Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Khotbah

Salat Subuh Telat itu Memang Ada Riwayatnya

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
14 Agustus 2020
A A
Salat Subuh Telat itu Memang Ada Riwayatnya

Salat Subuh Telat itu Memang Ada Riwayatnya

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mas Is punya kebiasaan qodho salat subuh karena telat bangun. Kang Bakar yang sering melihat kebiasaan itu segera melaporkan ke Gus Mut.

Kang Bakar tak habis pikir dengan Mas Is, tetangganya yang menurutnya punya kebiasaan menganggu. Kebiasaan yang mengkhawatirkan menurut Kang Bakar. Maka, ketika tahu Mas Is sedang main catur di teras rumah Gus Mut, Kang Bakar datang melabrak.

“Gus, Mas Is ini mbok dibilangin,” kata Kang Bakar begitu datang langsung main tunjuk-tunjuk sambil duduk di sebelah Gus Mut.

Mas Is kaget dengan kedatangan Kang Bakar, “Ngapain to Kang Bakar ini, datang-datang langsung main tunjuk-tunjuk aja,” kata Mas Is sedikit tak terima.

“Dibilangin apa maksudnya ini, Kang Bakar?” tanya Gus Mut tak mengerti.

“Ini lho, Gus. Mas Is ini orang Islam kok salat subuh sering telat. Kadang malah jadi ‘dubuh’, duha sekaligus subuh. Kadang malah jadi qobliyah duhur tapi ada qunutnya,” kata Kang Bakar.

Gus Mut sempat terkekeh mendengar istilah-istilah Kang Bakar untuk menggambarkan salat subuh yang telat, meski begitu di sisi lain Mas Is langsung mbesengut. Lagi asyik main catur, tapi dosa-dosanya diumbar begitu saja.

“Kok Kang Bakar begitu? Langsung umbar aib orang seenaknya?” tanya Mas Is nggak terima.

“Lah kamu ini aku bilangin nggak pernah mau, ya aku bilangin langsung aja ke Gus Mut. Siapa tahu kalau yang bilangin Gus Mut kamu mau berubah,” kata Kang Bakar.

Gus Mut cuma terkekeh mendengar perdebatan antara dua tetangganya ini.

“Yang penting kan masih inget salat subuh, Kang. Perkara telat-telat dikit kan nggak apa-apa,” kata Mas Is.

“Telat-telat dikit, Ndiasmu,” kata Kang Bakar.

Gus Mut masih memerhatikan omelan kedua tetangganya ini.

“Itu lho, Gus. Mas Is ini kalau nggak dibilangin bahaya ini lama-lama bisa jadi kebiasaan. Pertama salat subuh, lalu nanti salat duhurnya telat. Kalau nggak ada yang ngingetin bahaya, Gus. Kok ya nggak malu salat subuh kok qodho’ terus-terusan,” kata Kang Bakar.

Iklan

Suasana jadi makin tidak enak. Mas Is merasa sebal dengan Kang Bakar yang main labrak begitu saja. Tapi Mas Is juga tak berani membantah, sebab memang dirinya suka telat subuhan.

“Tapi salat subuh telat itu ada riwayatnya lho, Kang,” kata Gus Mut tiba-tiba.

“Mampus, nah lho. Itu Gus Mut bilang ada riwayatnya, kamu mau ngomong apa, Kang?” kata Mas Is merasa di atas angin.

Kang Bakar terkejut, melihat ke arah Gus Mut.

“Gus, sampeyan jangan main-main sama hukum. Masak iya, salat subuh telat ada dalilnya? Jangan mentang-mentang Mas Is akrab sama sampeyan, Gus Mut jadi belain dia lho,” kata Kang Bakar.

“Lho, aku serius ini. Kalau salat qodho’ nggak pernah ada riwayatnya, bagaimana mungkin ahli fikih bisa merumuskan tata cara salat qodho’? Bahkan secara spesifik, salat qodho’ ini memang untuk salat subuh. Nabi Muhammad sama Bilal malah yang melakukan salat qadha’,” kata Gus Mut.

“Ah, yang bener, Gus?” Kang Bakar masih tak percaya.

“Itu riwayat masyhur lho, Kang. Jadi waktu itu Nabi Muhammad lagi dalam perjalanan sama Bilal, lalu istirahat di gua. Karena lelah, Nabi mengantuk. Saat itu situasinya udah lewat dini hari. Bilal pun dengan percaya diri bilang ke Nabi bahwa dirinya menjamin bakal membangunkan kalau waktu salat subuh tiba,” kisah Gus Mut.

