Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ijtima Ulama III: Sandiaga Uno dan Ulama Cebong Tak Diundang

Redaksi oleh Redaksi
1 Mei 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ijtima Ulama III akan membahas berbagai rupa kecurangan yang ditemukan di Pemilu 2019. Acara ini tidak mengundang Sandiaga Uno dan ulama cebong.

Melihat kesuksesan Ijtima Ulama I dan II, Sobri Lubis, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) melontar ide diadakan Ijtima Ulama III untuk merespons dugaan kecurangan pada Pemilu 2019. Para pendukung Prabowo merasa kecurangan yang terjadi di Pemilu 2019 ini sudah terstruktur, sistematis, dan masif. Bahkan, paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin harus didiskualifikasi.

Sedikit melihat ke belakang, Ijtima Ulama I dan II digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama pada 2018. Dua Ijtima ulama yang digelar sebelumnya sama-sama punya agenda membahas dukungan para peserta dalam Pemilu 2019. Ijtima Ulama III sendiri akan digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (01/05) bertepatan dengan Hari Buruh.

Saat ini, sejumlah ormas Islam telah membentuk panitia pelaksana untuk menggelar Ijtima ulama III. Rencananya, acara akbar ini akan melibatkan banyak tokoh politik. Pada pertemuan itu, BPN Prabowo dan Sandiaga Uno juga diberi kesempatan untuk memaparkan dugaan kecurangan Pemilu 2019. Pembahasan ini menjadi agenda utama Ijtimak Ulama III.

Namun, meski BPN diberi kesempatan untuk memaparkan dugaan kecurangan, Ijtima Ulama III tidak mengundang Sandiaga Uno. Hingga Selasa (30/04), Sandiaga Uno belum mendapat undangan. “Saya belum terima undangan,” ungkap Sandiaga Uno seperti dilansir oleh CNN Indonesia.

Calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo itu akan menuju Sumatera Barat. Sandiaga Uno berencana melakukan kunjungan ke lokasi PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Oleh sebab itu, meski mendapat undangan pun, Sandiaga Uno tetap tidak akan datang. Sandiaga Uno sendiri tidak menyampaikan secara jelas apakah Prabowo akan datang ke Ijtima Ulama III atau tidak.

Selain tidak mengundang Sandiaga Uno, Ijtima Ulama III juga tidak punya rencana untuk mengundang ulama-ulama yang sudah mendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin. Mereka menyebutnya ulama yang sudah jadi “cebong”. Slamet Maarif, Ketua Organizing Committee menegaskan hal itu.

“Semua yang diundang di ijtima ulama satu dan dua akan kami undang, kecuali yang sudah menjadi cebong tidak akan kami undang,” ujar Slamet di, Jakarta, Senin (29/4).

Yusuf Muhammad Martak, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, yang juga menjadi penanggung jawab Ijtima ulama III menyebut ada tiga agenda pada pertemuan ini. Pertama, pemaparan BPN dan relawan Prabowo-Sandi tentang pelaksanaan Pemilu 2019.

Kedua, peserta Ijtimak  mendengarkan pemaparan kecurangan dari ahli hukum, tata negara, politisi, serta pakar informasi dan teknologi. Yusuf Muhammad Martak menyebut kecurangan dalam pemilu kali ini terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif. “Ketiga, diskusi dan musyawarah tentang mekanisme legal konstitusional dan syar’i menghadapi kecurangan,” ujarnya.

Sabar ya, buat yang enggak diundang. Mungkin bisa simak live tweet lewat link di bawah ini.

(yms)

Terakhir diperbarui pada 30 April 2019 oleh

Tags: cebongijtima ulama IIIPilpres 2019prabowoSandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Arif Prasetyo, alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta penerima LPDP. MOJOK.CO

Kerap Didiskriminasi Sejak Kecil karena Fisik, Buktikan Bisa Kuliah S2 di UIN Sunan Kalijaga dengan LPDP hingga Jadi Sutradara

13 April 2026
Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

17 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.