Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
27 Mei 2026
A A
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Wajah Arca Unfinished Buddha tampak samping. (Sumber: InJourney)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Arca Unfinished Buddha alias arca Buddha yang belum selesai merupakan patung bersejarah yang ditemukan di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah. Disebut ‘belum selesai’ karena terdapat pahatan di bagian tubuhnya yang belum sempurna. 

Misalnya, tangan kanan yang berbentuk persegi, jari-jari yang tidak lengkap di mana ada salah satu jari yang hilang, lengan kanan tidak sama panjang dengan lengan kiri, rambut ikal yang belum dipahat, serta bahu yang lebih besar dari bahu lainnya. 

Beberapa orang pun berdebat, mengapa pahatannya belum selesai; apakah memang sengaja tidak diselesaikan atau rusak saat proses pembuatannya. Meski begitu, mereka percaya patung tersebut berasal dari stupa utama Borobudur.

Namun, daripada menghancurkan arca tersebut, pemimpin pemugaran Borobudur kala itu, Van Erp meletakkannya di bawah pohon kenari halaman candi. Seiring berjalannya waktu, arca tersebut sempat diletakkan di Museum Karmawibhangga dan dipindah lagi ke Lapangan Kenari.

Pemindahan Arca Unfinished Buddha di Borobudur melibatkan banyak pihak

Arca Unfinished Buddha dipindahkan. MOJOK.CO
Sejumlah petugas Candi Borobudur memindahkan Arca Unfinished Buddha. (Sumber: InJourney)

Menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha dipindahkan ke Lapangan Kenari yang berada di Zona I kawasan Candi Borobudur. Tepatnya di area barat daya candi dan ditempatkan di antara dua pohon kenari yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi kawasan tersebut. 

Proses pemindahan Arca Unfinished Buddha di kawasan Candi Borobudur resmi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya, penguatan fungsi spiritual kawasan, serta penataan ekosistem peribadatan yang lebih berkelanjutan.

Pemindahan Arca Unfinished Buddha menjelang waisak dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, yakni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya (MCB), Kementerian Agama Republik Indonesia, InJourney Destination Management, para Bhikkhu, serta komunitas masyarakat adat setempat.

Keterlibatan sejumlah pihak itu guna memastikan aspek pelestarian dan keberlanjutan situs cagar budaya tetap terjaga. Kepala Museum & Cagar Budaya, Esti Nurjadin menyatakan langkah ini juga untuk menghadirkan ruang spiritual yang lebih representatif dan berkelanjutan bagi masyarakat. 

“Seluruh proses dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai pelestarian cagar budaya, menghormati masyarakat dan adat setempat, guna memastikan tata kelola kawasan yang berkelanjutan agar Borobudur tetap terjaga sebagai pusat spiritual dan budaya dunia,” jelas Esti Nurjadin dikutip dari keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

Menciptakan ruang spiritual di Borobudur yang lebih khusyuk

Arca Unfinished Buddha di Lapangan Kenari. MOJOK.CO
Arca Unfinished Buddha menatap Candi Borobudur. (Sumber: InJourney)

Sebagai holding di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney menilai pemindahan Arca Unfinished Buddha merupakan bagian dari penataan kawasan spiritual Borobudur, agar masyarakat dapat menjalankan ritual dan aktivitas peribadatan dengan lebih khusyuk. 

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menjelaskan Borobudur sebagai candi Buddha terbesar di dunia memiliki peran penting bagi umat Buddha. Lebih dari itu, dia juga merupakan destinasi pariwisata berbasis budaya yang memiliki nilai spiritual dan sakral yang tinggi bagi masyarakat setempat. 

Oleh karena itu, kata Maya, pengembangan Borobudur sebagai destinasi spiritual dan budaya berkelas dunia harus berjalan selaras antara pelestarian warisan budaya, penguatan nilai spiritual, dan pengembangan ekosistem pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. 

“Melalui kolaborasi bersama pemerintah, tokoh agama, dan komunitas lokal kami ingin memastikan Borobudur tetap lestari sekaligus relevan sebagai spiritual and pilgrimage destination kelas dunia yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat luas,” tutur Maya.

Proses diwarnai dengan ritual adat dan doa bersama

Proses pemindahan patung arca buddha. MOJOK.CO
Arca Unfinished Buddha dipindahkan ke Lapangan Kenari yang berada di Zona I kawasan Candi Borobudur. (Sumber: InJourney)

Prosesi pemindahan Arca Unfinished Buddha menjelang waisak turut diwarnai dengan ritual adat dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya, spiritualitas, dan harmoni masyarakat sekitar kawasan Borobudur. 

Iklan

Momentum ini sekaligus menjadi simbol penguatan hubungan antara pelestarian heritage dengan kehidupan spiritual masyarakat yang telah berlangsung selama berabad-abad. 

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan, menjelaskan bahwa pemindahan Arca Unfinished Buddha ke Kawasan Lapangan Kenari dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek. 

“Penempatan arca di area penyangga ritual diharapkan dapat mendukung terciptanya sirkulasi kegiatan spiritual yang lebih tertata, menghadirkan ruang ibadah yang lebih representatif bagi umat, sekaligus menjaga kualitas pengalaman pengunjung,” jelas Febrina Intan. 

Sebagai bagian dari transformasi kawasan Borobudur menjadi destinasi spiritual dan pilgrimage kelas dunia, InJourney melalui InJourney Destination Management terus mendorong pengembangan ekosistem pariwisata yang berorientasi pada pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan di kawasan strategis nasional Borobudur.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Waisak 2025: Puluhan Biksu akan “Pekikan” Perdamaian Dunia di Tanah Magelang atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2026 oleh

Tags: arca unfinished buddhaborobudurcandi borobudurLapangan Kenarimagelangpemindahan arcaWaisak
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO
Lipsus

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil MOJOK.CO

Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil

27 Mei 2026
Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline MOJOK.CO

Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline

25 Mei 2026
Rozi, dosen penyandang disabilitas Unair yang lulus S3. MOJOK.CO

Perjalanan Dosen Unair yang Kehilangan 2 Kaki, Berhasil Selesaikan Kuliah S3 di FKH dengan IPK Sempurna

27 Mei 2026
Duta Besar Belanda. dan Jerman terkesan usai bersepeda menyusuri desa di Prambanan, Klaten MOJOK.CO

Bersepeda Susuri Desa di Prambanan Klaten bikin WNA Terkesan Ramahnya Warga Jateng, Sampai Usulkan Kota Ramah Sepeda

21 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.