Mas Is dan Kang Bakar memerhatikan cerita Gus Mut.

“Lah kok ternyata Bilal ikut ketiduran. Sampai matahari udah terbit Nabi kemudian malah membangunkan Bilal, ‘Bilal, bagaimana dengan janjimu?’ kata Nabi. Bilal pun bangun dan hanya berucap, ‘apa yang Anda alami ya Rasulullah, ternyata dialami oleh saya juga,’,” kata Gus Mut.

Mas Is yang masih terheran-heran mendengar cerita Gus Mut malah bertanya, “Masak Nabi pernah kesiangan bangun to, Gus? Kok saya nggak percaya ya?”

“Kalau kalian nggak percaya, silakan periksa Kitab Mahalli, Kitab Fath Al-Wahhab, di Bab Kitabul Adzan. Di situ redaksinya adalah pertanyaan soal apakah disunnahkan azan untuk salat qodho’? Dan semua ulama mazhab Syafi’i sepakat itu sunah. Dalilnya ya karena waktu kejadian itu, Nabi meminta Bilal azan. Dari sana hikmahnya kita mengenal hukum fikih soal salat qadha’,” kata Gus Mut.

Mendengar cerita itu, Mas Is mulai merasa di atas angin dibandingkan Kang Bakar. Matanya melirik penuh arti ke Kang Bakar. Melihat Mas Is merasa mulai kemaki, Kang Bakar makin panas hatinya, meski begitu Kang Bakar cuma diam saja, kedudukannya malah jadi terbalik soalnya.

“Makanya itu, Kang Bakar. Jangan suka sembarangan nuduh-nuduh orang, saya ini ngikutin sunah Nabi ini namanya,” kata Mas Is sambil cekikikan.

Belum selesai Mas Is cekikikan, Gus Mut langsung mengingatkan.

“Ya tapi harus diingat, Mas Is. Jumlah qadha’-nya Nabi itu cuma sekali seumur-umur dan fungsinya sebagai peletak dasar buat jadi hukum umatnya yang kayak sampeyan itu. Kalau bener-bener pengen ikut cara Nabi, ya sekali aja kesiangan terus jadi salat subuh telat. Habis itu jangan diulangi,” kata Gus Mut.

“Nah lho,” kali ini gentian Kang Bakar yang di atas angin.

“Tapi, Mas Is. Ya nggak terus apapun yang pernah dilakukan Nabi itu jadi kesunatan yang harus diulang-ulangi. Dalam konteks tertentu malah jadi bahaya kalau riwayat ini jadi pembenaran kalau sampeyan males bangun buat subuhan, Mas Is. Sekali nggak apa-apa, mungkin khilaf, tapi kalau udah jadi kebiasaan mah itu udah bukan khilaf lagi,” kata Gus Mut.

Kali ini Mas Is tetep cekikikan, cuma motifnya sudah berbeda dengan cekikikan yang pertama.


*) Diolah dari penjelasan Gus Baha’.

BACA JUGA Kenapa Babi Haram? atau Kisah Gus Mut lainnya.

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2020 oleh

Tags: Gus Baha'nabiqodho'riwayatsalat subuh
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Salat tarawih 8 rakaat di masjid 23 rakaat. Siasat mengejar sunnah di tengah lelah MOJOK.CO
Sehari-hari

Tarawih 8 Rakaat di Masjid yang Jemaahnya 23 Rakaat, Ganggu karena Pulang Dulu tapi Jadi Siasat Mengejar Sunnah di Tengah Lelah

19 Februari 2026
Dalil Al-Qur'an dan Hadis agar manusia tak merusak alam, jawaban untuk tudingan wahabi lingkungan dari Gus Ulil ke orang-orang yang menjaga alam MOJOK.CO
Catatan

Dalil Al-Qur’an-Hadis agar Tak Merusak Alam buat Gus Ulil, Menjaga Alam bukan Wahabi Lingkungan tapi Perintah Allah dan Rasulullah

12 Desember 2025
Sisi gelap kurban (Idul Adha) di desa. Orang miskin nelangsa, tapi orang kaya pesta daging MOJOK.CO
Ragam

Ironi Kurban di Desa: Saling Jegal demi Raup Keuntungan, Orang Miskin Tak Kebagian Daging sementara Orang Mampu Berpesta

6 Juni 2025
Gus Baha dan Pemikiran Cerdasnya tentang Esensi Beragama | Semenjana Eps. 11
Video

Gus Baha dan Pemikiran Cerdasnya tentang Esensi Beragama | Semenjana Eps. 12

28 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.