Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Ternyata Kita Semua Sayang Kim Jong Un

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
28 April 2020
A A
Kita Semua Sebenarnya Sayang dengan Kim Jong Un

Kita Semua Sebenarnya Sayang dengan Kim Jong Un

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berita terbaru soal polemik keberadaan Kim Jong Un mulai terbuka. Kabarnya Supreme Leader Korea Utara itu sebenarnya sehat walafiat.

Gengsinya seseorang yang lagi sayang dan jatuh cinta terhadap orang lain itu memang aneh. Waktu ada orang yang disayang sok cuek, sok benci, sok menghina. Eh pas orang disayangnya menghilang. Malah nyariin, bilang kangen, bilang yang baik-baik.

Iklan

Huh, begitulah yang saya lihat saat seorang Kim Jong Un mendadak menghilang. Tampak jelas bahwa ternyata banyak sekali yang sayang dengan blio.

Pria subur berusia 36 tahun itu memang sedang bikin heboh dunia belakangan ini. Semua orang dibuat bertanya-tanya mengenai keberadaannya yang seolah hilang ditelan nuklir.

Muncul spekulasi yang mengatakan bahwa blio telah meninggal dunia. Ada juga yang mengatakan bahwa Mas Kim terkena virus corona. Bahkan nih ya, ada yang mengatakan bahwa Mas Kim sedang ngegojek di sekitaran Depok.

Hadeh, saya jadi bingung harus percaya sama berita yang valid atau teori konspirasi yang menarik.

Syukurlah berita terbaru menyoal polemik keberadaan Mas Kim mulai terbuka. Konon kabarnya Supreme Leader Korea Utara itu sebenarnya sehat walafiat.

Menghilangnya seorang Kim Jong Un karena dikabarkan sedang menjalani isolasi diri. Hal tersebut dilakukan karena tersiar kabar bahwa pengawalnya Mas Kim ada yang terpapar corona.

Nah, coba gitu dari awal. Jadi orang-orang yang kangen sama sampeyan nggak dibuat bimbang, Mas Kim.

Sebagai salah seorang yang cukup mengidolakan Mas Kim berkat hobinya yang senang mainin rudal sambil ketawa-ketawa. Saya bisa menangkap gelagat rasa sayang dan cinta orang-orang di luar sana saat Mas Kim menghilang.

Ketika Mas Kim menghilang, Pemerintah Cina sampai turun tangan dan menerjunkan dokternya buat menemukan kepastian soal keberadaan dan kondisi Mas Kim.

Itu Cina, lho. Negara yang katanya selevel dengan Amerika Serikat dan Rusia. Sampai harus ngirim orang buat memastikan kondisi Kim Jong Un. Itu bukti kuat bahwa Mas Kim disayang. Kalau nggak sayang, ngapain coba nyariin?

Cie, Cina cieee.

Berikutnya ada Amerika Serikat. Lewat seorang Donald Trump, tampak memang kalau Amerika Serikat ini sayang nggak ketulungan sama Mas Kim.

Iklan

Nggak percaya?

Coba pantengin tweet demi tweetnya Donald Trump di Twitter. Cukup sering Papa Donald Trump nyebut Mas Kim dalam cuitannya. Itu bisa dijadikan indikasi bahwa sebenarnya Donald Trump yang mewakili Amerika Serikat sebenarnya punya rasa sayang dan cinta yang cukup dalam sama Mas Kim.

Kalau nggak sayang ngapain sih sampai nulis-nulis nama Kim Jong Un di cuitannya sendiri? Ngapain sampai harus ketemuan tiga kali di tempat yang beda-beda? Jelas, kan, Donald Trump dan Amerika Serikat sayang Mas Kim.

Cie, Papa Donald cieee.

Selain Cina dan Amerika Serikat, tetangga Korea Utara alias saudara sebangsa yang terpisah ideologi juga turut dibuat nggak tenang. Korea Selatan sampai-sampai bertindak layaknya jubir Korea Utara saat Mas Kim ngilang beberapa hari yang lalu.

Saking sayangnya Korsel, yang mengatakan Mas Kim “Alhamdulillah sehat walafiat” adalah Moon Chung-in, penasihat kebijakan luar negeri utama Presiden Korea Selatan.

Korea Utara yang notabene negara yang dipimpin Kim Jong Un aja nggak mau ngasih tahu kondisi Mas Kim, ini Korsel sampai sukarela nyari tahu dan ngasih tahu ke kita semua soal Mas Kim. Bukan main sayangnya Korsel.

Cie, drama korut ciee.

Kalau Korea Selatan nggak sayang Kim Jong Un, nggak mungkin Korea Selatan mau jadi jubir yang repot-repot nerangin ke banyak orang soal keberadaan dan kondisi Mas Kim.

Sampai sini paham? Banyak to yang sayang sama Mas Kim.

Lagipula sebrutal-brutalnya Kim Jong Un. Bagi masyarakat dunia dan khususnya masyarakat Indonesia, Mas Kim adalah salah satu sosok yang berjasa melepas rasa penat dan kesuntukan yang haqiqi.

Kemarin saja saat kondisi Kim Jong Un simpang siur, banyak masyarakat Indonesia yang sampai bikin-bikin meme tentang blio. Ngapain coba bikin begituan kalau bukan karena rasa sayang dan cinta yang besar?

Kim Jong Un memang sering dianggap layaknya seorang Luca Brasi dalam buku The Godfather oleh masyarakat dunia. Manusia kejam, dingin, tak kenal ampun, dan beringas. Reputasi itu memang diperkuat lewat kelakuannya sendiri yang sering menampilkan tawa unyu di tengah uji coba rudal.

Namun walaupun begitu, Mas Kim juga manusia. Walau sarat kontroversi, nyatanya lewat menghilangnya dirinya kemarin menjadi bukti sahih bahwa kita semua sebenarnya gengsi ngaku sayang dan cinta sama blio.

Layaknya cewek yang sayang ke cowok tapi malu-malu ngungkapinnya. Rasa sayang kita ke Kim Jong Un juga seringkali malu-malu diungkapinnya. Pas Mas Kim ada dan lagi mainin nuklir, marah-marah, sewot. Pas Mas Kim menghilang, heboh nyariin. Cari link berita di sana-sini.

Cie, kangen cie.

BACA JUGA Ada Apa dengan Kim Jong Un atau tulisan Muhammad Farid lainnya.

Terakhir diperbarui pada 28 April 2020 oleh

Tags: Donald TrumpDrakorkim jong unkorea utaraKorsel
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Manusia. Tinggal di Kalimantan Selatan.

Artikel Terkait

Menjadi Dosen itu Ibarat Aktor Drakor: Dari Tri Dharma jadi Triduka, Saking Diminta Bisa Segalanya MOJOK.CO
Esai

Menjadi Dosen itu Ibarat Aktor Drakor: Dari Tri Dharma jadi Triduka, Saking Diminta Bisa Segalanya

27 Maret 2026
Dracin bukan sekadar kisah cinta lebay. MOJOK.CO
Ragam

Kisah Cinta “Menye-menye” ala Dracin bikin Hidup Perempuan Dewasa Lebih Berbunga dari Luka Masa Lalu yang Menyakitkan

6 Januari 2026
No Other Choice: rekaman betapa rentan nasib buruh. Mati-mati kerja sampai kehilangan diri sendiri, tapi ditebang saat tak dibutuhkan lagi MOJOK.CO
Catatan

No Other Choice: Buruh Mati-matian Kerja sampai Kehilangan Diri Sendiri, Usai Diperas Langsung Ditebang

16 Oktober 2025
Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!
Liputan

Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!

4 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.