Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aktor Video Viral “Cara Membedakan Telur Palsu” Mengaku Salah dan Minta Maaf

Redaksi oleh Redaksi
28 Maret 2018
A A
Penjual Minyak Wangi Pertama di Malioboro Jual Kerak Telor Pakai Resep Khas Padang: Belum Pernah Mencicipi Racikannya Sendiri, Tapi Cocok di Lidah Pembeli.MOJOK.CO

Ilustrasi Penjual Minyak Wangi Pertama di Malioboro Jual Kerak Telor Pakai Resep Khas Padang: Belum Pernah Mencicipi Racikannya Sendiri, Tapi Cocok di Lidah Pembeli (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jangan mudah langsung percaya dan bahkan mengamini apa yang tersebar di grup Whatsapp (selanjutnya kita sebut WA, biar fangkeh), jangan. Itu adalah hukum pertama bagi semua orang yang menggunakan WA. Terlalu mudah percaya pada apa yang disampaikan di WA selain membuat seseorang menjadi tumpul, juga bisa bikin malu diri sendiri.

Kalau tak percaya, coba saja tanya Syahroni.

Syahroni B Daud, atau yang akrab dipanggil Syahroni, warga Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat berusia 49 tahun ini benar-benar merasakan betapa dirinya malu setengah mati karena terlalu percaya dengan isu yang disebar melalui WA.

Syahroni adalah pria yang beberapa waktu yang lalu mendemonstrasikan cara membedakan telur yang asli dan palsu di Pasar Johar Baru. Videonya saat mendemonstrasikan cara membedakan telur asli dan palsu itu viral dan menjadi satu dari segelintir bagian dari isu perihal telur palsu yang meresahkan masyarakat.

Usut punya usut, Syahroni berani dan pede mendemonstrasikan cara membedakan telur asli dan palsu itu setelah mendapatkan kiriman seputar telur palsu di grup WA.

“Karena saya membuka WA sebelum saya praktikkan di sini (di Pasar Johar) memang banyak WA yang masuk tentang telur palsu, banyak sekali bisa dilihat,” kata Syahroni.

Setelah mendemonstrasikan cara membedakan telur asli dan palsu tersebut, Syahroni dengan percaya diri mengadu kepada petugas Pasar Johar Baru, ia juga meminta agar telur-telur yang diindikasikan palsu segera ditarik dari peredaran. Petugas pun membawa telur itu ke Dinas Peternakan dan Food Stasion DKI Jakarta. Namun, berdasarkan hasil pengecekan petugas, apa yang disangkakan Syahroni ternyata salah.

Atas aksi sembrononya dalam membedakan telur asli dan palsu yang ia dapat dari kiriman dari grup WA itu, Syahroni mengaku salah dan meminta maaf.

“Mohon maaf sekali lagi agar dimaafkan kesalahan saya atas kekeliruan saya mengasumsikan telur ini palsu. Saya mohon sinergi antara pemerintah dan masyarakat tetap memberikan informasi yang betul jangan sampai adanya kejadian kayak gini lagi, baru di-cross lagi.”

Nah, Mas Syahroni, mangkanya, jangan mudah percaya sama apa-apa yang didapat dari WA. Niatnya pengin mengingatkan masyarakat, ealah, jatuhnya justru meresahkan masyarakat.

Yah, isu soal telur palsu ini memang sangat-sanget sensitif. Ia bikin banyak peternak telur merugi karena masyarakat jadi takut mengonsumsi telur. Padahal cara membedakan telur palsu dan yang asli sebenarnya sangatlah mudah. Cukup disentil keras dengan jari, jika si pemilik telur berteriak “asuuuu”, maka dipastikan, itu adalah telur yang asli.

telur palsu

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2018 oleh

Tags: hoaxsyahronitelur palsu
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mahfud md
Kotak Suara

Bicara Politik Identitas, Mahfud MD: Boleh Ceramah di Masjid, Tapi Ada Syaratnya

1 Maret 2023
ratna sarumpaet
Kotak Suara

Lama Tak Terdengar, Ratna Sarumpaet Luncurkan Buku dan Bongkar Liarnya Dunia Politik

19 Februari 2023
Pengangguran adalah Takdir Buzzer Berkat Teknologi AI Bernama GPT-3 MOJOK.CO
Esai

Pengangguran adalah Takdir Buzzer Berkat Teknologi AI Bernama GPT-3

15 Desember 2021
Kamu Bilang Jakarta Keras? Sini Maen Dulu ke Tanjung Priok
Esai

Kamu Bilang Jakarta Keras? Sini Maen Dulu ke Tanjung Priok

8 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.