Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Kenali Ciri Gejala Serangan Jantung, Nyeri Dada Kiri Menjalar ke Leher

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
30 September 2022
A A
serangan jantung mojok.co

Ilustrasi jantung mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Penyakit jantung kini tak hanya menyerang orang berusia lanjut. Anak muda juga berpotensi kena serangan jantung. Berikut ini cirinya.

Penyakit jantung jadi penyebab tertinggi kematian di Indonesia. Pasien seringkali tak menyadari ciri-ciri terkena serangan jantung. dr. Muhammad Sany Armansah, MKK menjelaskan, nyeri yang sangat hebat di dada sebelah kiri dan menjalar hingga ke leher merupakan ciri khas dari gejala serangan jantung.

“Ada banyak sekali jenis penyakit jantung, yang paling berbahaya itu serangan jantung. Ciri khasnya, penderita mengalami nyeri dada di sebelah kiri, nyerinya ini sangat hebat, kemudian biasanya akan tembus ke bagian punggung atau menjalar lengan sebelah kiri, atau bisa juga menjalar ke leher,” kata Sany di Jakarta, Jumat (30/9/2022)

Serangan jantung disebabkan oleh kondisi jantung koroner. Adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner sehingga otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi.

“Jadi jantung itu punya pembuluh darah karena dia butuh suplai oksigen juga untuk bekerja memompa darah kita. Di dalam pembuluh darah itu, kalau terjadi sumbatan, maka akan menghalangi darah untuk lewat. Jadi suplai oksigen yang dibawa oleh darah ke dalam pembuluh darah akan terganggu,” jelas Sany yang juga bertugas di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk

“Kalau sudah tersumbat, putus suplai oksigen ke dalam jantung, maka akan terjadi kematian jaringan di jantung kita. Biasanya, yang sering terkena adalah pembuluh darah koroner. Dari situ orang terkena serangan jantung,” sambungnya.

Ada banyak faktor yang membuat seseorang berisiko terkena jantung koroner. Diantaranya adalah orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi, penderita diabetes melitus, obesitas, perokok aktif maupun pasif, gaya hidup yang tidak sehat, dan genetik.

Selain itu, lanjut dia, orang yang berusia lanjut juga berisiko sebab kondisi jantungnya sudah mulai melemah. “Tapi sekarang yang usia muda juga banyak. Biasanya karena gaya hidup kurang sehat seperti terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji, kurang olahraga, merokok. Itu sangat berbahaya ke depannya karena memicu risiko penyakit jantung,” kata dia.

Sany menyarankan untuk melakukan beberapa langkah demi mencegah penyakit jantung. Seperti cek kesehatan secara berkala, hindari asap rokok, rutin berolahraga, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres.

Sedangkan jika sudah memiliki riwayat penyakit jantung, ia menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat, tetap diet seimbang, upayakan aktivitas fisik, dan hindari rokok dan minuman beralkohol.

Sumber: Antara
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Benarkah Daging Kambing Bisa Tingkatkan Libido? Ini Kat Dokter Gizi

Terakhir diperbarui pada 30 September 2022 oleh

Tags: jantungpenyakit jantungserangan jantung
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Hampir Kehilangan Nyawa Anaknya, Dosen UGM Kembangkan Satu Jantung. MOJOK.CO
Kilas

Hampir Kehilangan Nyawa Anaknya, Dosen UGM Kembangkan Satu Jantung

16 Juni 2023
Sepiring Dosa di Balik Nikmatnya Bebek Goreng Nasi Lemak MOJOK.CO
Esai

Dosa Besar yang Terkandung dalam Sepiring Bebek Goreng Nasi Lemak

23 Januari 2023
Kalau Mati Bisa Dihadapi oleh Sains, Agama Pasti Nggak Laku Lagi
Khotbah

Kalau Mati Bisa Dihadapi oleh Sains, Agama Pasti Nggak Laku Lagi

9 Juli 2021
Eriksen dan Senyum Manis Choirul Huda: Sepak Bola Bukan Sumber Kegelapan MOJOK.CO
Balbalan

Eriksen dan Senyum Manis Choirul Huda: Sepak Bola Bukan Sumber Kegelapan

13 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.