Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Menyiasati Kemenangan Pilkada lewat DPRD

Puthut EA oleh Puthut EA
27 September 2014
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kubu pilkada langsung kalah telak dalam voting kemarin malam. Banyak orang yang kecewa. Tapi sebetulnya banyak orang yang gembira, hanya saja tidak diungkapkan.

Kemarin, Mojok Dot Co Institute dengan cepat mengambil inisiatif mengadakan round table discussion. Tak tanggung-tanggung, selain para pakar mojok, pesertanya adalah sebelas profesor terbaik Indonesia yang tak mau disebutkan namanya. Mereka berasal dari berbagai disiplin ilmu.

Diskusi tersebut akhirnya menghasilkan lima siasat menyikapi kekalahan pendukung pilkada langsung. Lima siasat agar mereka yang kecewa berubah jadi gembira. Setidaknya mengurangi kekecewaan mereka. Berikut hasilnya:

Pertama, begitu teringat akan kekalahan politik pilkada langsung, segera makan makanan yang paling Anda sukai. Kalau suka makan bakso, segera meluncur ke depot bakso kesukaan Anda, nikmatilah. Kalau perlu, tambah semangkok lagi. Disarankan tidak sampai tiga mangkok, karena terlalu berlebihan itu tidak baik.

Menurut data kami, orang kenyang lebih bisa menerima kekalahan.

Kedua, tontonlah Indonesia Lawak Klub. Terutama Cak Lontong. Anda bisa menikmati langsung atau bisa menikmati via Youtube. Menurut Pusat Data dan Analisis Mojok Dot Co, tertawa ngakak bisa membuat kekecewaan menjauh dari hati Anda.

Ketiga, bacalah karya-karya Agus Mulyadi dan Arman Dhani. Selain Anda bisa tersenyum bahkan tertawa, Anda juga tahu kalau di atas penderitaan Anda soal kekalahan pilkada langsung, ternyata ada penderitaan yang lebih berat lagi seperti yang dialami oleh Agus dan Dhani.

Bayangkan, mereka berdua sudah tenar, lucu, pintar, tapi tetap saja jomblo. Kurang menyakitkan apa?

Keempat, ikuti ajakan ikut aksi massa menolak kekalahan pilkada langsung. Nanti begitu Anda sampai tempat aksi dan ternyata hanya sedikit orang, maka Anda akan balik bilang: pantesan kalah voting, aksi juga sedikit orang gini… Nah, dengan begitu beban Anda akan terkurangi sebab kenyataan telah mengajari hal yang lebih mengecewakan lagi.

Kelima, marahlah dan memakilah sekasar mungkin di media sosial. Itu baik buat kesehatan mental Anda. Kekecewaan harus diekspresikan. Misalnya dengan bermain tagar #ShameOnYouSBY. Tidak ada masalah kalau dalam realitas nyata Anda kalah, yang penting di dunia maya Anda bisa menumpahkan marah.

Semoga daftar siasat di atas bisa membantu Anda meredakan kecewa dan amarah. Sokur kalau malah jadi gembira. Amin.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2021 oleh

Tags: dprdkemenanganpilkada
Puthut EA

Puthut EA

Kepala Suku Mojok. Anak kesayangan Tuhan.

Artikel Terkait

Solo Fighter PDIP vs Keroyokan di Kandang Banteng, Pilkada 2024.MOJOK.CO
Kabar

Solo Fighter vs Keroyokan di Kandang Banteng, Benarkah Jateng Tak “Merah” Lagi? 

29 November 2024
Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Jokowi Menyemai Dinasti Politik di Tingkat Daerah. MOJOK.CO
Ragam

Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Warisan Dinasti Politik Jokowi di Tingkat Daerah

26 November 2024
Kiat Harda Kiswaya Atasi Masalah Sampah di Sleman
Video

Kiat Harda Kiswaya Atasi Masalah Sampah di Sleman

13 September 2024
putusan MK Pilkada.MOJOK.CO
Kabar

Kawal Putusan MK, Satu-satunya Cara Hindari Mulusnya Jalan Calon-calon Boneka di Pilkada 2024

22 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Pelajaran mahal setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI MOJOK.CO

Pelajaran mahal yang saya dapat setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI: Saya pikir sudah berhitung dengan benar tapi pasar berpendapat lain

9 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.