Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Tak Boleh Naik Kereta Api Seumur Hidup

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
29 Juni 2022
A A
Kekerasan seksual

Petugas PT KAI Daop 6 melakukan kampanye Anti Kekerasan Seksual di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (29/06/2022).(Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – PT KAI meminta penumpang segera melapor kepada petugas atau kondektur jika mengalami atau mendapati pelecehan seksual di kereta api. Pelaku akan di-blacklist atau tidak boleh naik kereta api di Indonesia seumur hidup.

Beberapa waktu lalu, seorang penumpang perempuan di Kereta Api (KA) Ekskutif jurusan Solo-Jakarta mengalami pelecehan seksual dari penumpang lain. Aksi pelaku yang terekam kamera handphone viral di media sosial.  

Mengetahui hal ini, PT KAI pun akhirnya mengambil langkah cepat. Pelaku pelecehan seksual di-black list atau masuk daftar hitam PT KAI.

“Atas kejadian itu, pelaku tidak bisa naik kereta api lagi. Rencananya [blacklist] seumur hidup,” ujar Manajer Humas Daop 6, Supriyanto disela kampanye Anti Kekerasan Seksual di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (29/06/2022).

Menurut Supriyanto, tahun ini PT KAI memang baru mendapatkan satu laporan kasus kekerasan seksual penumpang KA. Namun tindakan tegas langsung dilakukan agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

Para penumpang juga diminta segera melaporkan kepada petugas atau kondektur bila mendapatkan indikasi pelecehan seksual saat berada di KA. Dengan demikian petugas bisa segera melakukan tindakan.

Kampanye anti kekerasan seksual pun kemudian dilakukan untuk mengantisipasi kasus-kasus pelecehan seksual di KA. Kampanye dilakukan secara serentak di 14 stasiun di seluruh wilayah kerja PT KAI.

“Kita juga sudah siarkan kampanye berulang-ulang kepada para penumpang setiap hari,” ujarnya.

Patroli petugas pun, lanjut Supriyanto juga dilakukan. Patroli tidak hanya dilakukan kondektur saat berada di KA maupun di stasiun.

KAI Daop 6 juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik. Hal ini penting agar  kebijakan serupa juga diberlakukan untuk seluruh transportasi publik.

“Kami mengajak kepada masyarakat supaya ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan. Sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” tandasnya.

Sementara salah seorang penumpang KA, Rikma yang naik KA ke Purbalingga mengaku penumpang perlu kepastian keamanan selama berada di KA. Sebab pelecehan seksual seringkali terjadi di transportasi publik tanpa adanya penindakan hukum.

“Kalau ada kejadian kasus pelecehan seksual, ya ditindak lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku aja sih. Lagian di tempat umum seperti itu dampak psikis ke kitanya juga semakin menganggu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Adis, penumpang KA ke Bandung yang meminta pelaku diproses hukum. Sebab blacklist saja tidak cukup bagi pelaku pelecehan seksual.

Iklan

“[Pelaku] perlu dihukum pidana karena kan sudah tindakan kriminal, tidak hanya blacklist,” imbuhnya.

Penulis: Yvesta Ayu

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Ketika Pelecehan Seksual Viral, Berbagai Kekonyolan pun Muncul Serentak

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2022 oleh

Tags: kereta apipelecehan seksual
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan
Sehari-hari

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO
Urban

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Buka bisnis di desa sengsara, tidak bikin slow living MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah.MOJOK.CO

Pembangunan Masif Rusak Hutan Papua, Belasan Spesies Satwa Terancam Punah

3 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.