Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jelang Pilpres 2024, Jokowi Minta Projo Jangan Kesusu Munculkan Nama

Masyarakat sebaiknya hidup hemat dan menabung.

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
21 Mei 2022
A A
Jokowi minta relawan Projo untuk tidak kesusu

Presiden Joko Widodo di Rakernas Projo

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di hadapan 3.000 relawan Pro Jokowi (Projo), Presiden Joko Widodo meminta agar para relawan jangan kesusu atau terburu-buru mengajukan nama untuk Pilpres 2024. Pesan lainnya, ia meminta masyarakat untuk hemat dan menabung.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat Rapat Kerja Nasional (rakernas) V Projo di Balai Ekonomi Desa  (Balkondes) Ngargogondo, Magelang Jawa Tengah, Sabtu, 21 Mei 2022. Datang bersama Ibu Negara Iriana Jokowi, Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jokowi sejak kedatangannya tak henti diteriaki para relawan pendukungnya.

Dihadapan sekitar 3.000 relawan Projo Jokowi yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Projo ini menyampaikan arahan penting dalam rakernas bertajuk “Haluan Baru Projo Menuju 2024”. Arahan ini menjadi titik awal Projo untuk maju dalam kontestasi politik 2024.

Yang pertama, Jokowi meminta seluruh relawannya untuk tak tergesa-gesa memunculkan nama calon presiden ataupun wakil presiden dalam pemilihan presiden (pilpres) dua tahun mendatang. Sebab peta politik di Indonesia hingga saat ini masih belum jelas.

“Urusan politik ojo kesusu sik, jangan tergesa gesa,” ujar Jokowi.

Jokowi meminta seluruh relawan untuk bersabar hingga waktunya tepat. Dia akan meminta masukan dan pertimbangan dari pucuk pimpinan relawan hingga ke akar rumput sebelum memutuskan nama tokoh yang akan maju meneruskan perjuangannya.

Meski sejumlah nama tokoh sudah muncul untuk didukung Projo, Jokowi meminta para relawan diharapkan tidak tergesa-gesa. Apalagi sejumlah partai politik (parpol) juga belum menampakkan dukungannya pada calon-calon tertentu.

“Meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini, sudah dibilang jangan tergesa gesa, ojo kesusu. Saya croscek [relawan] paling bawah,  gimana bapak ibu siapa yang diinginkan [maju capres] dan ke ketua umum. Pasti ditanyakan seperti itu ke seluruh organ yang kita miliki,” tandasnya.

Selain masih mencari figur, Jokowi juga akan mengadakan pertemuan besar setingkat nasional. Pertemuan tersebut akan mendatangkan seluruh relawan, tidak hanya Projo untuk menyatukan visi dan misi kembali.

“Saya akan menunjukkan di pertemuan besar, kita masih solid dan satu dan semangat karena yang kita miliki kapal besar, bukan kapal kecil,” tandasnya.

Masyarakat diminta berhemat dan menabung

Pesan kedua Jokowi bagi relawan dan masyarakat adalah berhemat dan menabung. Sebab pasca-pandemi, Indonesia maupun negara lain yang masih berjuang untuk pemulihan ekonomi justru dihadapkan pada perang Ukraina vs Rusia. Meski tidak terdampak langsung, perang kedua negara tersebut menghambat distribusi minyak dunia.

“Pandemi hampir selesai, muncul persoalan baru perang di Ukraina. Satu persoalan belum rampung, muncul lainnya. Kelihatannya perang jauh dari kita, tapi dampak perang semua negara mengalami. Negara kita tidak gampang menghadapi persoalan ini,” paparnya.

Projo persiapan Pilpres 2024
Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina Projo, Joko Widodo hadir dalam Rakernas V Projo di Balkondes di Magelang.(Yvesta Ayu)

Kenaikan harga, baik Bahan Bakar Minyak, listrik dan gas naik pasca-perang kedua negara. Tak hanya Indonesia yang merasakan, namun sejumlah negara lain lain pun terkena dampaknya.

