Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Ini Mitos dan Fakta Seputar Ibu Menyusui yang Perlu Diketahui

Kenia Intan oleh Kenia Intan
12 Agustus 2022
A A
mitos dan fakta menyusui mojok.co

Ilustrasi ibu menyusui. (unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Beragam mitos seputar ibu menyusui banyak beredar di tengah masyarakat. Seringkali informasi tersebut membuat bingung para ibu yang sedang dalam fase menyusui anaknya. Konselor ASI dari UGM membeberkan mitos yang sering terdengar dan memberikan penjelasannya. 

Dilansir dari ugm. ac.id, konselor ASI Rumah Sakit Anak (RSA) UGM Leilya Elvizahro S.Gz. meluruskan informasi seputar ASI yang seringkali disalahpahami ibu menyusui. Berikut ini penjelasannya:

Jangan makan ikan 

Secara umum ASI tidak memiliki aroma. Leilya menjelaskan, makanan yang dikonsumsi ibu tidak memengaruhi aroma ASI yang dihasilkan. Mengonsumsi ikan justru sangat dianjurkan karena mengandung protein dan asam lemak yang dibutuhkan oleh ibu. Leilya berpendapat, ASI yang ditemukan berbau amis kemungkinan karena cara penyimpanan ASI perah yang kurang tepat. 

Ibu menyusui tidak boleh minum kopi

Secara umum, ibu yang menyusui aman mengonsumsi kopi. Akan tetapi, konsumsinya dibatasi yakni kurang dari 300 mg per hari atau setara dua cangkir kopi.

Ibu menyusui harus minum susu supaya ASI cepat keluar

Susu memang sumber kalsium yang dibutuhkan untuk ibu menyusui, akan tetapi masih ada sumber kalsium lain seperti brokoli, ikan teri, bayam, dan telur.  Oleh karenanya, pernyataan di atas kurang tepat. 

Minum es membuat ASI jadi dingin dan bayi pilek

Leilya menjelaskan, makanan dan minuman yang masuk ke lambung senantiasa mengalami penyesuaian suhu. Oleh karenanya, suhu makanan dan minuman tidak punya pengaruh kepada ASI yang dihasilkan oleh para ibu. 

Biji cabe pada feses bayi, ibunya pasti makan pedas

Leilya menjelaskan bentuk biji-biji yang ditemukan pada feses bayi adalah hal yang normal.  “Feses berbentuk agak cair, berwarna krem seperti mustard campur keju, kadang berbiji, dan memiliki bau yang ringan adalah bentuk normal feses bayi yang minum ASI,” ujar dia.

Di tengah mitos-mitos yang beredar, ada beberapa fakta yang perlu dipahami oleh ibu menyusui: 

Menyusui membuat ibu cepat lapar dan haus

Kegiatan menyusui memang membutuhkan banyak kalori sehingga membuat ibu cepat lapar. ASI yang berbentuk cairan juga menimbulkan sensasi haus ketika banyak yang keluar dari tubuh. Oleh karenanya, pada saat menyusui ibu boleh menyediakan snack atau minum. 

Harus makan daun kelor dan sayuran hijau supaya ASI lancar

Berdasarkan hasil penelitian, mengonsumsi daun kelor memang dapat meningkatkan produksi ASI. Ini merupakan hasil penelitian atas uji pemberian daun kelor berbentuk kapsul kepada para ibu menyusui. 

“Kemudian juga ada penelitian lain yang melihat efek daun katuk dan daun pepaya, dan lain sebagainya sebagian besar memang (memperlihatkan) ada pengaruh signifikan terhadap produksi ASI. Jadi [menurut hemat saya] boleh-boleh saja untuk mengonsumsi daun-daun atau sayuran hijau di atas,” jelas Leilya.  

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Butuh Dukungan, Mayoritas Ibu Menyusui Kurang Bahagia Selama Pandemi

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2022 oleh

Tags: asibayiibu menyusuimitos dan fakta menyusuiparenting
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

orang tua, ortu temani anak utbk ugm.MOJOK.CO
Sehari-hari

Jangan Minder Kalau Kamu Belum “Jadi Orang” di Usia 30-an, Itu Masuk Akal Secara Biologis dan Sosial

11 Februari 2026
kecanduan gadget pada anak. MOJOK.CO
Ragam

Petaka yang Terjadi Saat Orang Tua Sibuk Mengejar Dunia dan Anak yang Terlalu Sering Menggunakan Gawai hingga Candu

7 Januari 2026
Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama MOJOK.CO
Esai

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama

5 Januari 2026
Bagian terberat orang tua baru saat hadapi anak pertama (new born) bukan bergadang, tapi perasaan tak tega MOJOK.CO
Catatan

Katanya Bagian Terberat bagi Bapak Baru saat Hadapi New Born adalah Jam Tidur Tak Teratur. Ternyata Sepele, Yang Berat Itu Rasa Tak Tega

18 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.