Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Indonesia Tak Gentar dengan Ancaman Amerika Serikat soal Dukungannya terhadap Palestina

Redaksi oleh Redaksi
24 Desember 2017
A A
donald trump
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak Donald Trump menyatakan Yerusalem sebagai ibukota Israel beberapa waktu yang lalu, langkah Amerika Serikat di dalam percaturan politik internasional menjadi semakin ngawur dan tidak bermutu.

Hal tersebut semakin menjadi-jadi saat Majelis Umum PBB menerima resolusi yang menyatakan menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Dalam resolusi tersebut, setidaknya ada 128 negara yang menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel, Indonesia salah satunya, sedangkan yang mendukung hanya 9 negara, dan 35 negara lainnya abstain.

Resolusi PBB soal pengakuan Yerusalem tersebut membuat Amerika mengancam akan memotong bantuan AS kepada negara-negara yang menolak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Sebagai salah satu Negara yang ikut menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel, Indonesia tentu saja menjadi salah satu sasaran ancaman Amerika Serikat.

Lantas, apakah Indonesia takut? Bwahaha. Tentu saja tidak. Indonesia je. Lha wong diancam dengan siksa neraka saja orang Indonesia cuma prengas-prenges, apalagi cuma diancam dengan pemotongan bantuan. Halah, cupu.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani mengatakan bahwa ancaman pemotongan bantuan tersebut tidak akan berpengaruh bagi Indonesia.

Menurut Sri Mulyani, ancaman yang akan dilakukan oleh Amerika Serikat merupakan kebijakan luar negeri masing-masing negara. Dan dalam hal ini, posisi Indonesia tetap menjadi Negara yang mendukung penuh Palestina dan menolak penetapan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Posisi Indonesia sudah jelas yakni mendukung penuh Palestina. Negara Indonesia sudah voting (di Majelis Umum PBB), menyampaikan dukungannya terhadap Palestina. Kita semuanya ikut harus menyukseskan dan menjaga,” ujar Sri Mulyani.

Senada dengan Sri Mulyani, Direktur Jenderal Hukum & Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri Indonesia Damos Dumoli Agusman juga mengatakan hal yang hampir sama.

“Indonesia tidak khawatir, kami tidak mengubah posisi kami soal Palestina dan resolusi Majelis Umum PBB yang menolak keputusan AS,” kata Damos.

Lha Amerika Serikat kok mau ngancam Indonesia, apalagi cuma dengan ancaman penarikan bantuan, hasyah, lha yo jelas nggak mundur.

Mungkin Amerika Serikat lupa, kalau dulu, pas Indonesia keluar dari keanggotaan PBB, Bung Karno pernah mengatakan kalimat berikut dalam pidatonya: “Inggris kita linggis, Amerika kita setrika. Go to hell with your aid!”

donald trump

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2017 oleh

Tags: amerikaIsraelpalestintrumpYerusalem
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO
Cuan

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Kabar

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Tajuk

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Rekonstruksi kasus penganiayaan pelajar berujung meninggal di Jalan Yos Sudarso, Gondokusuman, Kota Jogja (depan SMA 3 Yogyakarta) MOJOK.CO

Gambaran Jelas Penganiayaan Pelajar di depan SMA 3 Yogyakarta dalam 21 Adegan Rekonstruksi

9 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Cerita Lola Nadiya Putri, peserta Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 yang mengangkat persoalan crab mentality yang menghambat perempuan desa di Nganjuk untuk tumbuh dan maju MOJOK.CO

Ironi Perempuan di Desa: Dihambat Tumbuh dan Maju karena Crab Mentality

4 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.