Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Kejutan di Awal Tahun 2026 untuk 5 Wisatawan Pertama Taman Wisata Candi

Redaksi oleh Redaksi
1 Januari 2026
A A
Liburan di Candi. MOJOK.CO

Kejutan untuk wisatawan sekitar candi di awal tahun 2026. (Dok. IDM)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Darma tak menyangka dapat sambutan hangat dari InJourney Destination Management (IDM) saat mengunjungi destinasi Keraton Ratu Boko, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di awal tahun 2026. Sebab, ia termasuk satu dari lima pengunjung pertama yang mengunjungi Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, Teater dan Pentas pada awal tahun 2026.

Pemuda asal Tangerang itu mengaku sebelumnya tak pernah mengunjungi Keraton Ratu Boko. Pertemuannya saat itu bisa dibilang kebetulan, karena ia hanya ingin menghabiskan libur awal tahunnya di Jogja tapi sedikit jauh dari keramaian. Siapa sangka penginapan yang ia pilih ada di dekat Keraton Ratu Boko, Sleman.

“Sebelumnya memang belum pernah ke Ratu Boko. Berkunjung karena juga lagi bersepeda di sekitar penginapan saya. Dan saya melihat Ratu Boko sebagai destinasi yang well organized terutama dalam lingkungan dan kebersihannya. Ini salah satu kunjungan berkesan bagi saya pribadi,” kata Darma melalui keterangan tertulis, Kamis (1/1/2026).

Sambutan khusus untuk lima wisatawan pertama candi

Sejumlah jajaran direksi IDM dan manajemen mengenakan busana tradisional Jawa, seperti kebaya putih, beskap hitam, dan lurik coklat lengkap dengan kain jarik dan blangkon. Mereka siap menyambut lima pengunjung pertama destinasi Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, Teater dan Pentas pada awal tahun 2026.

Rangkaian acara dimulai dengan pengalungan syal kain batik ecoprint di gate kedatangan, diikuti dengan arak-arakan seni tradisi bregodo menuju area dalam destinasi. Kemudian, pengunjung pertama bersama Direksi IDM melakukan aksi penanaman pohon bungur bersama. 

Sejumlah jajaran direksi IDM. MOJOK.CO
Sejumlah jajaran direksi IDM dan manajemen mengenakan busana tradisional Jawa. (Dok. IDM)

Tradisi tahunan ini merupakan simbol penghormatan dan apresiasi spesial kepada wisatawan yang mengawali 2026 dengan berwisata ke destinasi TWC sekaligus bentuk komitmen IDM Melayani Sepenuh Hati di destinasi heritage.

Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan tradisi ini sebagai simbol penghormatan dan apresiasi spesial kepada wisatawan yang mengawali 2026 dengan berwisata ke destinasi TWC, sekaligus menandai semangat IDM dalam Melayani Sepenuh Hati di awal tahun 2026.

Gistang menegaskan IDM berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman bermakna guna menggaungkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, IDM ingin menghadirkan pelayanan prima yang berakar pada nilai budaya lokal.

“Melalui arak-arakan bregodo yang melambangkan kehormatan dan keramahan, kami ingin wisatawan merasakan hangatnya sambutan Nusantara sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya yang kami lestarikan. Kehadiran pengunjung pertama ini menandai langkah awal perjalanan baru kami dalam mengelola destinasi secara berkelanjutan,” jelas Gistang.

Melestarikan lingkungan dengan menanam pohon Bungur

Sebagai bagian dari komitmen lingkungan, para pengunjung pertama diajak melakukan penanaman pohon Bungur (Lagerstroemia speciosa) bersama jajaran direksi dan manajemen. Pohon Bungur dipilih karena merupakan simbol kemakmuran, kesuburan, dan energi positif dalam tradisi Jawa, serta telah lama menjadi bagian dari lanskap kawasan candi.

IDM menyempurnakan tujuan pariwisata, edukasi, dan spiritualitas kelas dunia. MOJOK.CO
Wisatawan menanam pohon Bungur. (Dok. IDM)

Selain itu, pengunjung menerima souvenir berupa syal eco-print yang menggunakan motif daun lokal seperti daun Bungur dan daun Bodhi. Wisatawan juga mendapatkan paket benih pohon Bungur untuk ditanam di rumah masing-masing sebagai simbol keberlanjutan. 

