Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

Aditia Muara Padiatra oleh Aditia Muara Padiatra
17 Juni 2026
A A
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Ilustrasi Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Fizi, gambaran orang miskin yang mulutnya pingin ditabok

Tragisnya, kesadaran ekonomi macam Mail ini berbanding terbalik 180 derajat dengan Fizi. Dalam serial animasi Upin dan Ipin, keliatan sekali jika Fizi merupakan representasi orang yang miskin papa, tapi mulutnya kepengen ditabok. Dalam banyak episode, dia tidak bisa menjaga omongan sehingga membuat temannya sakit hati.

Pertanyaannya, kenapa Fizi begitu senyablak? Kenapa ia begitu mudah melontarkan komentar yang menyakiti teman-temannya, termasuk Upin dan Ipin yang yatim piatu?

Jawabannya bisa kita cek via analisisnya Karl Marx. Dimana dalam teori Marxis, Fizi dalam hal ini mengalami kesadaran palsu (False Consciousness). Fizi direpresentasikan sebagai anak dari kelas bawah atau proletar. 

Namun, alih-alih membangun solidaritas kelas bareng Upin-Ipin dan teman-temannya yang sesama orang susah (Class Solidarity), Fizi justru memilih buat menjadi antek-antek alias ngebabu buat si “borjuis kecil” yang dalam hal ini adalah Ehsan.

Kesadaran palsu Fizi yang dekat dengan orang kaya dan merendahkan teman-temannya

Kalau kita menonton serial Upin Ipin, Fizi selalu ngikutin dan ngekor di belakang Ehsan demi kecipratan kemewahan yang ia punya. 

Ia ikut menikmati berbagai fasilitas yang dimiliki sahabatnya itu, mulai dari makanan enak, jalan-jalan, hingga mencoba mainan-mainan mahal yang tidak dimiliki anak-anak lain di Kampung Durian Runtuh.

Demi diterima di lingkaran borjuis kecil itu, Fizi kemudian meluapkan rasa amannya dengan cara merendahkan sesama kelas bawah via mulutnya yang minta ditabok tersebut.

Kita bisa melihatnya saat ia mengejek Upin dan Ipin karena tidak memiliki orang tua, atau ketika komentarnya pada ulang tahun Mei Mei membuatnya sempat diusir dari acara tersebut. Mulut Fizi yang sering bikin ingin ditabok itu seolah menjadi cara untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih tinggi daripada teman-temannya yang lain.

Fizi seakan percaya, bahwa bersama Ehsan yang punya kuasa, maka ia bisa ketularan naik kelas dan punya privilese buat ngebuli bocil-bocil lain di lingkaran pertemanannya. Padahal mah enggak. 

Di situlah letak apa yang disebut Karl Marx sebagai false consciousness atau kesadaran palsu. Fizi tidak menyadari posisinya sendiri, lalu memilih meniru cara pandang kelompok yang lebih dominan. Alih-alih bersolidaritas dengan sesama anak kampung, ia justru mereproduksi pola merendahkan yang selama ini menguntungkan kelompok yang lebih beruntung darinya.

Secara halus, mulutnya Fizi yang rasanya kepengen ditabok itu dan bagaimana Flexing Ehsan yang sering ujar “Daddy aku beli…” itu adalah produk dari alienasi sosial yang muncul di layar kaca kita. 

Tontonan ini sukses menjadi konsumsi bocil-bocil sembari disuapin sama emak-bapaknya di rumah setiap hari. Relasi sosial timpang yang sebenarnya juga hadir di dalam realitas kehidupan nyata, namun dibungkus dengan nyaman via serial animasi nan lucu dan menggemaskan. Anjay.

Penulis: Aditia Muara Padiatra
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Meski Muak, Akui Saja Kita Bersemangat Dengar Teori Konspirasi Upin Ipin dan Teori Konyol Serupa dan tulisan lainnya di kanal Esai.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2026 oleh

Tags: ehsanesaiKarl MarxMarxismepilihan redaksiupin ipin
Aditia Muara Padiatra

Aditia Muara Padiatra

Seorang dosen dan penikmat kopi yang sehari-hari remote TV-nya pasrah dijajah anak-anak di rumah. Gemar membedah isu sosial kontemporer lewat kacamata budaya populer.

Artikel Terkait

siswa sekolah.MOJOK.CO
Sekolahan

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO
Esai

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
papua.MOJOK.CO
Jagat

Masyarakat Adat di Tengah Krisis Iklim: Hak-Hak Dijegal Birokrat, Hutan Dibabat demi Konglomerat

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kirab pusaka malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, tidak hanya upaya menjaga warisan budaya-tradisi turun-temurun. Tapi juga jadi penggerak ekonomi daerah MOJOK.CO

Nilai Lain Kirab Malam 1 Suro di Surakarta: Jadi Daya Tarik Lintas Zaman, Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Daerah Jateng

17 Juni 2026
Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya MOJOK.CO

Kita Sibuk Menertawakan Baby Boomer yang Tertipu AI, Padahal Gen Alpha Punya Masalah yang Lebih Berbahaya

12 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Tips Membuat Utang Tidak Lagi Menjadi Beban Kehidupan MOJOK.CO

Nggak Semua Utang Itu Buruk: Cara Mendeteksi Utang yang Baik dan Tidak Menjadi Beban

15 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) akan membenahi tata kelola pertambangan MBLB dari hulu ke hilir MOJOK.CO

Pembenahan Tata Kelola Tambang di Jateng Jadi Krusial karena Tambang Ilegal Biang Masalah Hukum, Lingkungan, dan Pendapatan

12 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.