Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Beberapa Prediksi tentang Kapan Wabah Corona di Indonesia Akan Berakhir

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2020
A A
Gelombang Ketiga Covid-19 Indonesia Diprediksi Terjadi pada Akhir 2021 atau Awal 2022 mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kapankah kira-kira wabah corona di Indonesia akan berakhir? Beberapa ahli sudah mulai membikin skema prediksinya.

Selama beberapa bulan terakhir ini, corona benar-benar menghajar dunia. berdasarkan data dari Worldometers, per hari ini, setidaknya sudah tercatat ada 3 juta kasus dengan 211 ribu di antaranya meninggal dunia dan ada 922 ribu pasien yang berhasil sembuh.

Jumlah kasus ini akan terus naik, seiring dengan jumlah pengetesan yang dilakukan di seluruh negara.

Kendati demikian, sudah mulai ada beberapa negara yang menyatakan bahwa kasus corona di wilayahnya sudah mulai mereda. Aturan lockdown yang sempat diterapkan pun perlahan mulai dibuka.

Italia, Jerman, Denmark, Ceko, dan Austria tercatat menjadi negara Eropa yang mulai mencabut aturan lockdown yang semula diterapkan di sana karena jumlah kasus corona yang semakin kecil. Selandia Baru per hari Senin kemarin juga baru saja mencabut aturan lockdown karena minimnya angka penambahan kasus corona yang masuk laporan.

Yang paling menghebohkan tentu saja China. Negara tempat pertama kali corona ditemukan itu sudah mulai melonggarkan aturan lockdown. Wuhan, kota pertama kali virus mewabah bahkan sudah diklaim bebas corona.

Nah, dengan berbagai penurunan kasus corona di berbagai penjuru dunia ini, apakah Indonesia bisa mengikuti? Kapankah wabah corona di Indonesia akan berakhir?

Beberapa ahli ternyata sudah membikin prediksi tentang kapan berakhirnya pandemi corona di Indonesia.

Para ilmuwan di Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD), misalnya, memprediksi kasus corona di Indonesia akan berakhir pada 7 Juni 2020. Dalam prediksi mereka, Indonesia sudah mengalami titik puncak penyebaran corona pada 20 April 2020 lalu.

Sementara itu, Prof Dr rer nat Dedi Rosadi, SSi, MSc, memprediksi bahwa wabah corona di Indonesia akan berakhir setidaknya sampai medio akhir Mei tahun ini.

Pakar statistika asal Universitas Gadjah Mada tersebut mencoba mempredikisi berakhirnya pandemi corona di Indonesia dengan menggunakan model probabilistik data driven model (PDDM).

“Dari hasil analisis pandemi COVID-19 akan berakhir pada 29 Mei 2020,” terangnya.

Prediksi lain datang dari Prof dr Ascobat Gani, MPH, DrPH, Guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Menurutnya, pandemi corona di Indonesia ini kemungkinan akan berakhir pada Mei – Juni 2020.

Beberapa prediksi yang muncul memang menyatakan bahwa corona akan berakhir setidaknya dalam tahun ini. Namun begitu, berbagai prediksi tersebut tetap tidak bisa dijadikan pijakan.

Iklan

Organisasi kesehatan dunia WHO menyatakan bahwa pandemi corona ini masih jauh dari selesai.

“Pandemi [corona] masih jauh dari selesai,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dikutip dari CNN International, Selasa (28/4/2020). “WHO terus prihatin dengan tren yang meningkat di Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin dan beberapa negara Asia.”

Tetap solid, tetap disiplin, dan patuh terhadap apa yang sudah ditetapkan oleh pihak berwenang adalah kunci terbaik untuk membantu mempercepat berakhirnya wabah corona ini.

corona

Terakhir diperbarui pada 28 April 2020 oleh

Tags: coronaIndonesiaprediksi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Sosial

Indonesia-Prancis Teken Kerja Sama Perfilman di Candi Borobudur, Angin Segar Industri Sinema Tanah Air

29 Mei 2025
Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?
Video

Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?

26 Maret 2025
bti, petani, tani.MOJOK.CO
Ragam

Rumus “3S-4J-4H” Wajib Dijalankan Pemerintah Kalau Mau Petani di Indonesia Maju

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.