Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Sempat Bersembunyi di Temanggung, Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
21 Maret 2023
A A
Jenazah AI, korban mutilasi dibawa ke rumah setelah diautopsi, Senin (20/03/2023). Polisi akhirnya menangkap pelaku mutilasi sehari setelah korban ditemukan. MOJOK.CO

Jenazah AI, korban mutilasi dibawa ke rumah setelah diautopsi, Senin (20/03/2023). (Yesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Polisi berhasil menangkap pelaku mutilasi AI (35), wanita asal Patehan, Kota Yogyakarta. Penangkapan dilakukan di rumah salah satu keluarga pelaku di Temanggung Jawa Tengah, Selasa (21/3/2023). 

“Baru saja kami mendapat informasi pelaku mutilasi berhasil kami amankan, sekarang di tahanan,” ungkap Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra.

Menurut Nuredy, polisi kemudian membawa pelaku ke Mapolda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi saat ini sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka berdasarkan alat bukti.

“Alat buktinya ada di TKP, di kos pelaku ataupun keterangan para saksi,” jelasnya.

Pelaku mutilasi merupakan pekerja di salah satu kantor penyedia jasa. Selama ini pelaku yang berusia sekitar 23 atau 24 tahun tersebut tinggal di mess yang disiapkan perusahaan.

Menurut Nuredy, dari penggeledahan kamar kos yang diduga rumah terduga pelaku, polisi menemukan petunjuk berupa surat. Dalam surat tersebut terduga pelaku menuliskan penyesalan dan permintaan maaf.

Dalam surat tersebut juga menyebutkan tentang tekanan utang yang dialami. Hal tersebut menguatkan dugaan polisi kepada terduga pelaku yang memutilasi AI.

Polisi juga menemukan tiga benda tajam di lokasi kejadian yang diduga kuat menjadi alat untuk memotong bagian tubuh korban, yaitu satu pisau komando, gergaji dan pisau cutter.

Keluarga sempat curigai pelaku mutilasi mantan orang terdekat

Pihak keluarga sempat mencurigai mantan suami korban sebagai pelaku mutilasi. Namun, terkait hubungan antara pelaku dengan korban, Nuredy belum bisa memberikan keterangan. Sebab masih terlalu dini untuk menyimpulkan hubungan keduanya. 

“Kami masih akan melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku. Kalau sudah jelas nanti akan kami umumkan kepada masyarakat,” paparnya. Namun, dipastikan sebelumnya antara pelaku dan korban yang menyewa penginapan di Pakem tersebut tidak terlibat pertengkaran. Hal itu berdasarkan keterangan dari para saksi.

“Mereka tidak cek-cok, terlihat harmonis saat datang,” jelasnya. 

Berita sebelumnya, pihak keluarga menduga kasus mutilasi perempuan bernama AI (35) di Sleman ada hubungannya dengan dendam mantan orang terdekat korban. Ayah korban kepada wartawan, Heri P mengatakan kematian anaknya yang dimutilasi kemungkinan ada hubungannya dengan mantan suami AI. ia menduga mantan suami memiliki dendam karena AI menceraikannya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kronologi Mutilasi di Sleman, Keluarga Curigai Mantan Orang Terdekat dan tulisan menarik lainnya di Kilas.

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2023 oleh

Tags: Kriminalmutilasipakem
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Kalau Bobby di Buku Karya Aurelie Mooremans Iblis, Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia MOJOK.CO
Esai

Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kalau Bobby Iblis Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia

21 Januari 2026
Cangkringan, Kecamatan Paling Cantik di Sleman (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)
Pojokan

Ketika Klub Sepeda Bahagia Cycling Comedy Membelah Cangkringan Sleman, Kecamatan Paling Cantik yang Membuat Kecamatan Lain Minder

10 Juli 2025
warung kopi turgo di pakem sleman selamatkan kekayaan merapi.MOJOK.CO
Ragam

Warung Kopi Turgo, Destinasi Terpencil di Pakem Sleman yang Menyelamatkan “Kekayaan” Merapi

9 Januari 2024
Mayat Anak 7 Tahun di Temanggung Rupanya Korban Ritual Usir Genderuwo. Unpri. mojok.co
Aktual

Penemuan 5 Mayat di Unpri Medan, Awalnya Informasi dari Mahasiswa Kedokteran

13 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

20 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.