Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Main Bareng Lareplay: Ajak Anak-anak Kota Yogyakarta Peduli Lingkungan dengan Cara-cara Unik

Redaksi oleh Redaksi
23 Oktober 2025
A A
Peserta kegiatan Main Bareng Lareplay di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta MOJOK.CO

Peserta kegiatan Main Bareng Lareplay di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta. (Dok. Lareplay)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Puluhan anak-anak berkumpul, membuat suasana di Taman Bakung, Baciro, Yogyakarta, terasa ramai pada Sabtu (18/10/2025). Hari itu mereka bermain dan belajar tentang lingkungan melalui kegiatan yang bertajuk “Main Bareng Lareplay: Petualangan Pahlawan Hijau”.

Kegiatan tersebut digelar oleh gerakan sosial Lareplay Yogyakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, berlangsung pada pukul 07.00–10.00 WIB. Sebagian besar partisipan berasal dari Kampung Baciro. Beberapa lainnya datang dari wilayah lain Kota Yogyakarta.

Taman sebagai ruang bermain dan belajar anak

Kegiatan dibuka oleh Rina Aryati Nugraha, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) DLH Kota Yogyakarta. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama berbagai pihak yang ikut menghidupkan taman sebagai ruang publik ramah anak.

“Taman sebagai ruang publik juga memiliki fungsi sosial bagi warga untuk saling mengenal, dan bagi anak-anak untuk belajar serta bermain bersama. Kami harap kegiatan seperti ini dapat memperkuat fungsi taman sebagai ruang publik yang ramah anak,” ujarnya.

Menurut Rina, salah satu fungsi taman kota juga bisa menjadi tempat untuk menumbuhkan karakter sosial dan empati anak. Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik tersebut berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memanfaatkan taman sebagai sarana belajar dan berinteraksi.

Usai sambutan, Rina bersama perwakilan DP3AP2KB, Lurah Baciro, dan Ketua JBM Baciro membuka acara sekaligus melepas kegiatan jelajah kampung.

Anak-anak berjalan menyusuri kampung, mengenali tanaman, bunga, dan hewan kecil, serta belajar memilah sampah sesuai jenisnya didampingi para fasilitator. Petualangan kecil ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran anak bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti mengenal lingkungan di sekitar rumah mereka sendiri.

Edukasi lingkungan lewat dongeng dan eksperimen

Salah satu sesi yang menarik dihadirkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kak Ema, peneliti dari BRIN, hadir dengan cara yang tidak biasa.

Ia mengajak anak-anak belajar tentang kehutanan lewat dongeng dan pertunjukan teatrikal interaktif. Cerita yang ia bawakan mengajak anak untuk memahami pentingnya menjaga hutan dan keseimbangan alam melalui cara yang menyenangkan.

Setelah itu, giliran Miss Puan dari Jieun Lab yang membawakan dongeng bertema alam dan tanaman. Dengan gaya bercerita yang ekspresif dan interaktif, ia mengajak anak-anak berpikir tentang cara sederhana merawat lingkungan dan menjaga alam.

Anak-anak menyimak dongeng di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta MOJOK.CO
Anak-anak menyimak dongeng di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta. (Dok. Lareplay)

Sebagai penutup sesi, Miss Puan juga mengajak anak-anak untuk membuat bunga dari tisu sebagai eksperimen sains kecil yang memperkenalkan prinsip kapilaritas air.

Bagi Lareplay, pendekatan seperti ini penting. Anak-anak diajak belajar lewat imajinasi, bukan instruksi. Sains dan cerita dipadukan agar pengetahuan lingkungan tidak berhenti pada konsep, namun juga bisa tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari.

Anak-anak mengikuti workshop sains kapilaritas air di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta MOJOK.CO
Anak-anak mengikuti workshop sains kapilaritas air di Taman Bakung, Baciro, Kota Yogyakarta. (Dok. Lareplay)

Kolaborasi komunitas, pemerintah, dan UMKM lokal Yogyakarta

Kegiatan Main Bareng Lareplay juga menjadi ajang kolaborasi lintas sektor. Selain dukungan dari warga, para kolaborator, dan pemerintah setempat, acara ini juga diramaikan oleh lima pelaku UMKM lokal yang membuka bazar makanan dan minuman di area taman.

Melalui kegiatan ini, Lareplay menegaskan diri sebagai gerakan terbuka yang selalu siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas pendidikan, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha lokal. Tidak lain menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat termasuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga.

Iklan
Kegiatan juga diramaikan oleh bazar makanan dan minuman MOJOK.CO
Kegiatan juga diramaikan oleh bazar makanan dan minuman. (Dok. Lareplay)

Oka selaku founder Lareplay menyampaikan apresiasinya kepada para relawan, pengurus, dan warga Baciro yang turut menjaga keberlangsungan kegiatan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh relawan, pengurus, dan warga Baciro yang ikut menyukseskan kegiatan ini. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar milik bersama.”, tuturnya.

Langkah kecil menuju Yogyakarta “Kota Ramah Anak dan Ramah Lingkungan”

Sejak berdiri, Lareplay berfokus pada advokasi hak anak atas ruang bermain yang gratis, aman, dan inklusif. Lareplay Yogyakarta terus berkomitmen menjadikan taman kota sebagai ruang hidup yang menghidupkan.

Melalui kegiatan “Main Bareng Lareplay”, gerakan ini berupaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) di wilayah perkotaan. Tdak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang belajar, berinteraksi, dan menumbuhkan karakter anak.

Melalui sinergi lintas lembaga, komunitas, dan masyarakat, Oka berharap Lareplay dapat berdampak nyata bagi pemenuhan hak anak untuk bermain dan penyediaan ruang bermain.

“Kegiatan ini merupakan event kedua yang kami selenggarakan dan kami sangat bersyukur karena semakin banyak kolaborator yang terlibat,” ujar Oka.

“Kami juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta, sehingga kami optimis gerakan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengaktifkan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) sebagai ruang publik yang ramah anak melalui kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka.”, tandasnya.***(Adv)

BACA JUGA: Oleh-oleh Khas Jogja Tak Cuma Bakpia, Ada Roti Tradisional Legend Sejak Zaman Mataram Islam atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2025 oleh

Tags: bacirotaman di jogjataman di yogyakartaYogyakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Buku "Ambarrukmo: Jatidiri dan Kebanggaan Negeri" jadi ikhtiar mencatat risalah panjang kompleks Kedaton Ambarrukmo Yogyakarta melintasi 5 zaman MOJOK.CO
Eksplor

Ikhtiar Mencatat Risalah Panjang Ambarrukmo Melintasi 5 Zaman, Situs yang Terus Hidup tanpa Mencerabut Akar

23 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

Warga vs Warga, Mengapa Kekerasan di Tingkat Tapal Terus Berulang?

28 Juli 2026
Korupsi makin parah, MUI dorong hukuman mati bagi koruptor MOJOK.CO

Kasus Korupsi di Indonesia Kian Mengkhawatirkan, MUI Dorong Hukuman Mati bagi Koruptor

28 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.