Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Febri Diansyah si Jubir KPK yang Tak Bisa Marah itu Akhirnya Dicopot Firli Cs

Redaksi oleh Redaksi
24 Desember 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Febri Diansyah, Jubir KPK menjadi pejabat KPK pertama yang terkena imbas dari kebijakan Firli Bahuri, Pimpinan KPK yang baru.

Jika biasanya agenda pada hari pertama Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja adalah mempersiapkan langkah-langkah pemberantasan korupsi, maka tidak dengan hari pertama Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nurul Guhfron, Nawawi Pomolango, dan Alexander Marwata.

Agenda awal yang akan dilakukan Pimpinan KPK jilid V ini adalah melakukan pembenahan struktur KPK. Salah satu yang kena imbas dari kebijakan baru ini adalah Febri Diansyah.

Febri dalam waktu dekat akan segera dicopot dari posisinya sebagai Juru Bicara (Jubir) KPK oleh para pimpinan. Hal ini terkait pada posisi rangkap jabatan yang diemban oleh Febri Diansyah di KPK selama tiga tahun ke belakang.

“Selama ini karena tidak ada (juru bicara) maka Kabiro Humas yang merangkap sebagai jubir. Ke depan, semua struktur akan kita lengkapi,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.

Kabiro Humas yang dimaksud ini adalah Febri Diansyah. Sebenarnya sudah sejak 3 tahun ke belakang, Febri merupakan Kabiro Humas KPK. Namun karena tugas sebagai bagian Humas KPK selama ini merupakan corong untuk menyampaikan langkah-langkah KPK ke publik, maka selama ini Febri yang mengemban tugas tersebut.

Posisi ini, menurut para pimpinan KPK yang baru tidak cukup sehat untuk sebuah organisasi besar seperti KPK, oleh karena itu Firli dkk akan menyiapkan Jubir KPK yang baru. Uniknya, kabar ini baru diketahui Febri justru dari media, bukan melalui pembicaraan internal KPK.

“Saya sebenarnya baru mendengar informasi tersebut dari media. Karena sejak Rabu (pekan lalu) kemarin disuruh dokter istirahat di rumah,” kata Febri Diansyah.

Mendengar kabar tersebut, Febri mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan pergantian posisinya sebagai Jubir KPK kepada para pimpinan yang baru.

“Jika memang Pimpinan KPK jilid V menghendaki jubir yang baru, saya kira silakan saja. Saya cukup yakin itu bukan pertimbangan pribadi, tapi mungkin ada pertimbangan kebutuhan organisasi,” katanya.

Pada dasarnya sejak 2018, Febri sendiri pernah mengusulkan agar kepala biro humas tidak menjadi jubir. Hanya saja saat itu, situasinya belum memungkinkan untuk ditunjuk kepala biro humas atau jubir yang baru.

“Saat terjadi perubahan peraturan internal sekitar 2018, saya usulkan agar posisi jubir dipegang oleh orang yang berbeda dengan kepala biro humas. Memang pimpinan saat itu masih meminta saya menjalankan kedua fungsi itu di waktu yang sama. Jadi tugas itu sudah saya jalankan sebaik-baik yang bisa selama lebih dari tiga tahun,” jelas Febri Diansyah.

Meski banyak pihak cukup terkejut dengan langkah Pimpinan KPK yang baru dalam pergantian beberapa pejabat KPK, tapi Febri justru mendukung penuh langkah ini.

“Saya ingat juga, dulu pernah usulkan ke pimpinan agar masa tugas atau masa jabatan jubir dibatasi. Tujuannya agar ada regenerasi dan wajah KPK tidak bergantung pada personal tertentu,” kata Febri Diansyah.

Iklan

Sudah jelas publik akan kehilangan sosok Jubir KPK “bermuka datar” ini. Ketika didebat habis-habisan di segala macam debat talkshow, Febri selama ini memang dikenal sangat mampu mengontrol emosi. Dalam keadaan tertekan seperti apapun, penjelasan Jubir KPK yang dipegang Febri ini selalu mudah dipahami secara awam.

Bahkan karena saking sabarnya, pihak yang menyerang yang akhirnya malah jadi sering emosi sendiri. Sama seperti kabar pencopotannya dari Jubir KPK, tetap cool dan kalem-kalem aja kayak tembok gudang Bulog.

Apapun itu, bisa jadi pencopotan ini merupakan pelajaran buat Febri juga bahwa—mengutip jargon Chitato—life is never flat, Bung! (D/F)

BACA JUGA Hati-Hati, Tolak Revisi UU KPK Bisa Dianggap Makar atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2019 oleh

Tags: Febri DiansyahFirliJubir KPKKPK
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sejumlah Menteri Terjerat Korupsi, Dewan Guru Besar Minta KPK Tak Tebang Pilih. MOJOK.CO
Kilas

Sejumlah Menteri Terjerat Korupsi, Dewan Guru Besar Minta KPK Tak Tebang Pilih

17 Juni 2023
Siapkan Gugatan PTUN, PP Muhammadiyah Tolak Perpanjangan Jabatan KPK. MOJOK.CO
Kilas

Siapkan Gugatan PTUN, PP Muhammadiyah Tolak Perpanjangan Jabatan KPK

14 Juni 2023
Resto Bilik Kayu Rafael Tutup, Karyawan Belum Jelas Pesangonnya. MOJOK.CO
Kilas

Resto Bilik Kayu Rafael Tutup, Karyawan Belum Jelas Pesangonnya 

9 Juni 2023
Masa Jabatan Pimpinan KPK Diperpanjang, Pukat UGM Sebut Logika MK Lemah. MOJOK.CO
Kilas

Masa Jabatan Pimpinan KPK Diperpanjang, Pukat UGM Sebut Logika MK Lemah

27 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.