“Penggunaan motif flora yang ada di relief candi ini mencerminkan identitas destinasi. Kami berharap benih yang dibawa pulang oleh wisatawan dapat tumbuh menjadi pohon yang memberi makna, sebagaimana harapan kami agar setiap perjalanan wisatawan di destinasi kami selalu berkesan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujar Gistang.

“Penanaman pohon ini adalah simbol pertumbuhan dan keberlanjutan, mengajak setiap wisatawan untuk berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dan terjaga,” lanjutnya.

Dengan menyatukan kesenian, budaya, sejarah, dan kelestarian alam, Gistang berharap kawasan destinasi IDM di sekitar  dapat menjadi tujuan pariwisata yang memberikan nilai edukasi dan nilai spiritualitas kelas dunia.

Iklan

Jumlah wisatawan periode Natal dan tahun baru

Pada periode 20–31 Desember 2025, destinasi Taman Wisata Candi dan Teater dan Pentas mencatat total kunjungan sebanyak 285.060 wisatawan. Angka ini mencerminkan daya tarik warisan budaya Nusantara sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam menghabiskan masa libur pergantian tahun. 

Candi Prambanan mencatatkan angka kunjungan sebesar 174.798 wisatawan sepanjang periode 20–31 Desember 2025 ini. Puncak kunjungan di TWC Prambanan terjadi di tanggal 27 Desember 2025, dengan angka 19.617 wisatawan yang datang untuk menikmati kemegahan struktur candi yang ikonik tersebut. 

IDM Melayani Sepenuh Hati. MOJOK.CO
Komitmen IDM Melayani Sepenuh Hati di destinasi heritage. (Dok. IDM)

Di periode yang sama, Taman Wisata Candi Borobudur mencatatkan total kunjungan sebanyak 96.092 wisatawan. Puncak kunjungan terjadi pada 26 Desember 2025 dengan jumlah pengunjung sebanyak 11.726 orang.

Destinasi yang menawarkan nuansa ketenangan dan estetika pemandangan, yakni Keraton Ratu Boko, didatangi sebanyak 8.978 wisatawan. Puncak kunjungan di situs ini terjadi pada 28 Desember 2025 dengan kehadiran 1.052 wisatawan.

Sektor seni pertunjukan di unit Teater dan Pentas mencatatkan total 5.944 penonton. Menariknya, puncak apresiasi terhadap pagelaran seni tradisional ini terjadi tepat di hari Natal, 25 Desember 2025, dengan jumlah penonton mencapai 818 orang, yang menandakan bahwa atraksi budaya malam hari menjadi pelengkap sempurna bagi perjalanan wisata di kawasan Prambanan.

“Catatan lebih dari 285 ribu kunjungan dalam kurun waktu kurang dari dua minggu ini memberikan optimisme besar bagi pertumbuhan pariwisata di tahun mendatang,” ujar Gistang.

“Capaian ini menjadi landasan kuat bagi manajemen untuk terus meningkatkan standar layanan, sehingga setiap wisatawan yang berkunjung tidak hanya pulang membawa kenangan foto, tetapi juga pengalaman batin dan apresiasi yang lebih dalam terhadap kekayaan budaya Indonesia.” Lanjutnya.***(Adv)

BACA JUGA: Upaya Merawat Candi Borobudur agar Bisa Bertahan 2000 Tahun Lagi atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 1 Januari 2026 oleh

Tags: candidestinasi wisataJogjarekomendasi wisatawisata di slemanwisata edukasi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Penangkaran merak di Jogja City Mall. MOJOK.CO
Ragam

Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja

23 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)
Pojokan

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026
Memetik hikmah dan pelajaran saat para bintang muda urung bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan MOJOK.CO

Memetik Makna Lain Kekalahan saat Para Bintang Muda Urung Bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan

23 Januari 2026
Open Donasi Bodong Mengeksploitasi Kemiskinan MOJOK.CO

Gara-Gara Kapitalisme, Kita Lebih Mudah Nyawer Gift TikTok atau Berdonasi Online daripada Membantu Tetangga yang Susah

22 Januari 2026
2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
OTT Wali Kota Madiun

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.