Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Polisi Selidiki Unggahan Viral Foto Editan Ma’ruf Amin Bersebelahan dengan Kakek Sugiyono

Redaksi oleh Redaksi
30 September 2020
A A
ma'ruf amin
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mengedit foto bersebelahan dengan artis kesayangan, itu boleh saja. Tapi kalau mengedit foto Wakil Presiden Ma’ruf Amin dibikin bersebelahan sama bintang porno, itu lain soal. 

Urusan edit mengedit foto, tentu saja itu hal yang biasa dan sepele belaka. Namun kalau sudah melibatkan sosok penting, apalagi selevel wakil presiden, apalagi kalau editan tersebut punya tendensi yang buruk, tentu saja itu bukan lagi menjadi hal yang sepele.

Hal itulah yang sekarang sedang terjadi pada polemik foto editan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang dengan sembrononya disandingkan dengan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda atau yang dikenal di Indonesia dengan nama beken Kakek Sugiono.

Kolase foto tersebut bukan hanya menjadi masalah karena fotonya itu sendiri, namun juga bermasalah karena caption yang menyertainya: “Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzah. Selamat melaksanakan ibadah shalat jumat.”

Dengan foto yang “bermasalah” dan caption yang “bermasalah” pula, maka tak butuh waktu yang lama untuk memancing masalah yang lain.

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Tanjungbalai langsung bergerak melaporkan pembuat kolase tersebut ke polisi.

Juru Bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi pun mendukung langkah yang dilakukan oleh GP Ansor Tanjungbalai dan meminta agar pihak yang berwajib segera mengusut tuntas kasus kolase foto yang melibatkan sosok wakil presiden itu.

“Saya kira aparat keamanan bila melihat hal seperti ini, itu tidak dibenarkan,” terang Masduki kepada CNN Indonesia, “Yang nggak mematuhi hukum ditindak secara hukum. Bila aparat tegas, etika akan tegak dan ada efek jera.”

Dan benar saja, kini, Polda Sumatera Utara tengah membuka penyelidikan untuk mengusut kasus unggahan foto kolase Ma’ruf Amin tersebut.

“Masih tahap penyelidikan,” terang Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja.

Nah, kan. Kalau sudah begini, tinggal menunggu drama selanjutnya. Berkaca dari pengalaman yang sudah-sudah, biasanya pelakunya masih muda, lalu saat ditangkap, ia menangis dan mengaku bahwa ia cuma iseng.

Tapi kalau pelakunya ternyata sudah tua, biasanya alasannya bukan iseng, melainkan khilaf. Tapi tetap nangis juga sih.

ma'ruf amin

BACA JUGA Sulitnya Menjadi Pak Ma’ruf Amin, apalagi kalau Sedang Ngomongin K-pop dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2021 oleh

Tags: kakek sugiyonoMa’ruf Amin
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gaji umr

Dear Warganet, UMR Karawang Tak Seindah Kenanganmu dengan Mantan

7 November 2021
ma'ruf amin

Sudah Saatnya Admin Medsos Ma’ruf Amin Bekerja Keras Menghapus Citra ‘Nggak Ngapa-Ngapain’ pada Sosok Ma’ruf Amin

18 Juli 2021
Merayakan Kembalinya Sikap Kritis NU

Merayakan Kembalinya Sikap Kritis NU

10 Oktober 2020
Sulitnya Menjadi Pak Ma’ruf Amin

Sulitnya Menjadi Pak Ma’ruf Amin, apalagi kalau Sedang Ngomongin K-pop

22 September 2020
Neko-neko Bikin Program Penceramah Bersertifikat, Pemerintah Kapan Sertifikasi Diri Sendiri?

Neko-neko Bikin Program Penceramah Bersertifikat, Pemerintah Kapan Sertifikasi Diri Sendiri?

8 September 2020
salamn corona

Hindari Berjabat Tangan, Ma’ruf Amin Praktikkan “Salaman Corona”

12 Maret 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

gaya rambut pria, barbershop, potong rambut mojok.co

Alasan Potongan Rambut Jadi “Jelek” setelah Pulang dari Barbershop, Tukang Cukur Sering Disalahkan meski Problemnya Ada di Pelanggan

18 Agustus 2026
War Tiket Upacara 17 Agustus dan Rakyat yang Selalu Dipaksa Berebut MOJOK.CO

War Tiket Upacara 17 Agustus dan Rakyat yang Selalu Dipaksa Berebut

17 Agustus 2026
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 MOJOK.CO

Memaknai “LAKU” dalam Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026: Sejauh Mana Bermanfaat dalam Ekosistem Sastra

19 Agustus 2026
Magang pemerintah, rencana mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai belum bisa jadi solusi fenomena pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (sarjana). Apalagi selama ini kuliah cuma dibekali teori MOJOK.CO

Magang Pemerintah Belum Jadi Solusi Pengangguran dari Lulusan Perguruan Tinggi, Apalagi Kuliah cuma Dibekali Teori

18 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.