Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Partai Ummat Lolos Verifikasi Administrasi Ulang, Tapi Polemiknya Makin Memanas, Ada Apa?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
28 Desember 2022
A A
partai ummat lolos verifikasi mojok.co

Ilustrasi Amien Rais dan Partai Ummat (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Ummat dinyatakan lolos verifikasi administrasi ulang sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut). Kendati demikian, polemik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum juga berakhir dan malah makin memanas. Ada apa?

Sebagaimana diketahui, dalam verifikasi administrasi ulang di NTT dan Sulut pada 23-24 Desember 2022 lalu, KPU menyatakan Partai Ummat lolos verifikasi. Lebih lanjut, saat ini parpol yang digawangi Amien Rais itupun tengah memasuki tahapan verifikasi faktual. Adapun, kegiatan penentuan sampel dalam verifikasi faktual dilakukan sejak 25 Desember 2022 kemarin.

“Kemarin sore, 25 Desember 2022 KPU RI telah melakukan penarikan sampel keanggotaan Partai Ummat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DKPP RI dan Bawaslu RI di kantor KPU RI,” kata Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik, dikutip dari Detik, Rabu (28/12/2022).

Idham mengatakan, KPU Kabupaten/Kota di NTT dan Sulut akan melakukan verifikasi faktual keanggotaan Partai Ummat. Verifikasi faktual sendiri akan dilakukan selama tiga hari.

Meskipun dinyatakan lolos verifikasi administrasi ulang, polemik yang mengitari Partai Ummat jelang Pemilu 2024 belum juga berakhir. Terbaru, muncul dugaan bahwa beberapa oknum parpol mengganggu proses verifikasi ulang Partai Ummat di salah satu provinsi.

Juru Bicara Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya, mengaku dirinya mendapat laporan dari kader-kader di daerah bahwa terjadi gangguan selama proses verifikasi ulang di NTT. Menurutnya, gangguan ini dilakukan oleh oknum parpol yang sudah lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

“Kita sudah siapkan bukti-bukti perbuatan para pelaku. Jika mereka tak berhenti mengganggu proses verifikasi faktual, maka kami siapkan laporan ke pihak terkait agar mereka menghentikan gangguannya,” ujar Mustofa, Selasa (27/12/2022) kemarin.

“Jika hari ini masih mengganggu, maka nama partai kemungkinan besar akan kita rilis. Karena ulah gerombolan ini sangat mengganggu dan tak boleh dibiarkan,” pungkasnya.

Sebagaimana dikonfirmasi Kumparan, hingga hari ini, Rabu (28/12/2022), Bawaslu belum menerima laporan resmi dari Partai Ummat terkait gangguan-gangguan ini.

Dugaan “penyingkiran” secara sistematis

Selain gangguan selama proses verifikasi ulang, polemik antara Partai Ummat dan KPU semakin memanas setelah muncul laporan bahwa parpol baru itu berusaha “disingkiran” secara sistematis. Muncul dugaan, KPU menjadi aktor dari upaya penyingkiran ini.

Berdasarkan rekaman percakapan antara pejabat KPU (A) dengan komisioner KPU Daerah (B) yang dirilis CNNIndonesia, mengungkap adanya instruksi untuk menggagalkan “Partai U” dalam verifikasi faktual. “Partai U” sendiri diidentifikasi sebagai Partai Ummat.

Dalam rekaman itu, disebutkan bahwa B awalnya bertanya tentang perintah terkait verifikasi partai politik. Kemudian A menjawab dengan arahan untuk meloloskan partai-partai, kecuali “Partai U”.

“Dengan waktu yang hanya cuma satu hari, sedangkan arahan pimpinan supaya partai-partai nih aman, kecuali satu, Partai U,” kata A, dalam rekaman percakapan tersebut.

Rekaman percakapan ini juga mengungkap, bahwa A menyebut partai-partai itu (yang diloloskan) asal memasukkan berkas saat verifikasi faktual. Namun, ia meminta KPU di daerah untuk memberi status MS atau “Memenuhi Syarat” bagi parpol-parpol itu.

Iklan

Meski demikian, A tetap meminta KPU di daerah tersebut untuk menahan proses verifikasi. Dia mengatakan pihaknya ingin berkonsultasi terlebih dulu kepada komisioner.

Sebelumnya, kesaksian satu orang komisioner KPU Daerah juga pernah mengungkap adanya perintah dari KPU Pusat untuk meloloskan tiga partai baru, kecuali Partai Ummat. Kesaksian Komisioner KPU Daerah yang enggan disebutkan namanya itu menyebut, instruksi Idham berisi “agar meloloskan Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Partai Garuda sebagai peserta Pemilu 2024.”

Menanggapi dugaan-dugaan ini, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi bersikap sinis. Menurutnya, sangat aneh bila ada yang mau “menggangu” Partai Ummat. Ia pun menilai tidak masuk akal jika ada pihak-pihak tertentu, apalagi parpol, mengatur KPU untuk praktik jegal-mejegal.

“Halu itu,” ujar Viva Yoga, Selasa (27/12/2022)

“Sungguh tidak masuk di akal jika ada partai politik tertentu yang melakukan jegal-menjegal melalui tangan KPU. KPU diatur-atur oleh partai politik ini aneh banget,” tegasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Partai Ummat Vs KPU: Amien Rais Melunak, KPU akan Verifikasi Ulang

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2022 oleh

Tags: Amien Raiskpupartai ummatPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kilas Balik Muhammadiyah yang Tegas Tolak Tambang di Era Amien Rais
Video

Kilas Balik Muhammadiyah yang Tegas Tolak Tambang di Era Amien Rais

10 September 2024
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.