Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Mengenal KA Banyubiru, Kereta Baru yang Terinspirasi Keindahan Alam Jawa Tengah

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 Juni 2023
A A
ka banyubiru mojok.co

Ilustrasi kereta api (Photo by Haidan on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belum lama ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan beberapa Kereta Api (KA) baru, salah satunya KA Banyubiru. KA yang mulai beroperasi pada 1 Juni 2023 itu melayani rute Stasiun Solo Balapan – Stasiun Semarang Tawang. 

Akses ke Solo dan Semarang akan semakin mudah dengan hadirnya alternatif transportasi baru, KA Banyubiru. Kereta api dengan jalur sepanjang 107,914 kilometer (km) itu terdiri atas 4 gerbong eksekutif dan 3 gerbong ekonomi.

Iklan

KA Banyubiru akan beroperasi tiap akhir pekan yakni Jumat hingga Minggu. Dalam satu hari, akan ada dua kali keberangkatan baik dari Solo Balapan menuju Semarang Tawang maupun dari Semarang Tawang menuju Solo Balapan. 

Keberangkatan KA dari Solo Balapan ke Semarang Tawang terbagi menjadi pagi hari pukul 10.40 WIB dan sore hari pukul 17.15 WIB. Sementara keberangkatan dari Stasiun Semarang tawang ke Solo Balapan juga sebanyak dua kali yakni di pagi hari pukul 07.50 WIB dan malam hari pukul 20.45 WIB.

Waktu tempuh KA Banyubiru kurang lebih dua jam. Dalam perjalanannya, KA  ini akan melewati beberapa stasiun seperti Stasiun Salem, Stasiun Gundih, Stasiun Padas, dan Stasiun Brumbung. 

Harga tiket ekonomi KA Banyubiru dibanderol Rp40.000 sekali jalan. Sementara, harga tiket eksekutif kondisi normal harganya Rp75.000 sekali jalan. Kalian yang ingin bepergian dengan KA Banyubiru bisa membeli tiketnya melalui aplikasi KAI Access di bagian KA Antar Kota.

Terinspirasi dari keindahan Banyubiru

Nama KA Banyubiru diambil dari salah satu nama daerah di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Banyubiru merupakan nama desa dan kecamatan di Kabupaten Semarang yang berdekatan dengan Kecamatan Ambarawa. Wilayah tersebut populer karena pemandangannya yang indah. Secara geografis daerah ini tersusun atas pegunungan di sebelah selatan dan danau Rawa Pening di sisi Timur Laut.

Rawa Pening merupakan salah satu daya tarik daerah ini. Danau seluas 2.670 hektare itu menempati empat wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang yakni Kecamatan Bawen, Ambarawa, Tuntang, dan Banyubiru. Danau luas itu memiliki pemandangan yang indah dari berbagai sisi karena berada di cekungan antara Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran.

Keindahan Rawa Pening menjadikannya sebagai tempat wisata. Selain itu masyarakat seitar juga banyak memanfaatkannya  untuk memancing dan mencari ikan dengan jala. 

Sementara itu mengutip dari Republika, Dirut PT KAI, Didiek Hartantyo, saat peluncuran di Stasiun Tawang Semarang, Kamis (1/6/2023), mengatakan bahwa kereta ini diambil dari nama yang dekat dengan masyarakat Jawa Tengah. “Banyu artinya air, biru mencerminkan keindahan alam,” ucapnya.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 Kereta Api Baru Akan Beroperasi, Mulai dari Argo Merbabu hingga KA Banyubiru

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2023 oleh

Tags: jawa tengahKA Banyubirukereta apiPT KAIRawa Pening
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO
Kilas

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO
Kilas

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.