MOJOK.COKhusus buat kamu yang lagi bingung bagaimana cara minta maaf lewat chat WhatsApp, ini ada beberapa tips yang perlu kamu coba.

Ada kredo yang mulai populer belakangan ini, “Daripada minta izin, lebih baik minta maaf.” Iya, kredo yang jadi semacam pledoi bagi orang yang kalau ngomyang suka gasak sana-sini sampai nggak sadar suka menyakiti orang lain.

Dipikirnya orang model gini, ketimbang hati-hati kalau ngomong dan malah bikin ribet sendiri, ya udah lebih baik dilakuin aja dulu. Perkara nanti ada sahabat yang sakit hati, ya udah sih tinggal minta maaf aja. Gampang to?

Hm, nggak gitu cara mainnya, Marwoto. Nggak gitu.

Minta maaf nggak semudah itu. Sederhana sih iya, tapi nggak mudah dilakukan. Soalnya ini soal komunikasi dengan hati orang lain. Dalam beberapa kasus, minta maaf kadang jauh lebih rumit ketimbang minta izin.

Saya pernah mendapati dua orang sahabat tak lagi bertegur sapa karena persoalan sepele. Lebih sedihnya lagi, rekonsiliasi itu nggak terjadi karena pihak yang salah bukannya nggak mau minta maaf, tapi nggak tahu caranya minta maaf.

Karena kalau bertatap langsung agak susah karena namanya orang sudah marah itu biasanya ogah ditemui, cara minta maaf lewat chat bisa jadi alternatif.

Bukan bermaksud tidak sopan, tapi minta maaf lewat chat itu jadi jembatan untuk bertemu tatap muka guna minta maaf secara langsung. Namanya juga orang sakit hati, kadang-kadang cuma denger nama kamu aja orang itu udah kayak alergi.

Nah, buat kamu yang lagi bingung bagaimana mencari cara minta maaf lewat chat, ini beberapa tips yang perlu kamu coba.

Baca juga:  Serius Tanya, Poinnya Ngebully Kepala Daerah Terpilih Itu Apa Sih?

Jangan menjelaskan kenapa kamu melakukan kesalahan kalau tidak diminta

Percaya sama saya, ini hal lumrah yang sering dilakukan ketika orang mencoba minta maaf lewat chat WhatsApp. Penjelasan melakukan perbuatan salah kok dipikir bisa meredakan suasana? Halah, tidak, Sulaiman. Tidak.

Itu justru bisa memicu blunder kedua.

Penjelasan atas perbuatan kesalahan hanya berlaku di pengadilan, di luar itu penjelasan ini tak berguna karena mengaburkan perasaan bersalahmu.

Misalnya, kamu ingin minta maaf ke pacarmu karena lupa hari ulang tahunnya (iya saya tahu, ini kebangetan sih), sayangnya permintaan maafmu malah model begini:

“Wah, maaf, Sayang. Aku itu sebenarnya sudah masukin tanggal ultahmu di Google Kalender-ku, tapi aku nggak tahu kenapa nggak bunyi ya notifikasi di hapeku. Maaf banget ya, Sayang?” (Ini kesalahan yang nyata dilakukan oleh teman saya, btw).

Lalu pacarnya bales:

“Bgzt, berarti selama ini kamu nggak pernah ingat tanggal lahir pacarmu sendiri? Sampai perlu bikin notifikasi di Google Kalender? Kita PUTUS aja. Bukan karena kamu terlalu baik, tapi karena terlalu gobloook aja. Ogah aku punya pacar goblok.”

Itu tadi adalah contoh cara minta maaf lewat chat yang level potensi kegagalannya berada di kerak neraka jahanam.

Kenapa? Karena penjelasanmu itu tidak dibutuhkan, terutama kalau memang tidak diminta. Penjelasan hanya akan memperburuk keadaan karena itu menandakan kamu merasa punya “sedikit” kebenaran dalam tindakanmu. Hal ini juga menandakan bahwa kamu itu… belum juga dimaafin, udah rese cari-cari pemakluman.

Cara minta maaf lewat chat yang lebih punya potensi keberhasilan (atau lebih mending) ya yang seperti ini:

Baca juga:  Dari Usir Warga sampai Bakar Kotak Suara, 3 Kelakuan Caleg Gagal yang Gimana Gitu

“Duh, maaf banget, Sayang. Aku benar-benar kelupaan. Benar-benar udah nggak ada alasan apapun, karena ini memang murni akunya yang salah.”

