Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

KPK Kembali Geledah Balkot Yogyakarta, Cari Alat Bukti Baru Kasus Haryadi Suyuti

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
8 Juni 2022
A A
penggeledahan kpk mojok.co

KPK menggeledah ruang walikota dan Dinas PTSP Kota Yogyakarta, Selasa (07/06/2022) (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kantor Walikota Yogyakarta, Selasa (07/06/2022). Penggeledahan dilakukan penyidik di beberapa ruangan yang digunakan Haryadi Suyuti.

KPK mengeluarkan sejumlah barang di ruang kerja eks Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Selain itu ruang kerja di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Yogyakarta juga ikut digeledah.

Dari pantauan yang dilakukan, penggeledahan dikawal sejumlah aparat kepolisian. Mereka berjaga-jaga di sekitar lokasi. Namun penyidik tidak memberikan keterangan apapun pasca penggeledahan tersebut.

Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Sumadi saat dikonfirmasi, Selasa (07/06/2022) petang mengungkapkan pihaknya mempersilahkan KPK untuk terus melakukan penyelidikan. Termasuk mencari alat bukti yang diperlukan dalam penanganan kasus dugaan suap penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) apartemen Royal Kedhaton di Kemetiran Lor.

“Saya belum dapat laporan (penggeledahan) karena saya baru mau pulang dari jakarta, ada rapat yang tidak bisa diwakilkan,” ujarnya.

Meski tak hadir dalam penggeledahan tersebut, Sumadi mempersilahkan KPK untuk mengambil barang bukti yang dibutuhkan dalam penyelidikan lebih lanjut. Hal itu sebagai komitmen Pemkot Yogyakarta untuk bersih dari tindakan korupsi.

Apalagi KPK membutuhkan tambahan alat bukti untuk memperkuat penanganan kasus yang melibatkan Haryadi Suyuti dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Yogyakarta. Diantaranya Kadinas Pekerjaan Umum (PU), Muh Nur Faiq serta Kadinas Penanaman Modal dan Perijinan, Nur Widhi.

Selain itu TBY, Sekretaris Pribadi merangkap ajudan Haryadi Suyuti, NH, staf pada Dinas PUPR Pemkot Yogyakarta, MNF, staf pada Dinas PUPR Pemkot Yogyakarta ON, Vice President Real Estate PT SA Tbk, DD Manager Perizinan PT SA Tbk, AK Head Of Finance PT SA Tbk serta SW yang merupakan Direktur PT GS.

“Oiya, saya sudah komitmen dari awal, proses yang dilakukan penegak hukum kita kooperatif, silahkan. Mereka kan juga melaksanakan tugasnya kan, monggo silahkan saja, ndak papa-papa” ujarnya.

penggeledahan kpk mojok.co
KPK menggeledah ruang walikota dan Dinas PTSP Kota Yogyakarta, Selasa (07/06/2022) dalam kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti.(yvesta ayu/mojok.co)

Sementara untuk mengisi kekosongan jabatan dua dinas, Sumadi menunjuk Octo Noor Arafat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu. Octo sudah bekerja sebagai Plh sejak Senin (06/06/2022).

Penunjukan Plh bisa langsung dilakukan oleh Sumadi. Sebab pihaknya tidak memerlukan rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pak Octo sudah mulai bekerja agar pelayanan tidak terhambat,” tandasnya.

Secara terpisah Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya menjelaskan penggeledahan di kantor Walikota Yogyakarta ini merupakan bagian dari penyidikan tindak pidana korupsi  suap pengurusan perizinan yang diduga dilakukan Haryadi Suyuti.

Ali menyebutkan, penggeledahan dilakukan di beberapa lokasi di wilayah Kota Yogyakarta yang merupakan lokasi yang sesaat setelah dilakukan tangkap tangan oleh Tim KPK dan langsung  dipasang stiker segel KPK. Yakni ruangan di kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Yogyakarta, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman (DPUKP) Kota Yogyakarta.

Iklan

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sultan HB X Jengkel Haryadi Suyuti Langgar Janji, Pintu Masuk Penyelidikan Lain dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

 

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2022 oleh

Tags: haryadi suyutiOTT KPKwalikota yogyakarta
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

OTT Wali Kota Madiun
Aktual

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
JAK mengirim surat kepada Raja Kraton Jogja terkait kasus Haryadi Suyuti sebagai abdi dalem, Selasa (14/03/2023).
Kilas

Pertanyakan Status Abdi Dalem yang Korupsi, JAK Kirim Surat ke Kraton Jogja

14 Maret 2023
kasus suap haryadi suyuti mojok.co
Hukum

Akhir Drama Kasus Suap Haryadi Suyuti

1 Maret 2023
laptop jaksa kpk mojok.co
Hukum

Laptop Jaksa KPK Kasus Haryadi Suyuti Dibuang di Kali Winongo

6 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.