Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Lagu ‘Ojo Dibandingke’ Dinyanyikan di Istana, Farel Prayoga Bikin Para Menteri Goyang

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
17 Agustus 2022
A A
farel prayoga mojok.co

Tangkap layar Presiden Joko Widodo terkekeh sambil berdiri dan Ibu Iriana yang turut berjoget lagu campur sari "Ojo Dibandingke" dinyanyikan pada penutupan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lagu ‘Ojo Dibandingke’ yang sedang viral di media sosial dinyanyikan dengan asyik oleh penyanyi cilik Farel Prayoga saat perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 di Istana Negara. Jokowi pun tersenyum dan para Menteri bergoyang.

Farel Prayoga merupakan siswa kelas 6 SD asal Banyuwangi, Jawa Timur. Ia tampil di depan ribuan undangan di halaman Istana Merdeka saat acara penutupan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Rabu (17/8/2022)

Iklan

Melihat penampilan Farel di depan para tamu undangan, Presiden Joko Widodo pun terlihat menikmati lagu ‘Ojo Dibandingke’. Bahkan Para Menteri dan pejabat negara pun malah ikut bergoyang.

Sejatinya, lagu ‘Ojo Dibandingke’ merupakan lagu Jawa modern yang diciptakan oleh Abah Lala, penyanyi asal Boyolali. Lagu ini ‘meledak’ saat Abah Lala duet dengan Denny Caknan di kanal DC Production milik Denny Caknan. Hingga kini lagu tersebut masih merajai di platform Youtube music.

Para tamu undangan di Istana Merdeka tambah ‘gerr’ saat Farel mengganti penggalan lirik lagu dengan menyelipkan nama “Pak Jokowi” di bait pertama ‘Ojo Dibandingke. Setelah lagu memasuki reff, Presiden Jokowi tampak ikut berdiri, sementara Ibu Iriana berjoget, pun dengan para undangan yang hadir.

Bahkan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Tenaga Kerja Kerja Ida Fauziyah, Puteri Indonesia 2020 Ayu Maulida, Aktor Reza Rahadian turun ke lapangan dan ikut berjoget bersama Farel Prayoga yang sedang bernyanyi.

Sementara itu, menteri-menteri dan pejabat negara lainnya, seperti Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abudrrachman berjoget di bangku masing-masing.

Farel menjadi salah satu penampil dalam rangkaian Upacara di Istana Merdeka, setelah dirinya viral di media sosial karena berhasil meng-cover lagu tersebut. Kemudian Farel menyanyikan kembali lagu tersebut sehingga membuat banyak warga net (netizen) menggunakan lagu itu sebagai latar musik di media sosial.

Farel yang kini genap berusia 12 tahun itu sebelumnya seorang pengamen jalanan, namun bakatnya di dunia tarik suara mengantarkan-nya menjadi penyanyi professional.

Sumber: Antara
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 8 Rekomendasi Lagu Koplo Paling Nggerus

Terakhir diperbarui pada 17 Agustus 2022 oleh

Tags: dangdut koplodenny caknanfarel prayogaojo dibandingke
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Dangdut Lawas OM Lorenza Melawan Hegemoni Dangdut Koplo MOJOK.CO
Esai

Dangdut Lawas OM Lorenza Obat Kejenuhan Dangdut Koplo: Wayahe Wong Lawas Tampil

11 Februari 2025
Ngatmombilung: Musik Dangdut Itu Dasarnya Tentang Kesederhanaan
Video

Ngatmombilung: Musik Dangdut Itu Dasarnya Tentang Kesederhanaan

14 Desember 2024
Penonton Dangdut Koplo, Fans NDX & Guyon Waton SDM Rendah MOJOK.CO
Esai

Penonton Dangdut Koplo dan Fans Guyon Waton & NDX Dianggap SDM Rendah, Tukang Kisruh, dan Tukang Rusak Festival

2 Juli 2024
Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak MOJOK.CO
Esai

Omong Kosong Dangdut Miskin Tema dan Kamu Perlu Tahu Karya Monumental Dangdut Ngapak

25 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.