Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Limbah Air Lindi TPST Piyungan Membludak ke Permukiman Warga dan Persawahan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
22 Februari 2023
A A
Fasilitas Pembuangan Sampah Tak Memadai, Limbah Lindi TPST Piyungan Membludak

TPST Piyungan. (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Permasalahan TPST Piyungan tampaknya terus saja berulang. Tak hanya tumpukan sampah yang tak lagi bisa ditampung, limbah air lindi pun kembali jadi persoalan serius.

Sejumlah warga yang menetap di sekitar TPST Piyungan pun mengeluhkan limbah air lindi yang membludak ke permukiman dan areal persawahan mereka. Pemda DIY pun mengakui persoalan itu terjadi akibat fasilitas pengolahan yang ada saat ini belum mampu mengelola seluruh limbah hasil pembuangan sampah. Akibatnya air lindi belum dapat ditangani secara optimal

“Kemarin mereka mengeluhkan masih ada lindi yang membludak. Tapi memang setelah dianalisis keberadaan pengolahan lindi masih kurang dibandingkan volume sampah di sana,” ujar Sekda DIY, Baskara Aji, Selasa (21/02/2023).

Karenanya Dinas PUPR diminta mengalokasikan pengolahan lindi dengan teknologi yang berbeda. Sebab saat ini teknologi yang digunakan dalam pengolahan air lindi baru memanfaatkan bakteri untuk mengurai air lindi.

Karenanya kedepan Dinas PUPR harus menambah instalasi pengolahan limbah air lindi. Selain itu memanfaatkan teknologi baru untuk memisahkan air lindi.

“Kalau ini pakai bakteri tapi diolah dengan pemilahan antara yang cair dengan yang kental,” ujarnya kepada Mojok.co.

Penambahan instalasi pengolahan limbah tersebut, menurut Aji tengah memasuki tahap lelang. Pemda DIY mentargetkan rekanan proyek pemanfaatan teknologi baru bisa dilakukan pada Maret 2023 mendatang

“Sekarang sudah tahap lelang mudah-mudahan akhir Maret ketemu rekanannya,” jelasnya.

Dua zona TPST Piyungan tak bisa tampung sampah

Aji menambahkan, selain limbah lindi, TPST Piyungan juga kembali tidak bisa menampung sampah dari tiga kabupaten/kota di DIY seperti Kota Jogja, Bantul dan Sleman. Dua zona, baik zona A maupun zona B sudah tidak bisa lagi beroperasi maksimal.

Pemda DIY pun  berupaya mengoperasikan zona transisi di kawasan tersebut. Selain itu menyiapkan zona transisi tambahan untuk mengantisipasi zona transisi pertama kembali penuh.

“Sekarang ini ketinggian [sampah di zona a dan b] sudah mulai di atas tanah itu 4 meter tinggal kita akan menggunakan itu, kemarin sudah kita komunikasikan kita buat sampai 8-10 meter,” paparnya.

Aji menambahkan penambahan zona transisi agar dapat memperpanjang usia TPST Piyungan dalam beberapa tahun ke depan. Luas lahan untuk zona transisi yang disiapkan sekitar 2,1 hektar.

Zona transisi akan digunakan sampai proses Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) selesai dilakukan. Skema KPBU dianggap dapat menjadi solusi penanganan sampah jangka panjang dengan mendatangkan investor yang mampu menyediakan teknologi pemrosesan sampah.

Pelaksanaan KPBU nantinya dilakukan pemerintah pusat. Saat ini telah memasuki tahap lelang terbuka atau market sounding.

Iklan

“Sudah masuk market sounding untuk menggaet investor yang bisa menyediakan teknologi pengolahan sampah baru,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Merekam Temuan Pemulung di TPST Piyungan, Uang Dolar hingga Benda Keramat yang Bikin Sulit Kencing dan informasi menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 22 Februari 2023 oleh

Tags: air lindisampahTPS PiyunganTPST Piyungan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan MOJOK.CO
Esai

Bintang Lima untuk Kemasan Paket: Konsumen Puas, Sampah Bubble Wrap Jadi Petaka Lingkungan

22 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO
Bidikan

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026
Kisah Lestari, Ibu yang Bertahan Menyekolahkan 2 Orang Anak dari Hasil Memulung Botol Plastik di Sekitar Stasiun Klaten MOJOK.CO
Urban

Kisah Lestari, Ibu yang Bertahan Menyekolahkan 2 Orang Anak dari Hasil Memulung Botol Plastik di Sekitar Stasiun Klaten

25 Mei 2026
Kiamat Sampah dan Hal-Hal Lain yang Mempercepat Bali Tak Layak Lagi Dikunjungi.MOJOK.CO
Ragam

Kiamat Sampah dan Hal-Hal Lain yang Mempercepat Bali Tak Layak Lagi Dikunjungi

26 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya teman si paling cashless yang sama sekali tidak pegang uang tunai (cash) merepotkan. Karena tidak semua hal bisa dibayar pakai QRIS MOJOK.CO

Teman Si Paling Cashless Pemuja QRIS bikin Repot Kita yang Sedia Tunai, Kepraktisan Semu di Balik Tren Dompet Kosong

24 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta MOJOK.CO

KAI Daop 6 Bagikan 80 Paket Makanan kepada Penumpang Anak di Stasiun Yogyakarta

23 Juli 2026
Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional Prambanan.MOJOK.CO

Lika-Liku Meredam Tantrum Siswa Autis di Balik Keseruan Hari Anak Nasional di Candi Prambanan

22 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Perilaku meresahkan pengunjung di Indomaret Point Coffee MOJOK.CO

Ngopi Enak di Indomaret Point Coffee Jadi Terganggu karena Perilaku Pengunjung yang Meresahkan tapi Tak Sadar Diri

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.