Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Data Kependudukan Diakses Swasta, Nomor NIK/KK Diperjualbelikan: Kita Ini Aman Nggak, Sih?

Redaksi oleh Redaksi
27 Juli 2019
A A
serangan siber mojok.co

Ilustrasi serangan siber/kebocoran data (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Untungnya, Ombusman sudah menjelaskan kalau akses data kependudukan oleh swasta itu cuma verifikasi. Jadi aman. Nah, gimana dengan jual-beli NIK/KK? Suram!

Coba tunjuk jari, ada berapa orang yang sadar kalau data kependudukan kamu bisa diakses oleh swasta? Coba tunjuk jari lagi, apakah kamu tahu kalau data kependudukan seperti NIK atau KK itu diperjualbelikan lewat forum Facebook? Berapa orang yang sadar lalu panik?

Eksistensi dan kerahasiaan kita ini sebetulnya aman nggak, sih? Normal kalau pertanyaan kayak gitu muncul.

Beberapa hari yang lalu, sebuah perusahaan swasta mendapatkan akses data kependudukan setelah resmi bekerja sama dengan Dukcapil. Banyak yang kaget dengan kebijakan yang sebetulnya sudah ada sejak 2013, ketika Pak SBY masih presiden. Alvin Lie, anggota Ombudsman RI, sempat mempertanyakan keamanan dari kebijakan ini.

Setelah melakukan klarifikasi, Alvin Lie menerangkan kalau kebijakan penggunaan data kependudukan ini masih bisa dianggap aman. “Ternyata yang ada adalah akses verifikasi untuk cek keabsahan kebenaran data, dan bukan akses terhadap data itu sendiri. Saya kira cukup baik pengamanannya. Tinggal di pihak pengguna pelayanan ini mereka harus terus meningkatkan kewaspadaan, pengawasannya, karena menggunakan tenaga outsourcing,” kata Alvin Lie seperti dikutip oleh Tempo.

Meski terbilang aman, kewaspadaan dan pengawasan akan penggunaan data kependudukan ini harus diperhatikan betul. Itu catatan pentingnya. Nah, apakah kamu sudah merasa aman?

Kalau sudah, tahukah kamu kalau NIK atau KK itu bisa diperjualbelikan secara bebas lewat sebuah forum Facebook? Kalau di sepak bola, ini pemerintah sudah kebobolan.

Jumat, 26 Juli 2019, sebuah akun Twitter bernama @hendralm mengunggah sebuah utas yang berisi tangkapan layar aktivitas jual beli data kependudukan berupa NIK dan KK untuk keperluan “jahat”. Misalnya untuk mendaftar di situs kredit bernama Paylater. Ada pula yang dipakai untuk mendaftar Akulaku. Bahkan, satu akun ada yang mengaku punya data NIK dan KK satu kecamatan. Woi!

Ternyata ada ya yang memperjual belikan data NIK + KK. Dan parahnya lagi ada yang punya sampe jutaan data. Gila gila gila. pic.twitter.com/NgWEH6pk4k

— Samuel Christian H (@hendralm) July 25, 2019

Ada yang punya data NIK KTP + KK sekecamatan. pic.twitter.com/KtOc90r9WM

— Samuel Christian H (@hendralm) July 25, 2019

Bayangin itu grup isinya 71ribu orang, isinya kebanyakan jual beli data.

Aku baca baca mereka jual beli data buat registrasi nomor hp sama daftar paylater.

Halo @traveloka harap hati hati sama yang ngajuin daftar paylater tapi pake data orang lain. pic.twitter.com/r7NkI0RKc6

— Samuel Christian H (@hendralm) July 25, 2019

Ketika utas yang dibuat @hendralm viral, forum jualan di Facebook itu bersalin nama, dari Dream Market Official menjadi Jual Beli All Game. Beberapa akun di Twitter, termasuk @hendralm sudah mengadukan kejahatan ini kepada akun-akun ninuninu seperti @DivHumas_Polri, @CCICPolri, @kemendagri, dan @kemkominfo. Namun, hingga tulisan ini naik, akun ninuninu itu belum memberikan respons atas kejahatan jual-beli data kependudukan ini.

Hey @DivHumas_Polri @kemkominfo @rudiantara_id plis baca ini dan tindak lanjuti.

Kasus kaya gini jangan diskip plis. Ini data kita yang sifatnya rahasia malah bocor dan dipakai untuk kriminal.

Ayo dong serius tanggapi ini. Daritadi banyak yg mention tpi kalian ga notice sm skl.

— Samuel Christian H (@hendralm) July 26, 2019

Data kependudukan seperti NIK atau KK jelas data rahasia. Tidak ada orang yang boleh menyebarkan identitas tersebut. Keamanan data kependudukan ini sudah sepatutnya menjadi perhatian pemerintah. Dan, tentu saja kita semua, biar nggak gampang nyebar foto-foto yang memuat data kependudukan.

Iklan

Stay save, ya.

(yms)

kartu keluarga

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2019 oleh

Tags: data kependudukanKKktpNIK
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mengurus ktp hilang.MOJOK.
Catatan

Rasanya Jadi Perantau Mengurus KTP Hilang di Dukcapil Sleman: “Sat-Set”, Lima Menit Selesai, Tidak Ribet Seperti di Tangerang

16 Juni 2025
cara validasi nik menjadi npwp mojok.co
Ekonomi

Sistem Bayar Pajak Bakal Berubah, Ini Cara Validasi NIK menjadi NPWP

19 Januari 2023
cek ktp online mojok.co
Kilas

Tak Perlu ke Dukcapil, Ini 5 Cara Mudah Cek KTP Online

2 Januari 2023
cara cek kartu keluarga online mojok.co
Kilas

Cara Cek Kartu Keluarga Online, Mudah Lho

22 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.