Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Bencana di DIY Terus Meningkat! Sepanjang 2022 Ada 1.817 Kejadian dengan 6.624 Jiwa Terdampak

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
8 Februari 2023
A A
bencana di diy mojok.co

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana menyampaikan kasus bencana DIY selama 2022 di Yogyakarta, Selasa (07/02/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Angka kejadian bencana di DIY nampaknya terus meningkat dari waktu ke waktu. Dampaknya tentu saja ada ribuan warga yang mengalami kerugian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat pada tahun 2022 ada 1.817 kejadian kebencanaan di DIY. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2021 lalu terjadi 958 kejadian kebencanaan. Sedangkan pada 2020 saat terjadi 1.058 kejadian bencana.

“Sebaran kejadian bencana paling banyak di Kulon Progo dengan jumlah 1.364 kejadian. Kejadian kebencanaan 2022 belum termasuk laporan kejadian lainnya, seperti laka sungai, bunuh diri, dan lainnya yang dilaporkan ke Pusdalops BPBD DIY,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana di Yogyakarta, Selasa (07/02/2023).

Biwara mengungkapkan, tingginya angka kebencanaan di DIY pada 2022 lalu didominasi gempa bumi yang tidak terasa dan bencana hidrometeorologi. Gempa tidak terasa tercatat terjadi hingga 762 kejadian.

Sedangkan bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor yang terjadi mencapai 707 kejadian. Tanah longsor paling banyak terjadi di Kulon Progo yang mencapai 454 kali kejadian.

Selain gempa dan tanah longsor, angin kencang juga  terjadi di DIY selama setahun kemarin. Sebanyak 147 kejadian angin kencang terjadi dan terbanyak terjadi di Sleman.

Kebakaran juga terjadi pada 2022 lalu yang mencapai 113 kejadian. Kebakaran terbanyak tercatat terjadi di Sleman yang mencapai 28 kejadian.

“Banjir juga terjadi selama tahun 2022 yang mencapai 70 kali kejadian, 31 kejadian terbanyak di kulon progo,” jelasnya.

6.624 jiwa terdampak

Menurut Biwara tingginya angka kejadian bencana itu mengakibatkan sekitar 6.624 jiwa terdampak. Dari jumlah itu, sebanyak 64 orang mengalami luka-luka, 66 orang meninggal dunia, dan 699 harus mengungsi.

Lalu 2.347 rumah di DIY rusak. Sebanyak 1.054 pohon tumbang, 532 infrastruktur rusak dan 417 bangunan tergenang.

Sebanyak 276 jaringan listrik, telepon dan internet juga mengalami kerusakan. Sebanyak 148 tempat usaha, 126 kendaraan, 91 fasilitas umum, 77 kandang ternak juga terdampak selama 2022.

“Nilai kerusakan fisik mencapai kurang lebih Rp 266.735.898.000,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi dampak serupa, lanjut Biwara, Pemda DIY tahun ini melakukan penyusunan kebijakan penanggulangan bencana. BPBD DIY bersama BPBD kabupaten/kota, dan pihak swasta pun berupaya dalam pengurangan risiko bencana.

Caranya dengan membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana), Kalurahan/ Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana). Selain itu mengembangkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di seluruh DIY.

Iklan

“Hingga 2022, sebanyak 326 Destana dan Kaltana sudah terbentuk, sedangkan untuk SPAB telah terbentuk sebanyak 201 sekolah,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pakar UGM: Ancama Bencana Kelaparan Itu Riil

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2023 oleh

Tags: ancaman bencanabencanabencana alambencana di diyBPBD DIY
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO
Jagat

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Hari ibu adalah perayaan untuk seluruh perempuan. MOJOK.CO
Kabar

Ironi Perayaan Hari Ibu di Tengah Bencana Aceh dan Sumatra, Perempuan Makin Terabaikan dan Tak Berdaya

24 Desember 2025
Derita Warga Bener Meriah di Aceh: Terisolir, Krisis Pangan, Ditipu. MOJOK.CO
Ragam

Sepekan Lebih Warga di Bener Meriah Aceh Berjuang dengan Beras 1 Kilogram dan Harga BBM yang Selangit

9 Desember 2025
Bahayanya Cadangan Pangan Beras Jika Tak Dikelola Saat Bencana Sumatra. MOJOK.CO
Ragam

Pentingnya Cadangan Pangan Beras di Daerah agar Para Pimpinannya Nggak Cengeng Saat Darurat Bencana

8 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.