Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mahfud MD Sebut WNI Eks ISIS Nggak Bakal Dipulangkan Pemerintah

Redaksi oleh Redaksi
12 Februari 2020
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sampai saat ini WNI eks ISIS ada 689 jiwa. Mereka tersebar di Afghanistan, Turki, dan Suriah. Mahfud MD tegaskan pemerintah nggak akan bawa balik mereka.

Ramai pro dan kontra Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Politik Hukum dan HAM (Polhukam) sepakat eks ISIS tak akan dibawa balik ke Indonesia.

Sikap resmi ini disampaikan oleh Mahfud MD usai rapat kabinet pada Selasa (11/02). Menurut Mahfud MD, Pemerintah sama sekali tak menyiapkan agenda untuk memulangkan eks ISIS tersebut.

“Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF (Foreign Terrorist Fighter) ke Indonesia,” kata Mahfud MD di Istana Kepresidenan Bogor.

Terhitung sejak 2014, jumlah WNI yang menjadi anggota ISIS mencapai angka 1.000 orang. Angka tersebut semakin berkurang dari tahun ke tahun karena perang, penyakit, dan lain-lain. Beberapa ada yang menyesal dan balik ke Indonesia, sedangkan beberapa lain malah sempat gagal diredadikalisasi sampai akhirnya melakukan aksi teror kembali.

Sampai saat ini WNI eks ISIS yang tersisa mencapai angka 689 jiwa. Mereka tersebar di Afghanistan, Turki, dan Suriah.

“Hasil rapat menyangkut teroris lintas batas, FTF, itu keputusan rapat kabinet tadi. Pertama, apakah teroris yang ada di luar negeri ini jumlahnya 689 per hari ini. Warga Negara Indonesia di Suriah, Turki, terlibat FTF itu akan dipulangkan apa tidak,” kata Mahfud MD.

Mahfud MD menilai hal ini dilakukan agar sejumlah 689 jiwa eks ISIS itu tidak meracuni pemikiran warga Indonesia lainnya. Terutama, dalam beberapa kasus eks ISIS kembali melakukan aksi dan mengakibatkan korban jiwa.

Ada beberapa aksi eks ISIS yang coba dideradikalisasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) tapi gagal. Seperti kasus bom Cicendo, bom Kalimantan Timur, bom Thamrin, bom Probolinggo, dan yang paling menyita perhatian publik bom tiga gereja di Surabaya.

Hal inilah yang kemudian menjadi dasar dari pemerintah untuk tak memulangkan WNI eks ISIS.

“Keputusan rapat tadi, pemerintah dan negara harus memberi rasa aman dari teroris dan virus-virus baru terhadap 267 juta rakyat Indonesia karena kalau FTF pulang, itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman,” terang Mahfud MD.

Sebenarnya, sih masalah ini cuma perkara istilah aja sih, Pak Mahfud. Soalnya, karena dinamai “WNI eks ISIS” maka pemerintah punya kewajiban untuk memulangkan mereka. Ya iya, disebut eks ISIS, tapi kok warga negara sendiri.

Nah, lebih baik pemerintah perlu memainkan diksi. Bikin aja istilah “eks WNI yang ikut ISIS”. Dijamin lebih beres secara beban moral.

Lah, kan udah bukan WNI, ngapain dipikirin? Ya kan Pak Mahfud? (DAF)

Iklan

BACA JUGA Mendukung Jokowi Nolak WNI Eks ISIS Balik ke Indonesia atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2020 oleh

Tags: isismahfud mdWNI eks ISIS
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Bashar Al Assad Minggat, Suriah Dikuasai Alumni Al Qaeda MOJOK.CO
Esai

Ketika Alumni Al Qaeda Memimpin Pemberontakan terhadap Bashar Al Assad di Suriah dan Mereka Menang

10 Desember 2024
Dirty Vote: Kebenaran yang Tidak Bisa Dinikmati Rakyat Biasa MOJOK.CO
Esai

Dirty Vote Menghadirkan Data yang Luar Biasa Terkait Kecurangan Pemilu 2024, tapi Sayangnya Tidak Ditonton Rakyat Biasa

12 Februari 2024
mojok mentok mahfud md vs gibran debat cawapres
Video

Etika Gibran ke Mahfud MD Saat Debat Cawapres Menuai Sorotan Media Asing

26 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.