf Amin sedang memakai kostum Sinterklas sambil mengucapkan selamat natal.

Video tersebut dianggap sebagai bagian dari perang politis antara dua kubu pendukung capres-cawapres nomor urut 01 dan 02. Belakangan diketahui bahwa video tersebut merupakan editan. Pelaku pengedit video tersebut adalah seorang lelaki Aceh bernama Safwan.

Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk menangkap Safwan. Ia ditangkap oleh kepolisian Aceh Utara. Safwan diperiksa dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Tak berselang lama setelah Safwan ditangkap. Keluarga Safwan kemudian berusaha meminta Ma’ruf Amin agar memaafkan Safwan. Bahauddin, paman tersangka, melalui awak media mengungkapkan permintaan maafnya.

“Kami mohon maaf atas nama keluarga. Saya yakin perbuatan itu tidak terencana, apalagi dia selama ini tidak terlibat politik praktis. Saya mohon dimaafkan. Mungkin nanti Safwan juga akan membuat pernyataan permintaan maaf secara pribadi,” terang Bahauddin.

Safwan pun tak berselang lama langsung membuat surat permintaan maaf. Surat tersebut disampaikan kepada Ma’ruf Amin melalui Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Aceh.

“Saya Safwan bin Ahmad Dahlan dengan ini menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya atas perbuatan saya yang menulis kata-kata yang tidak pantas pada editan foto Kiai Ma’ruf Amin diakun YouTube saya pada tanggal 24 Desember 2018.

“Yang dengan perbuatan saya tersebut telah merugikan berbagai pihak. Terus terang yang saya lakukan bukan unsur kesengajaan untuk menyebarkan ujaran kebencian. Tetapi, gerak reflek tanpa tujuan untuk menjatuhkan pihak-pihak terkait.

“Namun demikian, sekali lagi saya minta maaf atas ketelanjuran saya, terutama kepada Kiai Ma’ruf Amin dan keluarga besar tim Jokowi-Ma’ruf dan kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan kepada semua pihak terkait. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya.”

Begitu isi surat permintaan maaf tersebut.

Ma’ruf Amin sendiri kendati mengaku sangat dirugikan oleh video editan tersebut mengatakan bakal memaafkan perbuatan pelaku.

“Sebagai seorang kiai tuh, kalau ada orang minta maaf itu, ya seperti saya katakan kemarin, juga tentu harus saya maafkan. Karena memang polisi belum memberi tahu saya. Hanya memang ini harus menjadi peringatan bagi siapa saja untuk tidak menyebar hoax,” ujar Ma’ruf Amin. “Kalau soal maaf, saya pasti akan maafkan. Tindakan pihak kepolisian untuk mencegah penyebaran hoax secara lebih luas dan merugikan suatu pihak itu patut dipuji dan diapresiasi.”

Yah, ini tentu menjadi pelajaran penting bagi Ma’ruf Amin. Betapa sebagai seorang calon wakil presiden, foto dan videonya diedit menjadi Sinterklas boleh jadi adalah hal yang masih biasa. Nanti kalau sudah beneran jadi wakil presiden, netizen bakal lebih kejam dan nggak kenal ampun.

Masih mending Sinterklas, dulu Jokowi fotonya diedit wajahnya dari mulai jadi Hitler, Pinokio, bahkan sampai anjing.

Iklan

Brace yourself, Pak Haji Ma’ruf Amin. Brace yourself.

ma'ruf amin

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2018 oleh

Tags: Ma’ruf AminSinterklas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gaji umr
Esai

Dear Warganet, UMR Karawang Tak Seindah Kenanganmu dengan Mantan

7 November 2021
ma'ruf amin
Pojokan

Sudah Saatnya Admin Medsos Ma’ruf Amin Bekerja Keras Menghapus Citra ‘Nggak Ngapa-Ngapain’ pada Sosok Ma’ruf Amin

18 Juli 2021
Merayakan Kembalinya Sikap Kritis NU
Esai

Merayakan Kembalinya Sikap Kritis NU

10 Oktober 2020
ma'ruf amin
Kilas

Polisi Selidiki Unggahan Viral Foto Editan Ma’ruf Amin Bersebelahan dengan Kakek Sugiyono

30 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Atmosfer kompetitif di Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 MOJOK.CO

Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung

11 Mei 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.