Kalau di Indonesia harga BBM Pertalite masih di angka Rp7.650, sejumlah negara justru naik hingga beberapa kali lipat. Amerika Serikat misalnya, harga BBM Rp18 ribu per liter, Jerman Rp31 ribu per liter dan Singapura Rp32 ribu per liter.

Iklan

Kenaikan juga terjadi pada harga pangan. Harga beras di Indonesia rata-rata di harga Rp10.700 per kg. Namun di sejumlah negara naik berlipat-lipat seperti di Korea Selatan sebesar Rp51 ribu per kg, Amerika Serikat Rp52 ribu per kg dan di Filipina sebesar Rp 18ribu per kg.

Belum lagi harga minyak goreng yang masih saja tinggi. Meski sudah dilakukan berbagai kebijakan namun upaya menurunkan harga minyak goreng masih saja menemui persoalan.

Meski Indonesia dianggap masih bisa mengendalikan inflasi kenaikan harga, namun Jokowi tidak bisa memprediksi sampai kapan Indonesia bisa bertahan. Karenanya Presiden meminta masyarakat untuk mulai berhemat dan menabung. Meski APBN Indonesia masih memiliki kekuatan tapi semua sulit dipreikdiksi karena ketidakpastian global

“Mari berhemat dan menabung hingga bila keadaan tertentu terjadi yang tidak diprediksi dan dihitung maka kita masih punya cadangan. Masyarakarat punya cadangan, negara juga punya cadangan karena pengeluaran dan subsidi untuk pertalite, LPG, listrik dibawah 3000 [kwh] itu gede sekali sampai Rp502 triliun,” tandasnya.

Sementara Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengatakan, Projo akan menurut perintah Jokowi untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan calon presiden dalam Pilpres 2024. Projo akan merumuskan langkah-langkah dalam rakernas.

“Keputusan itu akan disampaikan langsung kepada Jokowi sebagai ketua pembina Projo. Jadi presiden sudah menyampaikan ojo kesusu, sudah ada waktunya,” ungkapnya.

Projo, lanjut Budi nantinya akan mendukung kandidat yang berpihak di garis rakyat untuk meneruskan Jokowi. Gerakan itu memiliki mekanisme rakyat yang sudah disiapkan.

“Projo sebagai gerakan rakyat yang melahirkan pemimpin rakyat nantinya harus mampu mengeksekusi garis rakyat,” paparnya.

 

Reporter: Yvesta Ayu

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Konsep Transmigrasi Sudah Kuno, Kemendes Terapkan Transpolitan dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

 

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2022 oleh

Tags: jokowiKilasPilpres 2024Projorelawan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Para guru di Sekolah Gajahwong, Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Ketulusan Guru Sekolah Gajahwong, dari yang Rela Tidak Digaji hingga yang Digaji Hanya dengan Uang Transport demi Mencerdaskan Anak-anak Kurang Mampu di Jogja

25 Agustus 2025
Alumnus Jurusan Keperawatan kerja menjadi relawan PMI Kota Surabaya. MOJOK.CO
Sosok

Profesi Relawan Menyadarkan Saya Pentingnya Kata Selamat Tinggal dan Terima Kasih di Kehidupan yang “Chaos”

18 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026
kebayoran baru, jakarta selatan, jakarta.MOJOK.CO

Punya Kos Murah di Kebayoran Baru adalah Kemewahan, Biar Berisik tapi Setidaknya Menyelesaikan 3 Masalah Besar Perantau di Jakarta

3 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Tahlilan jadi acara yang tidak empati pada perempuan. Tak punya jeda untuk berduka karena harus mikir suguhan hingga amplop kiai-tamu undangan MOJOK.CO

Tahlilan Jadi Beban Fisik dan Mental bagi Perempuan: Tidak Diberi Ruang Berduka karena Tuntutan Amplop hingga Suguhan

1 Juli 2026
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.