Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi, FUI, FPI, PA 212, Sampai GP Ansor Kompak Ajak Masyarakat Datang ke TPS Pakai Baju Putih

Redaksi oleh Redaksi
29 Maret 2019
A A
ke-tps-datang-pakai-baju-putih-jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemilu 17 April 2019 akan menjadi hari di mana TPS akan penuh dengan orang-orang berbaju putih.


Salah satu kemampuan spesial yang dimiliki oleh penduduk Indonesia adalah memutihkan sesuatu. Ini kemampuan khusus yang mungkin tidak dimiliki oleh penduduk dari negara lain. Di Indonesia ini, apa saja bisa diputihkan. Baju bisa diputihkan, ketiak bisa diputihkan, wajah bisa diputihkan, bahkan sampai pajak kendaraan bermotor pun bisa diputihkan.

Nah, keahlian penduduk Indonesia dalam memutihkan sesuatu ini akan kembali dibuktikan pada momen Pemilihan Umum 17 April mendatang. Pada Pemilu mendatang, Ribuan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di banyak daerah di Indonesia dipastikan akan penuh dengan warna putih.

Gerakan pemutihan TPS ini bukan gerakan main-main.

Adalah calon Presiden nomor urut 01, Jokowi yang awalnya mengkampanyekan kepada masyarakat untuk mencoblos calon presiden dan wakil presiden yang mengenakan baju putih (yang mana merupakan dirinya dan Ma’ruf Amin) di surat suara pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019. Nah, bukan hanya mengajak untuk mencoblos pasangan calon presiden-wakil presiden berbaju putih, Jokowi juga menyerukan kepada masyarakat untuk mengenakan pakaian berwarna putih ketika datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

“Ajak mereka semuanya ke TPS memakai baju putih, memakai baju putih, karena yang akan dicoblos itu bajunya juga putih. Karena putih adalah kita, kita adalah baju putih,” begitu kata Jokowi.

Ajakan untuk datang ke TPS memakai baju putih dan mencoblos pasangan capres-cawapres baju putih pun langsung disambut mantap oleh para pendukung Jokowi.

Nah, kampanye untuk memutihkan TPS ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh kubu Jokowi. Kubu Prabowo melalui FUI, FPI, dan juga Persaudaraan Alumni 212 pun juga mengkampanyekan gerakan memutihkan TPS.

Elemen-elemen ormas Islam tersebut (yang tentu saja, memihak kubu pasangan capres-cawapres 02) meluncurkan gerakan Subuh Akbar Indonesia (SAI). Melalui gerakan ini, FUI berharap di saat hari pencoblosan nanti, akan ada banyak umat Islam yang siap mengawal jalannya pemilu.

“Tanggal 17 April semuanya Subuh akbar, semuanya putih-putih. Berarti umat Islam menang,” ujar Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath.

Bagi FUI, FPI, dan juga PA 212, memutihkan TPS tentu bukan hal yang susah. Lha wong memutihkan lapangan Monas dan sekitarnya saja mereka sanggup, apalagi cuma memutihkan TPS.

Di sisi yang lain, GP Ansor (yang sudah bukan rahasia lagi memang condong pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01) ternyata tak mau kalah. Mereka juga meluncurkan gerakan memutihkan TPS pada 17 April mendatang. Gerakan yang diinisiasi GP Ansor ini bernama gerakan Rabu Putih.

Ketua Umum Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab dipanggil Gus Yaqut, mengklaim bahwa gerakan Rabu Putih akan diikuti oleh 4,7 juta orang anggota GP Ansor di seluruh Indonesia.

“Kita akan ajak seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama berangkat ke TPS pakai baju putih. Coblos calon presiden dan wakil presiden berbaju putih,” kata Gus Yaqut. “Kita punya 4,7 juta kader di seluruh Indonesia. Itu akan kita turunkan semua di Rabu Putih.”

Iklan

Waini. Yang kubu Jokowi mengkampanyekan pakai baju putih dan mencoblos capres-cawapres baju putih. Sementara ormas pendukung kubu Prabowo juga menyerukan agar umat datang ke TPS pakai baju putih.

Trus yang golput gimana? Kalau yang golput tentu saja tak usah ditanya. Dengan atau tanpa ajakan dari kubu 01 atau 02, mereka sedari awal memang sudah putih.

Ah, Mantap. Pemilu tahun ini semuanya serba putih. 17 April besok, TPS kelihatannya bakal terasa seperti Masjidil Haram di musim haji. Putih-putih semua.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2019 oleh

Tags: FPIgp ansorjokowiputih
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.