Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ingin Bikin Bangunan Tahan Gempa? Ini Tiga Kuncinya

Kenia Intan oleh Kenia Intan
9 Desember 2022
A A
bangunan tahan gempa mojok.co

Ilustrasi gempa bumi (roadlight/pixabay)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bangunan tahan gempa diperlukan di Indonesia. Letaknya yang berada di pertemuan lempeng dan banyaknya gunung berapi, membuat Indonesia rawan akan bencana alam, khususnya gempa bumi. 

Panduan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) konsep bangunan tahan gempa adalah bangunan yang bisa rusak saat gempa, akan tetapi tidak boleh runtuh. 

“Bangunan yang rusak dengan cara yang diinginkan sehingga dapat tetap berdiri meski terkena gempa, itu adalah konsep bangunan tahan gempa,” kata Sekretaris Departemen Profesi Keinsinyuran Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Ari Wibowo seperti dilansir dari laman resmi Universitas Brawijaya, Kamis (1/12/2022). 

Konsep bangunan tahan gempa sebenarnya ada tiga. Pertama, bangunan tidak rusak ketika terkena gempa kecil. Kedua, ketika bangunan terkena gempa sedang, bangunan bisa rusak di struktur sekunder seperti dinding dan pelat. Namun, struktur utama tidak boleh rusak. Ketiga, struktur utama seperti balok dan kolom boleh rusak tapi tidak boleh runtuh ketika terkena gempa besar. 

Mempertimbangkan konsep itu, Ari membagikan tiga kunci bangunan tahan gempa: 

Sederhana, Ringan, Kuat

Sederhana yang dimaksud, bentuk bangunan beraturan seperti kotak. Diperlukan juga kolom di setiap pertemuan dinding yang menerus sampai ke bawah agar kerusakan terjadi di balok bukan kolom. 

Bangunan juga perlu ringan. Ini penting karena efek gempa pada struktur sebanding dengan berat bangunan. Bangunan ringan bisa disiasati dengan penggunaan bata ringan untuk dinding, penggunaan rangka baja ringan seperti galvalum. Isi rumah juga harus dipertimbangkan agar tidak terlalu berat.  

Kuat pada bangunan tahan gempa salah satunya berkaitan dengan kualitas material dan metode konstruksi. Ia mencontohkan, pembuatan beton yang sesuai aturan mulai dari ukuran, jumlah besi, dan komposisi material.

Pertimbangkan kondisi tanah

Bangunan perlu mempertimbangkan kondisi tanah karena semakin lunak tipe tanah, efek gempa ke bangunan semakin besar. Oleh karenanya, pondasi bangunan harus mencapai tanah keras atau tanah cadas. 

“Sangat menjamin untuk bangunan tahan gempa. Jika tidak, maka efeknya gempanya juga akan lebih berat”, imbuh dosen Teknik Sipil ini.

Bahan-Bahan Organik

Bahan-bahan yang bersifat organik dapat dimanfaatkan untuk bangunan karena lebih mampu bertahan dalam kondisi deformasi yang besar. Bahan organik yang dimaksud seperti kayu atau bambu yang memiliki sifat elastis. 

“Kedua bahan ini bisa lebih bertahan walaupun bangunan sudah doyong besar dan tidak gampang runtuh,” katanya. Hanya saja, kelemahan dua bahan itu adalah rentan terhadap rayap, jamur, kelembaban dan sejenisnya. 

Sebenarnya panduan bangunan tahan gempa sudah disediakan oleh Kementerian PUPR dan bisa di akses oleh masyarakat. Namun, tidak ada salahnya juga meminta bantuan konsultasi atau pemakaian jasa konstruksi yang benar dan taat aturan. Apalagi, dalam pembangunan seperti ini banyak istilah-istilah yang jarang didengar telinga. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pakar UGM: Gempa Cianjur Bukan Pemicu Rentetan Gempa Setelahnya 

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2022 oleh

Tags: bangunan tahan gempagempagempa bumigempa cianjur
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO
Jagat

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
jogja, kraton jogja.MOJOK.CO
Ragam

Sesar Baru dan Lama yang Melintasi Kota Mengancam Keselamatan Warga Jogja dan Bantul

22 Januari 2024
Hidup di Jalur Sesar Opak Bantul, 17 Tahun Tak Berani Tidur di Kamar Akibat Ancaman Gempa. MOJOK.CO
Jogja Bawah Tanah

Hidup di Jalur Sesar Opak Bantul, 17 Tahun Tak Berani Tidur di Kamar Akibat Ancaman Gempa

7 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
lulusan unesa dapat beasiswa dan langsung kerja. MOJOK.CO

Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa

11 Mei 2026
Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada MOJOK.CO

Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.