Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gusti Randa Tak Takut Netizen, Gantikan Joko Driyono Sebagai (plt) Ketum PSSI

Redaksi oleh Redaksi
20 Maret 2019
A A
Gusti Randa (plt) Ketum PSSI MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah Joko Driyono ditangkap Satgas Anti Mafia Bola, Gusti Randa ditunjuk oleh rapat Komite Eksekutif (Exco) menjadi (plt) Ketum PSSI sampai pelaksanaan KLB.

Dan drama pun berlanjut.

Iklan

Ketika Edy Rahmayadi memutuskan “undur diri” dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI, warga bola Indonesia ditawari babak baru oleh Joko Driyono. Belum lama menjabat sebagai (plt) Ketum PSSI, Joko Driyono sudah diciduk oleh Satgas Anti Mafia Sepak Bola karena mencoba menghilangkan bukti match fixing.

Sempat kosong beberapa saat, akhirnya jabatan (plt) Ketum PSSI kembali terisi. Rapat Komite Eksekutif (Exco) memutuskan bahwa Gusti Randa, sebagai salah satu anggota Exco, ditunjuk sebagai (plt) Ketum PSSI sampai KLB dilaksanakan. Sebuah peristiwa yang kembali membuat lini masa media sosial warga bola Indonesia meletup.

Berbagai respons muncul silih berganti. Kebanyakan bernada heran, merasa lucu, hingga sinis. Salah satu alasannya adalah rangkap jabatan yang kini dijalani oleh Gusti Randa. Jadi, sebelum menjadi (plt) Ketum PSSI, Pak Pengacara cum mantan artis era 90an itu sudah memegang jabatan Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB) sementara mengggantikan Glenn Sugita.

Warga bola Indonesia punya pengalaman tak enak dengan pemimpin yang rangkap jabatan. Lantaran sudah terbukti bahwa rangkap jabatan membuat kinerja tak maksimal. Sulit menentukan prioritas. Namun, dengan tegas Gusti Randa menjamin warganet bahwa dirinya tak masalah mengemban banyak tanggung jawab. Beliau mengaku bakal tetap profesional.

Perlu diingat, Gusti Randa juga pengacara Marko Simic, penyerang Persija Jakarta yang tersandung kasus pelecehan seksual. “Kalau untuk kasus Simic, itu kan personel lawyer, saya punya tim sendiri ada yang mengurus, misalnya untuk ke Australia. Sementara kalau LIB ini karena memang harus cepat, ada kaitannya dengan pihak ketiga yaitu sponsor, maka harus diisi, maka Exco yang pengendali itu. Tidak masalah karena ini sifatnya sebagai PT,” katanya meyakinkan.

Selain siap mengemban dua tanggung jawab, beliau juga tidak takut dengan hujatan netizen.

“Ini pro dan kontra pasti banyak, apalagi kita bicara netizen. Saya kira itu konsekuensi mengurus sepak bola di Indonesia. Jadi kami siap dengan pro dan kontra itu. Yang saya pastikan: saya mengelola ini sampai dengan KLB, dengan segala macam harapan dan tuntutan. Harapan: bagaimana timnas berprestasi dan manajemen yang baik. Saya orang yang selalu hadir. Saya sih kayak gitu-gitu tidak takut, tidak ada urusan,” tegas Gusti seperti dikutip oleh CNN Indonesia.

Selain tidak takut, Gusti juga sudah siap dengan berbagai tanggapan sinis warganet. Seperti misalnya ketika toto-foto lawas saat masih menjadi aktor dan penyanyi pun beredar dengan maksud untuk meledek.

Tetap semangat, Pak. Nggak usah didengerin itu warganet. Tetap berkarya, ya. Mayan dapat gaji dobel.

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2019 oleh

Tags: Gusti Randajoko driyonoPSSISatgas Anti Mafia Bola
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Ketum PSSI Erick Thohir dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bahas soal Liga 3 dan Liga 4 di Jawa Tengah MOJOK.CO

Liga 3 dan 4 bakal Bergulir di Jawa Tengah, Bina Bakat-bakat Muda dari Desa…

8 Agustus 2025
Kalau gue jadi Patrick Kluivert, gue nggak mau menjadi pelatih Timnas Indonesia gantikan Shin Tae Yong karena Ketum PSSI Erick Thohir problematik MOJOK.CO

Kalau Jadi Patrick Kluivert Gue Nggak Mau Kerja sama Erick Thohir yang Interview Kerja di Hari Raya, Tak Punya Value dan Tak Tahu Batas

9 Januari 2025

Ingatan Memalukan di Stadion Bahrain 12 Tahun Silam, Catatan dari Era Bobrok PSSI

10 Oktober 2024
Liga 3 Faktanya, Liga Malaysia Jauh Meninggalkan Kita MOJOK.CO

Memaksimalkan Liga 3 Sebagai Cara untuk Mengejar Ketertinggalan dari Sepak Bola Malaysia

11 September 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Sikap-sikap sederhana ke pelayan rumah makan atau restoran yang seharusnya jadi kewajaran MOJOK.CO

Sikap-sikap Sederhana ke Pelayan Rumah Makan atau Restoran yang Kita Abaikan karena Ego, Padahal Bermakna Memanusiakan

20 Agustus 2026
Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet.MOJOK.CO

Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet

25 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan.MOJOK.CO

Khotbah Bunyi-bunyian Senyawa di Candi Prambanan

26 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.