Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Jateng Fair 2023 Dibuka, Wagub Minta Pelestarian Batik Terus Digalakkan

Redaksi oleh Redaksi
4 Juli 2023
A A
Jateng Fair 2023 Dibuka, Wagub Minta Pelestarian Batik Terus Digalakkan. MOJOK.CO

Wagub Jateng, Taj Yasin membuka Jateng Fair 2023. (Jumat 30/6/2023)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jateng Fair yang sempat mandeg selama tiga tahun karena Covid-19 kembali diadakan. Tahun ini acara yang mengusung tema “Inspiring Batik” berlangsung 30 Juni hingga 16 Juli 2023 di Kompleks Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Tawang Mas, Kota Semarang.

Wakil Gubernur Taj Yasin, sangat mendukung tema Jateng Fair Tahun 2023 ini. Dunia internasional sudah mengakui batik sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia. Maka perlu upaya terus menerus untuk melestarikan batik.

“Ini warisan nenek moyang kita, yang sudah disahkan oleh dunia, bahwa ini milik kita. Maka ini juga harus kita kembangkan. Kalau perlu nanti, Kota Semarang ini, dan beberapa kota di Jateng (yang) terkenal desainernya. Kenapa nggak(tidak) kita ajukan sekalian? Ini PR buat tahun depan,” usulnya saat pembukaan event tahunan Jateng Fair, Jumat (30/06/2023)

Band Kotak dengan vokalis Tantri Syalindri, menjadi pembuka event tahunan Jateng Fair. Band yang eksis selama 19 tahun di blantika musik tanah air itu, mampu menyedot antusias pengunjung. Tak hanya datang dari Kota Semarang, pengunjung Jateng Fair banyak juga yang dari luar kota. Seperti Rembang, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Semarang. 

Sejumlah lagu kawakan yang hits di zamannya, seperti Beraksi dan Pelan-Pelan Saja, membius penonton. Tak terkecuali Plt. Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Pria lulusan Universitas Damascus itu tertangkap kamera sesekali bergoyang mengikuti irama, dan bernyanyi.

Jateng Fair jadi daya ungkit perekonomian di Jateng

Wakil Gubernur Taj Yasin menyampaikan, panggung musik selalu bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung. Terutama anak – anak muda. Ia yakin, cara tersebut menjadi salah satu cara menunjang keberhasilan promosi.

“Kebudayaan yang tampil 16 hari ke depan, mulai dari band lokal maupun nasional, yang sudah melejit ke internasional, ini juga akan menambah anak muda untuk datang ke Jawa Tengah, untuk ke Jateng Fair ini. Saya yakin kalau pemudanya dilibatkan, promosi ini juga akan lebih cepat,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima Mojok.co, Selasa (4/7/2023).

Menurut Wagub Event Jateng Fair dapat menjadi salah satu cara untuk menjadi daya ungkit perekonomian Jateng. Tak hanya pelaku usaha besar yang mendapat tempat bertemu dengan para calon konsumennya, tetapi juga pelaku UMKM dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Di samping itu, PRPP juga menjadi ajang bagi OPD Pemprov Jateng, BUMN/ BUMD dan instansi vertikal yang ada di Jateng, untuk menunjukkan inovasi dan kinerjanya kepada masyarakat.

Direktur PT PRPP Jateng Perseroda, Titah Listyorini menyampaikan, Jateng Fair berlangsung mulai 30 Juni – 16 Juli 2023. Total ada 332 stand pameran yang meramaikan event tersebut. Selain pameran, ada pula wahana rekreasi dan panggung hiburan, baik seni tradisional maupun panggung musik dengan bintang tamu artis-artis terkenal.

“Pada Jateng Fair kali ini, selain ada pameran produk unggulan kabupaten/kota, pameran pencapaian kinerja dari SKPD provinsi, UMKM, multi produk, dan yang lain daripada yang lain. Ada juga pameran grand Maerakaca Otoshow 2, yang digelar Bapenda Jateng mulai dari 30 Juni sampai 6 Juli. Setelahnya akan berlanjut pameran furniture dan craft di tanggal 8 Juli sampai 16 Juli oleh Himpunan Industri Meubel dan Kerajinan Indonesia,” paparnya. (*)

BACA JUGA Jogging Bersama Ganjar Memberi Banyak Manfaat, Masak Pak Anies Nggak Mau Ikut?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2023 oleh

Tags: jatengjateng fairjawa tengah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO
Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal kerja di Jakarta sebagai musisi. MOJOK.CO

Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung

11 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.