Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

26 Juta Orang Indonesia Tergolong Miskin, Siapa Saja yang Masuk Kriteria Ini?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
18 Januari 2023
A A
mahasiswa miskin, bulan puasa.co

Ilustrasi - Sukun, BonCabe, Roma Kelapa: Teman Setia Mahasiswa Miskin Jogja di Bulan Puasa (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data jumlah penduduk miskin Indonesia bertambah pada September 2022. Sebenarnya siapa sih yang dimaksud dengan penduduk miskin itu?

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2022 meningkat dibanding Maret 2022. Tercatat penduduk miskin Indonesia mencapai 26,36 juta orang atau setara 9,57 persen per September 2022. Angka itu meningkat dibanding penduduk miskin per Maret 2022 yang sebesar 26,16 juta orang atau setara 9,54 persen.

Dilansir dari laman resminya, BPS menggunakan konsep basic needs approach atau kemampuan memenuhi kebutuhan dasar untuk mengukur kemiskinan. Dengan kata lain, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi yang dimaksud dengan penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan di bawah garis kemiskinan.

Garis kemiskinan merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Garis Kemiskinan Makanan didefinisikan sebagai nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilo kalori perkapita per hari. Sementara Garis Kemiskinan Non-makanan didefinisikan sebagai kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.

Adapun garis kemiskinan pada September 2022 tercatat Rp535.547 per kapita per bulan. Angka garis kemiskinan itu naik 5,95 persen dibanding bulan Maret 2022. Rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,34 orang anggota rumah tangga. Dengan kata lain, rata-rata garis kemikinan per rumah tangga miskin adalah Rp2.324.274,00 per bulan.

Lalu, siapa yang mendominasi penduduk miskin di Indonesia? BPS mencatat, tingkat kemiskinan di desa sudah kembali ke level sebelum pandemi. Berbeda dengan perkotaan yang tingkat kemiskinannya masih lebih tinggi dibanding sebelum pandemi. Dilihat dari persebarannya, penduduk miskin di Jawa menjadi yang tertinggi dibanding pulau lain, hingga 13,94 juta orang atau setara 52,85 persen dari total orang miskin di Indonesia.

Kendati pemulihan ekonomi terus berlanjut, beberapa faktor masih memberatkan sehingga jumlah penduduk miskin di Indonesia meningkat. Faktor-faktor itu di antaranya pertumbuhan ekonomi yang melambat di kuartal III 2022, adanya PHK, dan kenaikan biaya produksi pertanian.

Kenaikan BBM mau tidak mau juga berpengaruh. Terkereknya BBM berdampak pada lonjakan inflasi yang kemudian berpengaruh pada beberapa komoditas. Data BPS menunjukkan, dibandingkan bulan Maret 2022, sejumlah komoditas pangan naik tajam seperti cabai merah dan telur ayam ras yang meningkat hingga 42,60 persen dan 19,01 persen. Sementara harga komoditas non pangan juga naik seperti pertalite 30,72 persen, solar 32,04 perse, serta LPG 3 kg 1,58% persen.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Romantisasi Kemiskinan Lewat Sepotong Roti Tawar

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2023 oleh

Tags: BPSkemiskinanmiskinpenduduk miskin
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Terpaksa jadi maling, buronan polisi, hingga masuk penjara karena lelah punya orang tua miskin MOJOK.CO
Ragam

Terpaksa Jadi Maling-Mendekam di Penjara karena Lelah Punya Orang Tua Miskin, Sejak Kecil Hanya Bisa Ngiler ke Hidup Enak Teman Sebaya

22 Desember 2025
Raya, bocah asal Sukabumi yang meninggal karena cacing gelang. Sempat ditolong rumah teduh. MOJOK.CO
Catatan

Pesan Raya dari Surga: Jangan Pernah Hilang Empati terhadap “Orang Miskin” karena Pemerintah Mengabaikanmu

23 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Pelatihan skill digital IndonesiaNEXT Telkomsel berdampak bagi kesiapan kompetensi untuk terjun industri MOJOK.CO

Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing

1 Mei 2026
Ancaman "Indomi" bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma MOJOK.CO

Ancaman “Indomi” bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma

4 Mei 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Dilema Gen Z: Resign Kerja Kena Mental karena Mulut Ortu dan Tetangga, tapi Bisa “Gila” Kalau Bertahan di Kantor yang Isinya Orang Toksik

4 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.