Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Ini yang Terjadi Ketika Upah Minimum Jogja Setara Jakarta

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
12 April 2024
A A
Bagi Orang Jogja, Pondok Indah Mall Tidak Ramah Orang Miskin Karena Nggak Menyediakan Parkiran Motor.MOJOK.CO

Ilustrasi Bagi Orang Jogja, Pondok Indah Mall Tidak Ramah Orang Miskin Karena Nggak Menyediakan Parkiran Motor (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Membayangkan upah Jogja setara dengan upah Jakarta memang terdengar utopis. Namun, masak bermimpi saja mau ditanya KTP-nya mana?

Ketika Anda membaca judul di atas, mungkin yang terbesit adalah, “Ah ngimpi!” Ya benar, memang mimpi, karena dengan realitas hari ini, upah minimum di Jogja kelewat jauh dibanding Jakarta. 

Namun, mari membayangkan skenario ini. Pada suatu masa, upah minimum Jogja (baca: Daerah Istimewa Yogyakarta) setara dengan Jakarta. Bayangin saja dulu, tidak usah bilang mustahil!

Sekarang mari coba membayangkan situasi Jogja ketika upah minimum mereka sejajar dengan orang-orang yang bikin iri di ibu kota. Apakah akan terjadi  chaos? Atau lebih baik dari hari ini? Saya menawarkan salah satu kemungkinan yang terjadi. Sebuah kemungkinan yang membuat Anda berpikir, “Lah, kenapa tidak dari dulu UMP naik?”

Tentu saja saya tidak akan menawarkan dongeng 1001 malam. Semua ini tetap berlandaskan realitas hari ini dan kemungkinan di masa mendatang. Jadi inilah skenario upah minimum Jogja setara Jakarta menurut Prabu Yudianto.

Butuh 13 tahun sampai upah minimum Jogja setara Jakarta

Sebelum membayangkan yang muluk-muluk, mari kita melihat potensi upah minimum Jogja bisa setara Jakarta. Kita harus memperhatikan poin pertama ini, yaitu aturan kenaikan upah. Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.18/2022, ambang batas kenaikan upah per tahun adalah 10%. Sementara itu, prediksi kenaikan upah tahun 2024 adalah 3%.

Besarnya kenaikan upah ini beragam tiap daerah. Dulu, yang menentukan kenaikan upah adalah besar angka Kriteria Hidup Layak (KHL). Namun, saat ini, menggunakan PP Nomor 51 tahun 2023, kita menghitung kenaikan upah berdasarkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Aturan baru ini tentu memupuskan mimpi upah minimum Jogja bisa meroket.

Nah, mari kita lupakan sejenak aturan baru itu. Mari membayangkan jika kenaikan upah Jogja sebesar 10% setiap tahun. Sementara itu, kenaikan upah Jakarta mengikuti prediksi, yaitu 3%. Kira-kira, kapan upah keduanya akan setara?

Menurut hitungan kasar saya, upah Jogja baru setara dengan upah Jakarta setelah 13 tahun, yaitu di angka Rp7,5 juta. Bahkan dengan skenario paling positif dan utopis, butuh satu dekade lebih agar warga Jogja bisa bersaing dengan Jakarta. Dengan catatan warga Jakarta legowo dengan kenaikan 3% dan warga Jogja bisa menekan pemerintah untuk menaikkan upah sampai 10% selama 13 tahun. Tapi lupakan kemustahilan itu sejenak.

Jika upah minimum Jogja bisa terus naik hingga sejajar Jakarta, apa yang terjadi? Apakah ketakutan para pembela upah murah jadi kenyataan? Atau harapan para buruh untuk hidup lebih baik yang terjadi.

Baca halaman selanjutnya: Hal menarik apa saja yang terjadi ketika upah Jogja setara Jakarta?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 April 2024 oleh

Tags: harga tanah jogjajakartaJogjapilihan redaksiumk jakartaUMP Jogjaumr jogjaupah jakartaupah jogja
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Jika artikel saya menyinggung Anda, saya tidak peduli.

Artikel Terkait

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
self reward.mojok.co
Ragam

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co
Ragam

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co
Urban

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.