Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Romantisasi Kemiskinan Lewat Sepotong Roti Tawar

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
1 Januari 2019
A A
roti swiss
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kemiskinan memang hal yang menyakitkan. Namun pada titik tertentu, ia menjadi sesuatu yang paling indah untuk diromantisasikan.

Saya masih ingat dengan cerita-cerita kemiskinan yang indah dan sangat sentimentil. Tentang seorang anak yang girang bukan main karena akhirnya kesampaian buat menonton film di bioskop. Ia girang karena selama menonton film di bioskop, ia tak perlu menonton selingan iklan seperti yang ia lihat ketika ia menonton film di televisi.

Iklan

Saya juga ingat dengan cerita seorang anak sekolah yang menabung berhari-hari demi bisa membeli Sprite karena sebelumnya, ia sama sekali belum pernah meminum minuman bersoda tersebut. Ketika akhirnya ia meminumnya untuk pertama kalinya, ia begitu takjub.

“Airnya kayak ada semutnya, bikin lidah gatel dan bikin hidung semriwing,” ujarnya.

Saya tentu punya kisah sendiri soal kemiskinan. Sebab, kemiskinan adalah bagian dari hidup saya. Ia nama tengah saya. Saya menghabiskan sebagian besar hidup saya bersamanya.

Salah satu instrumen kemiskinan yang paling saya ingat adalah roti tawar.

Ya, saya punya banyak kenangan tentang kemiskinan dengan jenis makanan ini.

Dulu sewaktu kecil, roti tawar menjadi makanan yang rasa-rasanya mustahil untuk saya gapai. Seingin-inginnya saya makan roti tawar, ia tetap saja tak akan pernah terwujud.

Harga roti tawar bagi keluarga saya terlalu mahal. Apalagi jika lengkap dengan bluben dan mesesnya.

Saking jauhnya jarak saya dengan roti tawar, saat kecil, saya sampai punya standar tersendiri soal kemiskinan melalui roti tawar.

Bagi saya, orang miskin adalah ia yang tak kuat membeli roti tawar. Keluarga saya masuk dalam golongan ini. Orang kaya adalah ia yang kuat membeli roti tawar. Sedangkan orang kaya raya adalah ia yang kuat membeli roti tawar yang sudah dihilangkan kulit rotinya.

Waktu kemudian bergerak sesuai dengan garis edarnya.

Sekarang saya menjadi seorang penulis dengan gaji dan uang royalti yang, walau tidak bisa dianggap sangat besar, namun sangat cukup untuk menghidupi saya, dan orang-orang yang saya sayangi.

Saya sekarang punya kesempatan untuk membalaskan dendam kemiskinan masa kecil saya. Tiga hari sekali saya membeli roti tawar tanpa kulit. Lengkap dengan margarin, meses, ataupun selainya.

Tiap malam, di sela-sela mengerjakan pekerjaan menulis, saya menyempatkan diri menikmati balas dendam saya. Mengoleskan margarin ke roti tawar dengan lotro, kemudian menaburkan meses dengan porsi yang kolosal, kemudian melahapnya dengan penuh nafsu selayaknya anak manusia yang penuh dendam.

Jika saya masih bertahan menggunakan standar kemiskinan masa kecil saya, maka sekarang saya adalah orang yang kaya raya.

Tiap kali saya pulang kampung ke Magelang. Di Pagi hari, saya selalu mendengar sirine dari gerobak penjual roti Swiss atau Sariroti yang melintas di jalan kompleks perumahan dekat tempat tinggal saya.

Saat mendengar suara sirine tersebut, saya selalu sentimentil dan kemudian merenung sejenak.

Iklan

“Itu roti yang dulu pas kecil saya nggak sanggup beli,” batin saya.

Ya Tuhan. Terima kasih atas kekayaan yang Engkau titipkan kepada saya. Maafkan jika hambamu ini masih belum bisa bersyukur sebagaimana mestinya.

Terakhir diperbarui pada 1 Januari 2019 oleh

Tags: kemiskinanroti
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Solusi agar lansia di Indonesia tidak rentan miskin tanpa dana pensiun untuk putus siksaaan finansial sandwich generation MOJOK.CO

Lansia Indonesia Rentan Miskin Tanpa Dana Pensiun bikin Anak Muda Tersiksa Finansial Jadi Sandwich Generation, Harus Diputus

11 Juni 2026
Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Perempuan pakai tas cantel di Kota Medan dicap centil karena tingkat kriminalitas yang tinggi. MOJOK.CO

Saya Bersaksi Kota Medan Tak Ramah Perempuan: Pakai Tas Centel Lebih “Hina” dibanding Pelaku Kriminal

27 Agustus 2026
4 tradisi hajatan di Rembang (bancaan) yang terdengar asing bagi orang daerah lain MOJOK.CO

4 Tradisi Hajatan di Rembang yang Bikin Heran Orang Daerah Lain: Terkesan Ada-ada Saja, Terlalu Detail ke Banyak Urusan

27 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Nasib siswa di tengah Karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah. MOJOK.CO

Nasib Siswa SD di Tengah Kepungan Karhutla, Napas Sesak dan Pusing tapi “Dipaksa” Semangat Sekolah

26 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.