Udah. Itu usaha yang sudah lebih bagus. Soal hasil, serahkan pada alam, nasib, dan Luhut Pandjaitan.

Posisikan dirimu seperti dirinya, tapi jangan berkompetisi seolah kamu merasa lebih menderita. Jangan!

Seseorang yang sedang sakit hati sama kamu, sebenarnya marah karena dua hal. Pertama, karena perbuatanmu yang kurang ajar. Kedua, ya karena kamu tak punya empati sama sekali ketika melakukan kesalahan itu.

Oleh sebab itu, kalau kamu benar-benar ingin tahu cara minta maaf lewat chat WhatsApp, hal yang pertama perli kamu utarakan adalah bagaimana kamu mengerti kenapa ia marah.

Ini bisa dilakukan karena pada dasarnya orang marah itu ingin dipahami, dan salah satu cara mencapai ke sana ya dengan empati. Misalnya:

“Aku benar-benar minta maaf. Aku tahu, kamu berhak dan sangat pantes marah sama aku. Kalau aku jadi kamu pun, aku yakin aku juga akan marah.”

Hanya saja, sebaiknya cara minta maaf lewat chat kayak gini jangan dilanjutin dengan kompetisi merasa pernah tersakiti.

Gini. Jadi gini. Kamu boleh berempati, tapi jangan soksokan membandingkan nasib buruk orang lain dengan nasibmu sendiri. Seolah-olah kamu lebih sakit hati. Misalnya gini:

“Aku beneran minta maaf. Aku tahu, kamu berhak marah sama aku. Tapi kamu mesti tahu, kalau gara-gara kemarahanmu itu, hidupku jadi berantakan sekarang. Hidup nggak enak, makan nggak doyan. Pokoknya parah banget lah. Padahal kan seharusnya kamu nggak perlu semarah itu sama aku. Lah wong dulu aku pernah kamu gituin juga aku nggak marah kok… bla-bla-bla.”

Baca juga:  Kebijaksanaan Pengeluaran Driver Gocar

Yakin sama saya, kalau kamu chat minta maaf model begitu, nomor WhatsAppmu sebentar lagi bakal diblokir.

Saran terakhir aja sih kalau model minta maafmu gitu, kamu mending sekolah jadi pengacara aja deh. Kayaknya bakat.

Minta tolong lewat temannya soal renana permintaan maafmu

Ini adalah langkah paling terakhir yang bisa dilakukan. Kadang-kadang orang yang sudah marah kelewatan sama kamu itu sampai ogah nyimpen nomor WhatsApp-mu lagi. Masih mending sih kalau cuma nggak nyimpen, lah kalau sampai diblokir?

Oleh sebab itu, langkah terbaik adalah mendekat ke sahabatnya. Ceritakan persoalanmu dengan sejujurnya.

Nah, jangan khawatir, cara minta maaf lewat chat WhatsApp begini tetap bisa dilakukan kok meski tidak ketemu langsung ke orangnya. Pertama mintalah tolong agar percakapanmu atau chatmu itu disampaikan ke orang yang sedang marah sama kamu.

Kedua, kamu bisa minta percakapan WhatsApp ini diskrinsyut. Ya udah, jadikan itu sebagai bukti atau sebagai bahan untuk dikirim ke nomor WhatsApp yang bersangkutan.

Biasanya, rekonsiliasi model begini lebih manjur karena kamu mendapat bantuan dari orang lain. Apalagi kalau semakin dekat orang lain itu ke orang yang mau kamu mintain maaf, semakin tinggi juga tingkat keberhasilannya.

Karena yang membujuk untuk baikan lagi tidak cuma kamu saja, tapi orang-orang di sekitarnya. Lalu kalau nomor WhatsApp-mu sudah tidak diblokir lagi. Lakukan cara minta maaf lewat WhatsApp itu, pakai cara-cara yang di atas tadi.

BACA JUGA Kiat Atasi Malu saat Salah Menyapa Orang, Dikira Teman Ternyata Bukan dan tulisan Ahmad Khadafi lainnya.