Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jogja Library Center, Dulunya Tempat Mencetak Buku hingga Uang

Kenia Intan oleh Kenia Intan
12 Oktober 2023
A A
Jogja Library Center, Dulunya Tempat Mencetak Buku hingga Uang MOJOK.CO

Jogja Library Center, Dulunya Tempat Mencetak Buku hingga Uang (BPCP Yogyakarta)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jalan Malioboro tidak hanya berisi jajaran pertokoan. Di sana terdapat perpustakaan bernama Jogja Library Center. Bukan perpustakaan biasa, Jogja Library Center pernah menjadi tempat percetakan buku hingga uang.

Apabila menelusuri kawasan Malioboro dengan cermat, kalian akan menemukan Jogja Library Center di salah satu sudutnya. Perpustakaan yang terletak di seberang Hotel Inna Malioboro itu menempati gedung dua lantai bekas N.V. Boekhandel en Drukkerij Kolff-Buning atau dalam bahasa Indonesia Toko Buku dan Percetakan Kolff-Buning. Sebuah perusahaan swasta Belanda yang bergerak di bisnis penerbitan, percetakan dan penjualan buku-buku berbahasa Indonesia/Melayu, Belanda, dan Jawa.

Iklan

Beberapa penulis ternama pada zaman itu karyanya pernah diterbitkan oleh Kolff-Buning. Mereka adalah Raden Ngabei Ranggawarsita, Njoo Cheong Seng, Ketjindoean (nama samaran), Ferry Kok, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, J Bijleveld, Saeroen, Roestam Soetan Palindih, Theodore G Th Pigeaud, Willem Frederik, dan Stutterheim. Kolff-Buning juga menerbitkan majalah “Ratoe Timoer”, yang kemudian berganti nama menjadi “Radja Timoer” dan “Poestaka Timoer”.

Kattika masa penjajahan Jepang, Kolff-Buning berubah menjadi Kantor Berita Domei, sebuah kantor penerangan dan propaganda Jepang. Setelah Indonesia merdeka, Percetakan Kolff-Buning diambil alih kemudian diserahkan kepada pemerintah RI dan dijadikan Percetakan Negara. Percetakan Negara di bawah Kementerian bagian ini kemudian menjadi Penerangan ini memperoleh tugas untuk memberi penerangan seluas-luasnya kepada masyarakat.

Jogja Library Center sempat mencetak uang

Melansir tulisan berjudul Sejarah Jogja Library Center (JLC) Balai Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Kolff-Buning pernah menjadi salah satu percetakan di Indonesia yang mencetak penerbitan Oeang Repbulik Indonesia (ORI). Pada waktu itu ORI rencanaya terbit pada 7 November 1945 di Salemba Jakarta. Hanya saja situasi dan kondisinya tidak memungkinkan.

Percetakan ORI kemudian dipindahkan ke beberapa daerah, salah satunya Yogyakarta. Gedung bekas Kolff-Buning ini menjadi salah satunya. Pada waktu itu ada tiga percetakan di Jogja yang dipercaya mencetak ORI. Dua percetakan lain adalah percetakan Kanisius dan percetakan Kedaulatan Rakyat.

Pada 1952 Perpustakaan Negara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Yogyakarta yang berada di Jalan Tugu No 66 pindah ke gedung bekas Kolff-Buning ini. Namanya kemudian berubah menjadi Perpustakaan Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian namanya berubah lagi menjadi Jogja Library Center pada 2011.

Hingga saat ini komponen gedung Jogja Library Center masih sama ketika Kolff-Buning beroperasi. Bangunan induk berukuran 38 x 12 meter. Terdiri dari dua lantai yakni lantai atas dan bawah. Lantai bawah menggunakan lantai semen, sedangkan lantai atas menggunakan papan kayu. Untuk naik ke lantai dua ada tangga atau trap yang terbuat dari kayu jati. Pada atap bangunan terdapat lembaran seng bergelombang yang lebar dengan konsol-konsol besi. Pada dinding bangunan terdapat jendela-jendela model lengkung.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Gereja Bintaran, Gereja Pribumi yang Pernah Jadi Tempat Pengungsian Fatmawati
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2023 oleh

Tags: Jogja Library Centerpercetakan bukupercetakan uangperpustakaan DIY
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
Alfamart dan PGMM beri bantuan seragam ke 7 madrasah di Magelang sebagai wujud kepedulian sosial MOJOK.CO

Alfamart dan PGMM Beri Bantuan Seragam Sekolah di 7 Madrasah Magelang, Jadi Penunjang Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.