Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Kepala Suku

Toyota Yaris vs Honda Jazz: Sebetulnya Lebih Keren Mana Sih?

Puthut EA oleh Puthut EA
20 Mei 2018
A A
laut
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Rivalitas Toyota Yaris dan Honda Jazz selalu memicu perdebatan di kalangan penggila kendaraan beroda empat. Sebagus apa sih kedua jenis mobil itu?

Sepertinya, hanya rivalitas antara Yaris dan Jazz sajalah yang bisa mengalahkan panasnya rivalitas antara Prabowo dan Jokowi. Pagi tadi, saya terpaksa harus tertawa ngakak sendirian, sampai Kali, anak saya yang hari ini merayakan ulang tahun ke-6, memandang saya dengan heran sambil kedua tangannya masih memegang lego Ninjago.

Semua itu berawal dari sebuah akun di Instagram yang membuat meme dengan menunjukkan dua mobil itu. Meme-nya sebetulnya jelek. Tapi kalimatnya cukup kuat.

Yaris: “Gue satu liter bisa dapet 17,8 km. Kalau yang bisa elu dapet?”

Jazz menjawab: “Gue bisa dapet cewek.”

Kemudian kepsyennya memang menohok dan memancing perdebatan: “Sebetulnya Prabowo sama Jokowi bagusan mana sih?”

Tentu saja tidak begitu. Ini kepsyennya yang betul: “Jadi siapa yang sebetulnya lebih hebat: Yaris atau Jazz?”

Tak pelak, meme yang dibuat dan diunggah di akun @mobilgue itu dengan cepat mendulang ratusan komentar. Saya akan cuplikkan beberapa komentar tersebut di sini untuk Anda. Sebagai bagian dari merayakan ulang tahun anak saya…

A: “Temen gue jazz-nya 5 tapi masih jomblo…”

B: “Menurutku keduanya sama-sama keren. Tapi Alhamdulillah, aku pakai Mobilio tapi tetap saja ada cewek yang nyangkut.”

C: “Sebetulnya asal hasil keringat sendiri, mobil apapun bagus. Termasuk mobil bekas.”

D (membalas komentar C): “Nanggung amat, Bro… Lebih hebat lagi kalau pakai uang sendiri lalu beli Lamborghini!”

E: “Gara-gara Jazz, aku yang cuma pakai sepeda motor nggak dipilih sama ortu mantanku. Padahal motorku Ducati Panigale. Kalau dijual dapat Jazz dua biji tuh…”

F (menimpali E): “Makanya label harganya jangan dicopot, Bro!”

Iklan

G: “Biasanya cewek yang mau sama cowok bermobil hanyalah cewek matre.”

H (membalas komentar G): “Bilang aja kalau gak punya mobil, Mas… Ya iyalah cewek lebih milih cowok yang naik Jazz daripada naik motor. Udah kepanasan, kehujanan, masih sering ikut mendorong motor butut saat bannya bocor.”

I: “Ngapain pakai jazz dapat cewek satu. Mending bis malam, dapat 50 penumpang.”

J: “Jelas lebih bagus L300 lah! Bisa jual es kepal milo!”

K: “Intinya sih cewek segeblek apapun pasti bisa membedakan mana cowok yang pakai Honda Jazz dengan cowok yang pakai Honda Beat.”

L: “Aku tuh cuma pakai Karimun Estilo, irit dapet, cewek juga dapet.”

M (menimpali komentar L): “Kasihan cewekmu ya, Bro… Dapat cowok yang hobinya irit. Aku dong, hobiku royal ma cewek…”

N: “Yaelah, cowok apaan, hari gini masih mikirin mobil irit BBM. Mahasiswa banget sih cara mikirnya…”

O: “Kalau aku sih modal mobil satu, dapat istri yang punya mobil tiga. Itu baru cowok keren…”

P: “Ente yang pada pakai Jazz gak khawatir apa dikira simpanan om-om?”

Q: “Kalian yang pada berdebat, nggak mikir apa kalau cewek sekarang lebih mikir akhirat daripada dunia?”

R: “Selera kalian jelek semua. *pemakai BMW*”

S: “Mau pakai Yaris atau Jazz kalau muka kalian sama dompet lebih tebal muka kalian, alamat ditinggalin cewek juga!”

T: “Percayalah, cewek hanya tahu motor itu Ninja, dan mobil itu Jazz…”

U (membalas komentar T): “Nggak juga. Cewek gue tahu Mercy, makanya dia milih gue dibanding mantannya…”

V: “Aku pakai Avanza saja sudah bersyukur…”

W (menimpali komentar V): “Tanyain juga bini elu… Jangan-jangan dia ngarep lu cepet ganti Innova…”

X: “Aku sih pakai Jazz. Tapi nggak mau cari cewek. Buat apa? Mending main PS daripada pacaran…”

Y: “Ini yang pada rame komen sebetulnya beli Agya saja masih nggak mampu, kali!”

Z: “Mau Yaris atau Jazz yang penting kalau beli dengan cash. Nggak kredit lagi.”

Karena hurufnya sudah sampai Z, saya akhiri kutipan komentarnya. Tentu beberapa saya edit dan saya tambahi. Ngomong-ngomong, kamu setipe dengan komentar yang mana?

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2018 oleh

Tags: avanzahonda jazzinnovaLamborghinitoyota yaris
Puthut EA

Puthut EA

Kepala Suku Mojok. Anak kesayangan Tuhan.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Innova Zenix Wujud Kebodohan Finansial- Terbaik Tetap Reborn MOJOK.CO
Otomojok

Mendewakan Innova Zenix Adalah Kesesatan Finansial, Wujud Kebodohan Struktural yang Sangat Hakiki karena Tetap Kalah Aura Dibanding Innova Reborn

10 Maret 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)
Pojokan

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.