Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pandji Benar. Purwokerto Memang Tidak Istimewa, Tapi Lebih Nyaman Ketimbang Jogja

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
21 Juni 2024
A A
Purwokerto Tidak Istimewa, tapi Nyaman Melebihi Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Purwokerto Tidak Istimewa, tapi Nyaman Melebihi Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Purwokerto memang daerah kecil. Ia bahkan tidak istimewa. Namun, saya setuju dengan Pandji. Ia lebih nyaman ketimbang Jogja.

Di mata Pandji Pragiwaksono, ternyata Jogja tidak termasuk tempat yang nyaman selain kampung halaman. Dalam sebuah video yang tayang di kanal YouTube Tuah Kreasi, Pandji menyebutkan bahwa Purwokerto kota ternyaman di luar tempat asalnya. Padahal daerah ini tidak memiliki branding istimewa atau berhati nyaman seperti Jogja.

Bukan hanya Pandji yang punya pendapat demikian. Saya sendiri mengamini hal tersebut. Purwokerto memang tidak istimewa, tapi ia jauh lebih nyaman ketimbang Jogja.

Saya berani bertaruh. Semua orang waras sepakat dengan pendapat ini. Lho? Kalian belum yakin Purwokerto lebih nyaman? Sini saya beberkan beberapa faktanya.

Lebih mungkin hidup slow living di Purwokerto daripada Jogja

Hanya orang kurang wawasan yang ingin pindah ke Jogja demi hidup slow living. Atau, mungkin mereka terakhir ke sana tahun 1980-an. Pasalnya, di masa itu, Jogja masih bisa dijadikan tempat untuk slow living. Akan tetapi, kalau sekarang, nyaris nggak mungkin.

Lha gimana, menemukan kedamaian di sana saja sulit. Mengingat di sana nggak sedamai yang dibayangkan orang-orang Jakarta. Ada konflik antar-suku dan klitih yang jadi pemandangan sehari-hari orang Jogja.

Berbeda dengan Purwokerto. Di sana benar-benar lebih damai dan tenang. Bukan hanya saya yang mengatakannya, banyak orang di luar sana yang langsung merasakannya. Makanya, saya berkesimpulan lebih mungkin hidup slow living di Purwokerto ketimbang Jogja.

Hunian di Jogja semakin tak terbeli

Sebelum jauh-jauh ngomongin hidup jangka panjang di Jogja, mari kita diskusikan terkait harga hunian. Kamu jangan mengira harga hunian di sana itu murah ya. Percayalah, harga hunian di sana sudah bersaing dengan harga hunian di Jakarta.

“Kok bisa semahal itu?”

Di Jogja itu semuanya mahal, yang murah hanya UMR-nya saja. Tanah di Jogja kan hanya segitu-gitu saja, sementara peminatnya makin hari makin banyak. Entah itu untuk tempat tinggal di masa pensiun, buat kos-kosan, atau investasi. Makanya harga huniannya makin membumbung tinggi.

Sementara harga hunian di Purwokerto masih lebih masuk akal. Bahkan, saya rasa orang Purwokerto sendiri masih sanggup membeli hunian di sana.

Baca halaman selanjutnya: Nggak istimewa, tapi Purwokerto lebih sepi dan nyaman.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2024 oleh

Tags: gubernur jogjaJogjamandala krida jogjaMojokPandji PragiwaksonoPurwokertosampah jogjaTerminal Mojok
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Mas-mas biasa yang mengubah lamunan menjadi tulisan. Dapat ditemui di Twitter dan Instagram dengan username @ariefwi_do2.

Artikel Terkait

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.