Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Kiat Mempertahankan Keperjakaan Selama 27 Tahun

Nody Arizona oleh Nody Arizona
18 September 2014
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Brodin, yang berkarir sebagai Guru Besar di Padepokan Tiga Lima, pernah tercatat sejarah berkelit dari pertanyaan salah seorang muridnya. “Pak Bro, bagaimana caranya agar saya tidak kehilangan keperjakaan?”

Mendapatkan lemparan pertanyaan aneh dan melampaui jamannya itu, Brodin lantas memutar-mutar jambang dengan jari-jemarinya, seolah ia sedang berpikir keras. Mata kirinya berkedip tiga kali. Itulah saat-saat ia biasanya mendapatkan ide cemerlang. Semua murid terdiam. Hening. Suara Brodin yang serak-serak basah lantas terdengar. “Hmmm, saya pikir, dik Nody Arizona yang lebih cakap menjawab pertanyaan ini. Ia jelas perjaka ting ting. Belum pernah punya pacar. Dan tentu saja, belum pernah hohohihe…”

Sebagai murid paling senior di padepokan, saya menjalankan amanat Pak Bro dengan sebaik-baiknya. Saya membagikan beberapa tips berdasarkan pengalaman selama 27 tahun bergulat mempertahankan keperjakaan. Sebagai pelengkap, saya tambahkan juga data penelitian yang saya ajukan sebagai prasyarat memperoleh gelar sarjana. Judulnya, “Seluk-beluk Mempertahankan Keperjakaan dalam Perspektif Saya Sendiri”. Harapannya, supaya adik-adik di padepokan, generasi harapan mertua, terselamatkan keperjakaannya.

Saya memandang Pak Bro terlebih dahulu sebagai tanda meminta persetujuan. Ia memain-mainkan jambangnya lagi sambil berangguk-angguk sebagai pertanda memberi sila.

Begini adik-adik, menjaga keperjakaan itu ada tiga syarat utamanya, kataku mulai menjelaskan.

1. Hindari Berpacaran!

Tiga dari sepuluh lelaki yang telah kehilangan keperjakaannya mengaku berhubungan badan dengan pacarnya. Jadi menghindari berpacaran merupakan syarat paling utama agar keperjakaan adik-adik tetap melekat. Salah satu cara paling jitu untuk menjaga keperjakaan yaitu dengan ikut organisasi kepemudaan yang dalam AD/ART-nya melarang anggotanya berpacaran. Jika rapat pun organisasi semacam ini biasanya memisahkan antara lelaki dan perempuan.

2. Waspadai Bujuk-rayu Dita!

Dua dari sepuluh lelaki yang kehilangan keperjakaannya mengaku, keperjakaannya hilang terrampas oleh Dita. Ya, Dita, nama sebenarnya, singkatan dari “di tangan”. Cara mengatasi ini adalah menahan diri sekuat-kuatnya dari godaan Dita dalam keadaan apapun dan di mana pun. Yakinkan diri adik-adik, jika kamera CCTV itu ada di mana-mana terlebih saat berada di kamar mandi.

3. Berpegang Teguhlah pada Kitab KBBI!

Masih berdasarkan data skripsi saya, lima dari sepuluh lelaki yang pernah hubungan badan mengaku sama sekali tidak kehilangan keperjakaannya. Mereka yang seperti ini memiliki kecenderungan mendapatkan nilai baik dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Setidaknya, mereka pembaca rajin KBBI.

Perjaka dalam KBBI memiliki arti, “laki-laki yang belum berumah tangga”. Tak ada sangkutpaut lelaki dengan konsep “kesucian”, sebagaimana melekat pada kata “perawan” yang pengertiannya, “belum pernah bersetubuh dengan laki-laki atau masih murni.” Mereka yang sejenis ini tak perlu lagi kiat khusus mempertahankan keperjakaan. Sebab, bagi mereka prinsipnya, kawin berkali-kali dan keperjakaan tak pernah pergi.

Begitulah adik-adik, kiat mempertahankan keperjakaan sampai usia 27 tahun. Jika telah lebih dari 27 tahun, bahkan sehari sekalipun, kiat ini tidak manjur lagi.

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2017 oleh

Tags: lelakipacaranperjaka
Nody Arizona

Nody Arizona

Artikel Terkait

Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran
Liputan

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Casual Date: Sebuah Kenikmatan Tanpa Batas yang Berbahaya MOJOK.CO
Esai

Casual Date: Kenikmatan Tanpa Batas dan Berbahaya yang Tidak untuk Dirasakan Semua Orang

28 Februari 2024
Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama MOJOK.CO
Kilas

Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama

28 September 2023
Cinlok KKN sering terja
Geliat Warga

Cerita Cinlok KKN, Jadian Sama Anak Pak RT hingga Putus Karena Beda Aliran

22 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
perubahan iklim, cuaca ekstrem mojok.co

Cuaca Ekstrem Tak Menentu, Pakar UGM: Bukti Nyata Perubahan Iklim

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.