Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Amazon PHK 10.000 Pegawai, Ada Apa? 

Kenia Intan oleh Kenia Intan
15 November 2022
A A
Amazon PHK 10.000 Karyawan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menyusul perusahaan-perusahaan global lain, Amazon berencana melakukan PHK 10.000 pegawainya. PHK akan difokuskan pada divisi ritel, sumber daya manusia, dan divisi perangkat Amazon yang di dalamnya ada voice assistant Alexa. 

Dilansir dari New York Times, sumber yang enggan disebut namanya mengungkapkan, pemutusan hubungan kerja (PHK) akan dilakukan secara bertahap. Apabila pegawai yang kena PHK benar mencapai 10.000, jumlah tersebut setara dengan 3% karyawan korporat Amazon atau 1% dari total karyawan Amazon secara global.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Amazon terkait rencananya merumahkan ribuan karyawan. Namun kabar yang beredar, pemecatan pegawai akan dimulai musim liburan ini. Langkah tersebut menandakan betapa terjepitnya kondisi Amazon. Seperti diketahui, musim liburan biasanya menjadi momentum lonjakan permintaan, akan tetapi Amazon tetap akan memutus hubungan dengan karyawan. Di awal bulan ini, Amazon juga mulai menghentikan perekrutan pegawai untuk beberapa bulan ke depan. 

Ada apa dengan Amazon?

Di awal 2022 pertumbuhan Amazon memang lambat. Pandemi yang membaik menimbulkan perubahan pada pola belanja konsumen. Penjualan dan pengiriman Amazon pun tertekan. Di samping itu lonjakan inflasi menjadi menjadi tantangan lain. 

Kondisi Amazon diperburuk dengan tanggungan beban yang tinggi karena langkah investasi dan ekspansi yang berlebihan sebelumnya. Asal tahu saja, pandemi menjadi era paling menguntungkan sepanjang catatan Amazon.  Konsumen berbondong-bondong berbelanja secara daring, perkantoran juga beralih menggunakan layanan cloud computing. Oleh karenanya, Amazon berupaya menangkap momentum itu dengan menggandakan jumlah pegawainya, melakukan ekspansi, dan berbagai eksperimen untuk perusahaan.

Perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos itu memang sempat membaik di kuartal terakhir. Namun pertumbuhannya diprediksi bisa memburuk lagi. Bahkan, bukan tidak mungkin pertumbuhannya jatuh ke level terendah. 

Perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan teknologi memang sedang menghadapi masa yang berat. Beberapa perusahaan terlebih dahulu merumahkan pegawainya. Sebut saja Meta, induk Facebook dan Instagram, yang memutus hubungan kerja 11.000 pegawai atau 13% dari total pekerja yang dimiliki. 

Di samping itu, ada Twitter yang belum lama ini diakuisisi Elon Musk juga melakukan pemangkasan pegawai. Hingga hari ini, Selasa (15/11/2022) Twitter sudah merumahkan 4.400 pekerja. Sebelum dua perusahaan itu, Lyft, Stripe, Snap, dan beberapa perusahaan teknologi lain sudah mem-PHK karyawannya. 

Dilansir dari Kompas.com, pemangkasan pegawai dari berbagai perusahaan besar itu dipicu oleh lesunya pemasukan dari iklan. Ini bisa terjadi karena pengiklan mengutamakan penghematan di tengah kondisi ekonomi makro global yang tidak menentu.  

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Resesi Mengancam, Ini lho Hak Pekerja kalau Kena PHK

Terakhir diperbarui pada 15 November 2022 oleh

Tags: amazonPHK
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

nelangsa korban PHK Michelin dan Blibli. MOJOK.CO
Ragam

Ekonomi Masyarakat Belum Pulih Sejak Pandemi Covid, Kini Makin Menderita karena PHK di “Negeri Konoha”

5 November 2025
Realitas pekerja swasta di Jogja: sudah gaji kecil, resign kena denda, bertahan malah kena PHK tanpa pesangon MOJOK.CO
Ragam

Risiko Dobel-dobel Jadi Pekerja Swasta di Jogja: Gaji Kecil untuk Kerjaan Nggak Ngotak, Resign Kena Denda kalau Bertahan Malah Di-PHK

14 Oktober 2025
Kelangkaan BBM di SPBU Shell: bayang-bayang PHK bikin nelangsa pikirkan nasib ibu, berat pindah merek lain karena ragu MOJOK.CO
Aktual

Kondisi SPBU Shell bikin Nelangsa Pikirkan Nasib Ibu, Takut “Risiko” kalau Pindah Pertamina

18 September 2025
lulus SMK kerja jadi pedagang burger keliling. MOJOK.CO
Ragam

Menepis Gengsi Jadi Pedagang Keliling usai Lulus SMK, meski Selalu Dihina yang Penting Bisa Bantu Ekonomi Keluarga

8 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.